Kompas.com - 18/03/2016, 14:51 WIB
Sejumlah warga mengisi ulang formulir dan menyerahkan fotokopi KTP mereka untuk mendukung Basuki Tjahaja Purnama maju dalam Pilkada DKI Jakarta 2017 lewat jalur independen di booth Teman Ahok di Emporium Pluit Mall, Jakarta Utara, Senin (14/3/2016). Dian Ardiahanni/Kompas.comSejumlah warga mengisi ulang formulir dan menyerahkan fotokopi KTP mereka untuk mendukung Basuki Tjahaja Purnama maju dalam Pilkada DKI Jakarta 2017 lewat jalur independen di booth Teman Ahok di Emporium Pluit Mall, Jakarta Utara, Senin (14/3/2016).
Penulis Jessi Carina
|
EditorAna Shofiana Syatiri
JAKARTA, KOMPAS.com — Sewa tempat untuk membuka booth (stan) di mal sering dijadikan lawan politik Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama sebagai senjata untuk melawan Teman Ahok.

Harga sewa di mal yang terkenal mahal menimbulkan kecurigaan, bagaimana Teman Ahok bisa membayarnya?

Juru bicara Teman Ahok, Amalia Ayuningtyas, menceritakan perjuangan awal mereka hingga akhirnya bisa membuka stan di mal.

"Proses untuk dapetin booth di mal itu panjang. Kami lempar proposal sana-sini supaya diizinkan buka booth, cuma satu mal yang terima, yaitu Emporium Mall. Itu juga karena mereka ingat Pak Ahok kalau nonton film di sana," ujar Amalia di markas Teman Ahok, Graha Pejaten, Jalan Pejaten Raya, Jumat (18/3/2016).

Amalia mengatakan, stan mereka di Emporium Mall terbilang sukses. Suatu ketika, pernah ada 1.000 orang datang ke mal tersebut hanya untuk mengisi formulir. Pihak mal sampai turun tangan membantu mengamankan antrean.

Cerita sukses itu pun tersebar ke pengelola mal yang lain. Semakin lama, semakin banyak mal yang menawarkan kepada mereka untuk membuka stan supaya mal jadi ramai.

Namun, Amalia tidak menampik bahwa mereka tetap harus membayar sewa tempat itu. Uang yang mereka keluarkan sekitar Rp 2,5 juta sampai Rp 5 juta untuk penyewaan satu bulan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Harga tersebut juga merupakan harga diskon karena gerakan mereka sendiri merupakan gerakan sosial.

"Satu-satunya sewa tempat yang dibantu itu di Pluit Village. Itu disewakan Pak Wiliam, simpatisan, dan kenapa kami terima karena selama ini setiap membantu kami, dia transparan dan dia bisa dipercaya," ujar Amalia.

Saat ini, penjualan marchandise sedang hebat-hebatnya. Ini merupakan dampak dari keyakinan Ahok untuk maju lewat jalur perseorangan.

Amalia mengatakan, penjualan merchandise itu mampu membuat Teman Ahok memperbanyak stan mereka di mal lain. Sebab, uang untuk membayar sewa tempat memang berasal dari penjualan merchandise.

Setelah akhir dari proses panjang pengumpulan data KTP ini, Amalia mengatakan, mereka berjanji akan membuka seluas-luasnya catatan keuangan mereka. Mereka siap diaudit oleh masyarakat.

"Kami akan publikasikan karena ini juga perintah dari Pak Ahok," ujar Amalia.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 15 Oktober: 7 Kasus Baru Covid-19 di Depok

UPDATE 15 Oktober: 7 Kasus Baru Covid-19 di Depok

Megapolitan
Kisah Heroik Petugas Damkar Selamatkan Siswi dari Reruntuhan Beton, Tangis Pecah Saat Misi Selesai

Kisah Heroik Petugas Damkar Selamatkan Siswi dari Reruntuhan Beton, Tangis Pecah Saat Misi Selesai

Megapolitan
Manajemen Subway Citos Diberi Teguran Tertulis karena Timbulkan Kerumunan

Manajemen Subway Citos Diberi Teguran Tertulis karena Timbulkan Kerumunan

Megapolitan
Polres Jakarta Barat Telusuri Legalitas dan Aktivitas 7 Perusahaan Pinjol di Jakbar

Polres Jakarta Barat Telusuri Legalitas dan Aktivitas 7 Perusahaan Pinjol di Jakbar

Megapolitan
Pemerintah Diminta Lindungi Pasar Muamalah bagi Penerima Zakat agar Tak Diserang Buzzer

Pemerintah Diminta Lindungi Pasar Muamalah bagi Penerima Zakat agar Tak Diserang Buzzer

Megapolitan
Korban Kebakaran di Krendang Mengungsi di Dua Lokasi

Korban Kebakaran di Krendang Mengungsi di Dua Lokasi

Megapolitan
Orangtua Belum Izinkan Anaknya Belajar di Sekolah, 5 SMP Swasta di Kota Tangerang Belum Gelar PTM

Orangtua Belum Izinkan Anaknya Belajar di Sekolah, 5 SMP Swasta di Kota Tangerang Belum Gelar PTM

Megapolitan
Fakta Penangkapan Direktur TV Swasta, Disebut Sebarkan Konten Provokatif di YouTube dan Raup Untung Miliaran

Fakta Penangkapan Direktur TV Swasta, Disebut Sebarkan Konten Provokatif di YouTube dan Raup Untung Miliaran

Megapolitan
Korban Kebakaran di Krendang Dapat Bantuan Makan 2 Kali Sehari

Korban Kebakaran di Krendang Dapat Bantuan Makan 2 Kali Sehari

Megapolitan
Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Permukiman di Tambora

Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Permukiman di Tambora

Megapolitan
UPDATE 15 Oktober: Tambah 3 Kasus di Kota Tangerang, 55 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 15 Oktober: Tambah 3 Kasus di Kota Tangerang, 55 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Zaim Saidi Ingin Gandeng MUI dan BAZNAS untuk Lanjutkan Zakat Dinar-dirham di Pasar Muamalah

Zaim Saidi Ingin Gandeng MUI dan BAZNAS untuk Lanjutkan Zakat Dinar-dirham di Pasar Muamalah

Megapolitan
DKI Jakarta Peringkat Kedua PON XX Papua

DKI Jakarta Peringkat Kedua PON XX Papua

Megapolitan
Kapolres Kota Tangerang Siap Mundur dari Jabatannya, jika...

Kapolres Kota Tangerang Siap Mundur dari Jabatannya, jika...

Megapolitan
Zaim Saidi Divonis Tak Bersalah, Pasar Muamalah di Depok Akan Jalan Lagi

Zaim Saidi Divonis Tak Bersalah, Pasar Muamalah di Depok Akan Jalan Lagi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.