Kompas.com - 20/03/2016, 15:19 WIB
Dua bakal calon gubernur DKI Jakarta Yusril Ihza Mahendra bersama Sandiaga Uno mengikuti acara Pelantikan Dewan Pimpinan Pusat Rumpun Masyarakat Betawi (RMB) dan Gebyar Budaya Betawi 2016 di Balai Rakyat Condet, Kramatjati, Jakarta Timur. Minggu (20/3/2016) Kompas.com/Robertus BelarminusDua bakal calon gubernur DKI Jakarta Yusril Ihza Mahendra bersama Sandiaga Uno mengikuti acara Pelantikan Dewan Pimpinan Pusat Rumpun Masyarakat Betawi (RMB) dan Gebyar Budaya Betawi 2016 di Balai Rakyat Condet, Kramatjati, Jakarta Timur. Minggu (20/3/2016)
|
EditorAna Shofiana Syatiri
JAKARTA, KOMPAS.com — Bakal calon gubernur DKI Jakarta Yusril Ihza Mahendra menyatakan tidak masalah bila berpasangan dengan politisi Gerindra, Sandiaga Uno, dalam Pilkada DKI 2017. Namun, dia mengembalikan keputusan itu ke Partai Gerindra.

"Saya kira tidak masalah. Itu nanti tergantung pada keputusan DPP Gerindra," kata Yusril pada acara pelantikan pengurus ormas RMB di Condet, Kramatjati, Jakarta Timur, Minggu (20/3/2016).

Bahkan, Yusril menyatakan siap dipasangkan dengan siapa pun. Ia menyatakan siap bekerja sama bila ada partai yang mau memberikan orangnya untuk mendampinginya maju pada Pilkada DKI 2017 mendatang.

"Jadi, bagi saya, berpasangan dengan siapa pun tidak masalah. Dari Golkar oke, Gerindra oke, dari PDI-P pun oke kalau sekiranya mereka mengajukan calon wakil gubernur, dan itu kita sepakati bersama untuk dimajukan. Bagi saya, itu tidak masalah bekerja sama dengan siapa saja," ujar Yusril.

Di tempat yang sama, Sandiaga Uno juga merasa cocok jika berkolaborasi dengan Yusril.

Bahkan, Sandiaga sempat memuji dan mendukung Yusril sebagai calon pemimpin negara. Namun, sampai saat ini, status dirinya masih sama-sama mencalonkan diri sebagai gubernur.

"Kita niatnya maju, semua jadi bakal calon gubernur. Pada suatu saat politik dan realita politik kita harus sama-sama siap."

"Saya niatnya tulus ikhlas ingin bangun Jakarta, saya tidak punya preferensi apa-apa dan saya yakin semua punya niat yang sama. Biarkanlah dinamika politik yang nanti akan menentukan arah jalan kita ke depan," ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seorang Pria di Cilincing Dibacok Temannya saat Sedang Nongkrong Bareng Sambil Minum Miras

Seorang Pria di Cilincing Dibacok Temannya saat Sedang Nongkrong Bareng Sambil Minum Miras

Megapolitan
Hari Pertama Penutupan Pelintasan Rel di Jalan Dewi Sartika, Volume Kendaraan Saat Jam Kerja Padat

Hari Pertama Penutupan Pelintasan Rel di Jalan Dewi Sartika, Volume Kendaraan Saat Jam Kerja Padat

Megapolitan
Jokowi Bolehkan Warga Lepas Masker, Pemkot Bekasi Akan Percepat Vaksinasi Booster

Jokowi Bolehkan Warga Lepas Masker, Pemkot Bekasi Akan Percepat Vaksinasi Booster

Megapolitan
Polisi Sebut Berkas Dea 'OnlyFans' Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan

Polisi Sebut Berkas Dea 'OnlyFans' Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan

Megapolitan
Viral Video yang Memperlihatkan Seorang Anak Dibully, P2TP2A Tangsel: Korban Alami Kekerasan

Viral Video yang Memperlihatkan Seorang Anak Dibully, P2TP2A Tangsel: Korban Alami Kekerasan

Megapolitan
PPLN yang Tiba di Bandara Soekarno-Hatta Tak Wajib Bawa Hasil Tes Covid-19, Ini Aturan Lengkapnya

PPLN yang Tiba di Bandara Soekarno-Hatta Tak Wajib Bawa Hasil Tes Covid-19, Ini Aturan Lengkapnya

Megapolitan
Jasad Laki-laki Tanpa Identitas dengan Luka Sayatan di Leher Ditemukan di Sebuah Bangunan Kosong

Jasad Laki-laki Tanpa Identitas dengan Luka Sayatan di Leher Ditemukan di Sebuah Bangunan Kosong

Megapolitan
5 Orang Diduga Meninggal akibat Hepatitis Akut Misterius di Jakarta

5 Orang Diduga Meninggal akibat Hepatitis Akut Misterius di Jakarta

Megapolitan
Tersangka Kasus Pornografi Dea 'OnlyFans' Tak Ditahan karena Hamil, Proses Hukum Tetap Berjalan

Tersangka Kasus Pornografi Dea "OnlyFans" Tak Ditahan karena Hamil, Proses Hukum Tetap Berjalan

Megapolitan
Revitalisasi Permukiman Korban Kebakaran Pasar Gembrong Ditargetkan Rampung 3 Bulan

Revitalisasi Permukiman Korban Kebakaran Pasar Gembrong Ditargetkan Rampung 3 Bulan

Megapolitan
Perkembangan Kasus Hepatitis Akut Misterius di Jakarta: 1 Suspek, 20 Orang Masih Diperiksa

Perkembangan Kasus Hepatitis Akut Misterius di Jakarta: 1 Suspek, 20 Orang Masih Diperiksa

Megapolitan
Anak Disabilitas Dicabuli Tetangga di Taman Sari, Pelaku Telah Diamankan

Anak Disabilitas Dicabuli Tetangga di Taman Sari, Pelaku Telah Diamankan

Megapolitan
28.000 Keluarga di Jakarta Utara Dapat Bantuan Minyak Goreng dari Pemerintah Pusat

28.000 Keluarga di Jakarta Utara Dapat Bantuan Minyak Goreng dari Pemerintah Pusat

Megapolitan
Wagub DKI Akui Ada Kenaikan Kasus Covid-19 di Jakarta Setelah Libur Lebaran

Wagub DKI Akui Ada Kenaikan Kasus Covid-19 di Jakarta Setelah Libur Lebaran

Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Gelar Ajang Street Race di Meikarta Bulan Depan

Polres Metro Bekasi Kota Gelar Ajang Street Race di Meikarta Bulan Depan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.