Polisi Tetap Usut Kasus Zaskia meski Ada Masyarakat yang Cabut Laporannya

Kompas.com - 24/03/2016, 12:20 WIB
Penyanyi dangdut Surkianih alias Zaskia Shinta atau Zaskia Goyang Itik (Gotik) berbicara dalam jumpa pers terkait pemberitaan miring tentang pria yang melamarnya, Hendrianto bin Hermanto alias Vicky Prasetyo, di kantor label rekaman Nagaswara, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (5/9/2013) malam. Pada kesempatan itu Zaskia mengatakan bahwa ia telah memutuskan pertunangannya dengan Vicky secara sepihak setelah terungkap bahwa pria tersebut ketika melamarnya masih berstatus suami wanita lain. TRIBUN JAKARTA/JEPRIMAPenyanyi dangdut Surkianih alias Zaskia Shinta atau Zaskia Goyang Itik (Gotik) berbicara dalam jumpa pers terkait pemberitaan miring tentang pria yang melamarnya, Hendrianto bin Hermanto alias Vicky Prasetyo, di kantor label rekaman Nagaswara, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (5/9/2013) malam. Pada kesempatan itu Zaskia mengatakan bahwa ia telah memutuskan pertunangannya dengan Vicky secara sepihak setelah terungkap bahwa pria tersebut ketika melamarnya masih berstatus suami wanita lain.
|
EditorFidel Ali

JAKARTA, KOMPAS.com — Polisi akan terus melakukan penyelidikan terkait dugaan penghinaan lambang negara yang dilakukan oleh Zaskia Gotik meskipun, rencananya, LSM KPK akan mencabut laporannya terhadap Zaskia yang dibuat beberapa waktu lalu.

"Kalau mau cabut ya enggak apa-apa, itu hak pelapor. Enggak jadi masalah, tapi itu tidak menghentikan penyelidikan yang dilakukan kami," ujar Kanit I Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya Kompol Nico Setiawan ketika dihubungi, Kamis (24/3/2016).

Nico menambahkan, kasus dugaan penghinaan lambang negara ini bukan merupakan delik aduan, melainkan ini merupakan temuan dari polisi yang melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut.

Jadi walaupun ada dari kalangan masyarakat yang melakukan pencabutan pelaporan, polisi akan tetap menindaklanjuti temuan ini.

"Polisi sendiri. Ini tindak pidana, bukan delik aduan. Jadi walaupun tidak ada pengaduan dari masyarakat pun, temuan polisi sudah mengarah ke tindak pelecehan negara, bisa ditindaklanjuti," ucapnya.

Nico menjelaskan akan memanggil Zaskia pada pekan depan untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi terlapor. Jika nanti saat dilakukan pemeriksaan polisi mendapati adanya unsur pidana dari keterangan Zaskia, polisi baru akan melakukan gelar perkara.

"Rencana minggu depan, hari Rabu. Statusnya masih saksi. Nanti setelah dimintai keterangannya, nanti akan kami gelar perkara. Nanti di situlah yang akan menentukan statusnya. Kalau ini terpenuhi, berikutnya kami akan panggil dengan status tersangka," jelasnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Zaskia diduga melakukan pelanggaran Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara serta juncto Pasal 158 KUHP. (Baca: "Zaskia", Media, dan Ideologi)

Dalam salah satu segmen acara musik yang bertajuk "Cerdas Cermat", Zaskia menjawab pertanyaan dari pembawa acara Denny Cagur dengan asal-asalan.

Salah satunya ialah terkait pertanyaan tanggal berapa Hari Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Zaskia menjawab, "Setelah azan subuh, tanggal 32 Agustus."

Tak cukup sampai situ saja, Zaskia kembali menuliskan jawaban yang ceplas-ceplos saat Denny bertanya tentang lambang sila kelima dari Pancasila. Sang penyanyi dangdut itu malah menjawab sekenanya, "Bebek nungging." (Baca: Zaskia Gotik Akui Tak Tahu Sila Kelima Pancasila)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Orang Ditembak Orang Tak Dikenal di Pintu Keluar Tol di Bintaro

2 Orang Ditembak Orang Tak Dikenal di Pintu Keluar Tol di Bintaro

Megapolitan
Ada Senjata Tajam dan Stik Golf di Mobil Massa Pemuda Pancasila

Ada Senjata Tajam dan Stik Golf di Mobil Massa Pemuda Pancasila

Megapolitan
Polisi Bayar Rp 50 Juta ke LSM yang Memeras, Kompolnas Minta Propam Lakukan Pemeriksaan Menyeluruh

Polisi Bayar Rp 50 Juta ke LSM yang Memeras, Kompolnas Minta Propam Lakukan Pemeriksaan Menyeluruh

Megapolitan
Luka di Tubuh Polisi yang Amankan Demo Pemuda Pancasila di DPR Diduga karena Pukulan Benda Tumpul

Luka di Tubuh Polisi yang Amankan Demo Pemuda Pancasila di DPR Diduga karena Pukulan Benda Tumpul

Megapolitan
Kapolres Jakpus: LSM Tamperak Paksa Keluarga Tersangka Bikin Testimoni Polisi Terima Suap

Kapolres Jakpus: LSM Tamperak Paksa Keluarga Tersangka Bikin Testimoni Polisi Terima Suap

Megapolitan
Baru Dibangun, Tutup Sumur Resapan di Jalan Intan Cilandak Sudah Jebol

Baru Dibangun, Tutup Sumur Resapan di Jalan Intan Cilandak Sudah Jebol

Megapolitan
LSM Tamperak yang Peras Polisi Juga Pernah Datangi Kemenkeu dan BNN

LSM Tamperak yang Peras Polisi Juga Pernah Datangi Kemenkeu dan BNN

Megapolitan
Saat Anies Tunjuk Elite Politik Jadi Panitia Formula E...

Saat Anies Tunjuk Elite Politik Jadi Panitia Formula E...

Megapolitan
UPDATE 26 November: 70 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta

UPDATE 26 November: 70 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Wagub DKI: Kami Menghormati Reuni 212

Wagub DKI: Kami Menghormati Reuni 212

Megapolitan
Minta Buruh Tak Lagi Demonstrasi, Wagub DKI: Kewenangan UMP Bukan di Pemprov

Minta Buruh Tak Lagi Demonstrasi, Wagub DKI: Kewenangan UMP Bukan di Pemprov

Megapolitan
Kios di Joglo Dibangun dari Limbah, Akan Dipakai untuk Jual Produk UMKM Warga Setempat

Kios di Joglo Dibangun dari Limbah, Akan Dipakai untuk Jual Produk UMKM Warga Setempat

Megapolitan
Tawuran Pelajar Terjadi di Pinang Tangerang, Polisi: Langsung Dibubarkan Warga

Tawuran Pelajar Terjadi di Pinang Tangerang, Polisi: Langsung Dibubarkan Warga

Megapolitan
Pemkot Jakbar Andalkan Sumur Resapan untuk Atasi Banjir di Jalan Haji Briti Kembangan

Pemkot Jakbar Andalkan Sumur Resapan untuk Atasi Banjir di Jalan Haji Briti Kembangan

Megapolitan
Mayat Pria Ditemukan di Rel Dekat Stasiun UI, Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta

Mayat Pria Ditemukan di Rel Dekat Stasiun UI, Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.