Sandiaga Uno Sebut 60 Persen Warga Jakarta Ingin Pemimpin Baru

Kompas.com - 19/03/2016, 14:49 WIB
Acara Kompas.com/Alsadad RudiAcara "Diskusi Rakyat Jakarta : Kriteria Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, di Kantor DPC Partai Demokrat Jakarta Utara, Sabtu (19/3/2016). Diskusi menghadirkan sejarahwan JJ Rizal, bakal calon gubernur Sandiaga Uno, dan Ketua DPD Nasdem DKI Jakarta Bestari Barus.
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorM Fajar Marta
JAKARTA, KOMPAS.com - Bakal calon gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menyebut saat ini 60 persen warga Jakarta menginginkan pemimpin baru, menggantikan gubernur petahana Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

"60 persen itu jelas. Tapi selama ini tidak pernah dipublikasikan. 40 persen memang menginginkan yang sekarang, tapi ada 60 persen yang menginginkan perubahan," kata Sandiaga atau biasa disapa Sandi.

Ia menyampaikannya saat menjadi pembicara dalam "Diskusi Rakyat Jakarta : Kriteria Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, di Kantor DPC Partai Demokrat Jakarta Utara, di Koja, Cilincing Jakarta Sabtu (19/3/2016).

Menurut Sandi, 60 persen warga yang menginkan pemimpin baru adalah masyarakat kecil yang terbebani dengan semakin sedikitnya penyediaan lapangan kerja dan melonjaknya harga barang-barang kebutuhan pokok.

Dua hal inilah yang dipandang Sandi tidak bisa dilakukan Ahok, namun dijanjikan akan diwujudkan Sandi.

"Program saya ke depan adalah program penciptaan lapangan pekerjaan. Caranya dengan melibatkan semua kalangan usaha. Untuk menekan harga-harga, kita potong rantai distribusi. Kita hadirkan pengusaha-pengusahanya," papar pria asal Riau ini.

Sandi yakin jika programnya itu dapat direalisasikan, ke depannya masyarakat kecil di Jakarta bisa hidup dengan biaya yang cukup dan pekerjaan yang laik.

"Insya allah Februari 2017 kita akan menyambut gubernur baru di Jakarta," ucap Sandiaga.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kivlan Tuding Wiranto Korupsi Rp 10 Miliar Dana PAM Swakarsa

Kivlan Tuding Wiranto Korupsi Rp 10 Miliar Dana PAM Swakarsa

Megapolitan
Anies Ogah Komentar soal Penebangan Pohon demi Revitalisasi Monas

Anies Ogah Komentar soal Penebangan Pohon demi Revitalisasi Monas

Megapolitan
[VIDEO] Menelusuri Keberadaan Kafe Khayangan Tempat Eksploitasi Seksual Anak di Gang Royal

[VIDEO] Menelusuri Keberadaan Kafe Khayangan Tempat Eksploitasi Seksual Anak di Gang Royal

Megapolitan
Depok Minim Septic Tank, Paling Sedikit di Kecamatan Pancoran Mas

Depok Minim Septic Tank, Paling Sedikit di Kecamatan Pancoran Mas

Megapolitan
Serahkan Dua Nama Cawagub, Anies Harap DPRD Segera Proses Pemilihan Wakilnya

Serahkan Dua Nama Cawagub, Anies Harap DPRD Segera Proses Pemilihan Wakilnya

Megapolitan
Mal Cipinang Indah Masih Tutup karena Masalah Listrik, Ini Kata PLN

Mal Cipinang Indah Masih Tutup karena Masalah Listrik, Ini Kata PLN

Megapolitan
Perebutan Kursi Wagub DKI Jakarta, Pertaruhan Koalisi PKS dengan Gerindra

Perebutan Kursi Wagub DKI Jakarta, Pertaruhan Koalisi PKS dengan Gerindra

Megapolitan
Polisi Sita 1 Ton Ganja Sejak Desember 2019

Polisi Sita 1 Ton Ganja Sejak Desember 2019

Megapolitan
Ini Jenis Pelanggaran yang Akan Tertangkap Kamera ETLE untuk Pengendara Motor

Ini Jenis Pelanggaran yang Akan Tertangkap Kamera ETLE untuk Pengendara Motor

Megapolitan
Begini Desain Skybridge Penghubung Stasiun MRT ASEAN-Halte Transjakarta CSW

Begini Desain Skybridge Penghubung Stasiun MRT ASEAN-Halte Transjakarta CSW

Megapolitan
Melihat Lokasi Eksploitasi Seksual Anak di Kawasan Lokalisasi Gang Royal

Melihat Lokasi Eksploitasi Seksual Anak di Kawasan Lokalisasi Gang Royal

Megapolitan
Kelenteng Boen Tek Bio Siapkan 10.000 Hio untuk Sembahyang Saat Imlek

Kelenteng Boen Tek Bio Siapkan 10.000 Hio untuk Sembahyang Saat Imlek

Megapolitan
MRT-Transjakarta Terintegrasi, Anies Bilang Pembangunan di Indonesia Harus sebagai Kesatuan

MRT-Transjakarta Terintegrasi, Anies Bilang Pembangunan di Indonesia Harus sebagai Kesatuan

Megapolitan
Berlaku Februari, Ini Lokasi Tilang Elektronik bagi Pengendara Sepeda Motor

Berlaku Februari, Ini Lokasi Tilang Elektronik bagi Pengendara Sepeda Motor

Megapolitan
Jika Yasonna Tak Minta Maaf dalam Kurun 2x24 Jam, Ini yang Akan Dilakukan Warga Tanjung Priok

Jika Yasonna Tak Minta Maaf dalam Kurun 2x24 Jam, Ini yang Akan Dilakukan Warga Tanjung Priok

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X