Kompas.com - 22/03/2016, 21:23 WIB
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Moechgiyarto saat memantau aksi unjuk rasa di depan gedung DPR RI, Selasa (22/3/2016). Akhdi martin pratamaKapolda Metro Jaya Irjen Pol Moechgiyarto saat memantau aksi unjuk rasa di depan gedung DPR RI, Selasa (22/3/2016).
|
EditorEgidius Patnistik
JAKARTA, KOMPAS.com - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Moechgiyarto mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh foto-foto yang beredar di media sosial. Menurutnya, masyarakat harus lebih teliti dalam memastikan kebenaran foto-foto yang beredar.

"Kita ini kan harus berpikir yang obyektif dalam menilai sesuatu peristiwa. Masalah itu faktanya seperti apa, jangan berpersepsi begitu loh. Jadi kalau ada dalam medsos itu harus kita cek dulu bener enggak gambar itu. Atau kah gambar itu hanya membikin keruh dan bikin gaduh," kata Moechgiyarto di Mapolda Metro Jaya, Selasa (22/3/2016) malam.

Moechgiyarto juga mengimbau awak media tidak memberitakan sebuah peristiwa yang sudah terjadi secara berulang-ulang. Menurutnya hal itu akan menimbulkan persepsi di tengah masyarakat bahwa kejadian tersebut terkesan tidak selesai-selesai.

"Kalau memberitakan sesuatu berulang-ulang, (padahal) tragedinya sudah selesai tapi diberitakan lagi, seyogyanya dijelaskan kepada masyarakat bahwa kejadiannya jam sekian, supaya (jangan sampai) di benak masyarakat, oh ini nggak selesai-selesai. Padahal kita aman-aman saja kok," ucapnya.

Jagat media sosial sebelumya dikagetkan oleh beredarnya foto di akun Facebook atas nama Feri Yanto, yang berseragam sopir taksi Blue Bird. Pengguna akun itu melakukan provokasi untuk berdemo pada hari Selasa ini.

Dalam akun Facebook itu, ia menulis sebuah pesan provokatif pada hari Minggu lalu yang intinya mengajak semua sopir taksi Blue Bird di berbagai pangkalan di Jakarta untuk turut berunjuk rasa. Seruan itu disertai ajakan untuk membawa senjata tajam.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Satu Operator Resmi Jadi Tersangka Kasus Crane Terguling di Depok

Satu Operator Resmi Jadi Tersangka Kasus Crane Terguling di Depok

Megapolitan
Gudang Sicepat di Sawah Besar Kebakaran, Diduga karena Korsleting Listrik

Gudang Sicepat di Sawah Besar Kebakaran, Diduga karena Korsleting Listrik

Megapolitan
Polisi Periksa 4 Saksi Terkait Kebakaran di Krendang Tambora

Polisi Periksa 4 Saksi Terkait Kebakaran di Krendang Tambora

Megapolitan
UPDATE 16 Oktober: Tangsel Catat Penambahan 10 Kasus Baru Covid-19

UPDATE 16 Oktober: Tangsel Catat Penambahan 10 Kasus Baru Covid-19

Megapolitan
UPDATE Kota Tangerang 16 Oktober: Tambah 3 Kasus, 49 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE Kota Tangerang 16 Oktober: Tambah 3 Kasus, 49 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Gudang Jasa Ekspedisi di Sawah Besar Terbakar, Asap Hitam Membumbung Tinggi

Gudang Jasa Ekspedisi di Sawah Besar Terbakar, Asap Hitam Membumbung Tinggi

Megapolitan
Jasad Pria Tersangkut di Bawah Jembatan Panus Depok, Polisi: Sudah Teridentifikasi dan Dipulangkan

Jasad Pria Tersangkut di Bawah Jembatan Panus Depok, Polisi: Sudah Teridentifikasi dan Dipulangkan

Megapolitan
 Update 16 Oktober: Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah 154

Update 16 Oktober: Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah 154

Megapolitan
Jadwal dan Lokasi Vaksinasi Pelajar 12 Tahun di 13 Kecamatan di Kota Tangerang

Jadwal dan Lokasi Vaksinasi Pelajar 12 Tahun di 13 Kecamatan di Kota Tangerang

Megapolitan
Kronologi Kecelakaan Beruntun 4 Bus di Tol Tangerang-Merak, 1 Tewas dan 18 Luka

Kronologi Kecelakaan Beruntun 4 Bus di Tol Tangerang-Merak, 1 Tewas dan 18 Luka

Megapolitan
 4 Tahun Gubernur Anies, Mimpi Integrasi Antarmoda Transportasi Jakarta

4 Tahun Gubernur Anies, Mimpi Integrasi Antarmoda Transportasi Jakarta

Megapolitan
5.305 Pelajar SD Usia 12 Tahun di Kota Tangerang Akan Divaksinasi

5.305 Pelajar SD Usia 12 Tahun di Kota Tangerang Akan Divaksinasi

Megapolitan
Polisi Minta Warga Melapor jika Ada Perusahaan Pinjol yang Meresahkan

Polisi Minta Warga Melapor jika Ada Perusahaan Pinjol yang Meresahkan

Megapolitan
Kecelakaan Beruntun 4 Bus di Tol Tangerang-Merak Tewaskan Sopir, Polisi: Kurang Jaga Jarak

Kecelakaan Beruntun 4 Bus di Tol Tangerang-Merak Tewaskan Sopir, Polisi: Kurang Jaga Jarak

Megapolitan
Polda Metro Periksa Rachel Vennya Kamis Depan

Polda Metro Periksa Rachel Vennya Kamis Depan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.