"Earth Hour 2016", Pemakaian Listrik di Jakarta Tidak Turun Signifikan

Kompas.com - 20/03/2016, 10:40 WIB
Kombinasi foto menunjukkan Sydney Opera House sebelum dan saat pemadaman listrik (atas - bawah), dalam peringatan Earth Hour, 19 Maret 2016. Dalam kampanye tahunan sebagai pengingat bahaya perubahan iklim itu dilakukan pemadaman listrik global selama 60 menit. AFP / WILLIAM WESTKombinasi foto menunjukkan Sydney Opera House sebelum dan saat pemadaman listrik (atas - bawah), dalam peringatan Earth Hour, 19 Maret 2016. Dalam kampanye tahunan sebagai pengingat bahaya perubahan iklim itu dilakukan pemadaman listrik global selama 60 menit.
Penulis Jessi Carina
|
EditorBambang Priyo Jatmiko
JAKARTA, KOMPAS.com — Pelaksanaan "Earth Hour 2016", khususnya di DKI Jakarta, tadi malam tidak berdampak besar pada pemakaian listrik.

Manajer Senior Public Relation PT PLN Agung Murdifi mengatakan tidak terdapat penurunan dalam aksi Earth Hour tahun ini.

"Dibandingkan dengan hari Sabtu, pekan sebelumnya, pada jam yang sama, tidak mengalami penurunan," ujar Agung ketika dihubungi, Minggu (20/3/2016).

Agung mengatakan pada pukul 20.30 WIB tadi malam, penggunaan listrik mencapai 6.082 megawatt. Sementara pada Sabtu, (5/3/2016), penggunaan listrik mencapai 5.602 megawatt. Sedangkan pada pukul 21.30 WIB, penggunaan listrik tadi malam mencapai 5.588 megawat. Sementara pada Sabtu, (5/3/2016), penggunaan listrik mencapai 5.487 megawatt.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Energi DKI Jakarta Yuli Hartono mengatakan, penghematan pemakaian listrik di Jakarta saat Earth Hour juga tidak banyak.

"Penghematan selama satu jam Earth Hour hanya sebanyak 148 megawatt saja dari pemakaian normal," ujar Yuli.

Earth Hour 2016 dilaksanakan tadi malam pada pukul 20.30 WIB-21.30 WIB. Saat Earth Hour, seharusnya warga mematikan listriknya selama satu jam.

Di Jakarta sendiri, ada enam lokasi yang listriknya dipadamkan oleh Pemprov DKI Jakarta, yaitu Balai Kota DKI Jakarta, Monumen Nasional, Patung Arjuna Wiwaha, Bundaran Hotel Indonesia, Patung Pemuda, dan kantor pengelola gedung di segitiga Monas.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Tangkap Spesialis Pencuri Motor yang Beraksi di Wilayah Tangsel

Polisi Tangkap Spesialis Pencuri Motor yang Beraksi di Wilayah Tangsel

Megapolitan
Kapolsek Kalideres Sebut Tidak Ada Indikasi Pilot Wings Air Dibunuh

Kapolsek Kalideres Sebut Tidak Ada Indikasi Pilot Wings Air Dibunuh

Megapolitan
Pilot Wings Air Diduga Bunuh Diri, Ini Tanggapan Lion Air Group

Pilot Wings Air Diduga Bunuh Diri, Ini Tanggapan Lion Air Group

Megapolitan
Pemprov DKI Kesulitan Kuras Saluran Air di Sunter Sebelum Penggusuran

Pemprov DKI Kesulitan Kuras Saluran Air di Sunter Sebelum Penggusuran

Megapolitan
Soal Ormas Kelola Parkir, DPRD Kota Bekasi akan Panggil Pengusaha Minimarket

Soal Ormas Kelola Parkir, DPRD Kota Bekasi akan Panggil Pengusaha Minimarket

Megapolitan
Diduga Bunuh Diri, Pilot Wings Air Ditemukan Tewas di Kamar Indekos

Diduga Bunuh Diri, Pilot Wings Air Ditemukan Tewas di Kamar Indekos

Megapolitan
10 Tahun Dagang di Sunter, Pedagang Minta Dibina Pemprov DKI

10 Tahun Dagang di Sunter, Pedagang Minta Dibina Pemprov DKI

Megapolitan
9 Bulan Ormas Kelola Parkir Minimarket, Hanya Rp 1,2 Miliar Masuk Kas Daerah

9 Bulan Ormas Kelola Parkir Minimarket, Hanya Rp 1,2 Miliar Masuk Kas Daerah

Megapolitan
Dalam Sidang, Hakim Konfirmasi Kabar Nunung Jual 4 Rumah

Dalam Sidang, Hakim Konfirmasi Kabar Nunung Jual 4 Rumah

Megapolitan
Komisi III DPRD Bekasi Nilai Salah Langkah Bapenda Tunjuk Anggota Ormas Kelola Parkir Minimarket

Komisi III DPRD Bekasi Nilai Salah Langkah Bapenda Tunjuk Anggota Ormas Kelola Parkir Minimarket

Megapolitan
Menanggung Hidup Keluarga Besar, Nunung Minta Hakim Ringankan Vonis

Menanggung Hidup Keluarga Besar, Nunung Minta Hakim Ringankan Vonis

Megapolitan
Setu Sawangan di Depok 'Menguning' Setahun Sekali, Ini Sebabnya...

Setu Sawangan di Depok "Menguning" Setahun Sekali, Ini Sebabnya...

Megapolitan
PAD Bekasi Minus Rp 1 Triliun, Pemkot akan Optimalkan Reklame dan PBB

PAD Bekasi Minus Rp 1 Triliun, Pemkot akan Optimalkan Reklame dan PBB

Megapolitan
Polisi Tembak Kaki 3 Pembobol Showroom Motor di Pamulang, Seorang Kena Bokong

Polisi Tembak Kaki 3 Pembobol Showroom Motor di Pamulang, Seorang Kena Bokong

Megapolitan
Antisipasi Kampanye Hitam Pilkades, Polresta Tangerang Turunkan Personel Khusus

Antisipasi Kampanye Hitam Pilkades, Polresta Tangerang Turunkan Personel Khusus

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X