Zaskia Gotik Dapat 17 Pertanyaan dari Penyidik soal Kasus Dugaan Penghinaan Lambang Negara

Kompas.com - 30/03/2016, 17:50 WIB
Penyanyi dangdut Zaskia Gotik seusai menjalani pemeriksaan terkait dugaan penghinaan lambang negara di Mapolda Metro Jaya, Rabu (30/3/2016). Akhdi martin pratamaPenyanyi dangdut Zaskia Gotik seusai menjalani pemeriksaan terkait dugaan penghinaan lambang negara di Mapolda Metro Jaya, Rabu (30/3/2016).
|
EditorIndra Akuntono

JAKARTA, KOMPAS.com - Pedangdut Zaskia Gotik selesai menjalani pemeriksaan sebagai saksi terlapor dalam kasus dugaan penghinaan lambang negara selama enam jam di Ditkrimsus Polda Metro Jaya, Rabu (30/3/2016).

Zaskia diketahui tiba di Mapolda Metro Jaya pada pukul 10.00 WIB dengan didampingi kekasihnya, Rian, dan kuasa hukumnya Eddy Ribut Harwanto. Ia baru selesai menjalani pemeriksaan sekitar pukul 16.00 WIB.

Kuasa hukum Zaskia, Eddy mengatakan kliennya menghadapi 17 pertanyaan yang diajukan penyidik. Pertanyaan tersebut seputar dugaan penghinaan lambang negara yang dilakukan Zaskia dalam sebuah program musik Dahsyat.

"Hari ini posisisnya hanya sebatas saksi. Ada dua pertanyaan esensi pokok, yaitu terkait pertanyaan 17 agustus, dan mengenai bebek nungging," ujar Eddy di Mapolda Metro Jaya, Rabu (30/3/2016).

Edy menambahkan kliennya secara spontan mengeluarkan pernyataan tersebut. Karena menurut kliennya tujuannya untuk menghibur, tidak ada niatan untuk sengaja melakukan penghinaan terhadap lambang negara.

"Neng (Zaskia) tidak bermaksud menodai, neng disitu bersifat spontan. Jadi tidak ada itikad dan niat jahat. Tidak ada sama sekali," ucapnya.

Eddy menuturkan kliennya saat menjalani pemeriksaan kooperatif. Ia juga mengatakan kliennya sebagai warga negara Indonesia yang baik siap diperiksa lagi jika memang penyidik merasa perlu memeriksa kembali kliennya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada 15 Maret 2016, Zaskia mengucapkan kata-kata yang dinilai melecehkan kehormatan negara saat segmen "Cerdas Cermat Bersama Cecepy" dalam program "Dahsyat" yang ditayangkan RCTI.

Kompas TV Zaskia Gotik Jalani Pemeriksaan
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ahli Waris Hibahkan Lahan Museum Sumpah Pemuda ke Negara

Ahli Waris Hibahkan Lahan Museum Sumpah Pemuda ke Negara

Megapolitan
Laga Perdana Lapangan Latih JIS: Tim Anies Kalah 0-3 Lawan DPRD DKI

Laga Perdana Lapangan Latih JIS: Tim Anies Kalah 0-3 Lawan DPRD DKI

Megapolitan
Vaksinasi Anak 12-17 Tahun di Tangsel Masih Jauh dari Target

Vaksinasi Anak 12-17 Tahun di Tangsel Masih Jauh dari Target

Megapolitan
Pemprov DKI Usul MRT Jakarta Disuntik Modal Rp 3,17 Triliun dari APBD 2022

Pemprov DKI Usul MRT Jakarta Disuntik Modal Rp 3,17 Triliun dari APBD 2022

Megapolitan
UPDATE 28 Oktober: Tambah 6 Kasus Covid-19 di Tangsel, 92 Pasien Masih Dirawat

UPDATE 28 Oktober: Tambah 6 Kasus Covid-19 di Tangsel, 92 Pasien Masih Dirawat

Megapolitan
Longsor Terjang Kampung Mulyasari Bogor, Tebing Tanah Setinggi 15 Meter Ambruk

Longsor Terjang Kampung Mulyasari Bogor, Tebing Tanah Setinggi 15 Meter Ambruk

Megapolitan
Anies Resmikan Pembangunan Taman Literasi Martha Christina Tiahahu

Anies Resmikan Pembangunan Taman Literasi Martha Christina Tiahahu

Megapolitan
Mobil Terperosok Lalu Terseret Arus Sungai Saat Hendak Dikeluarkan dari Garasi

Mobil Terperosok Lalu Terseret Arus Sungai Saat Hendak Dikeluarkan dari Garasi

Megapolitan
Hujan Angin, Atap JPO Yos Sudarso, Tanjung Priok Terlepas

Hujan Angin, Atap JPO Yos Sudarso, Tanjung Priok Terlepas

Megapolitan
Tes PCR 3 x 24 Jam Akan Dapat Digunakan Penumpang dari Bandara Soekarno-Hatta

Tes PCR 3 x 24 Jam Akan Dapat Digunakan Penumpang dari Bandara Soekarno-Hatta

Megapolitan
Absen Sejak 3 Setember, Bendahara Kelurahan Duri Kepa Mengaku Diintimidasi dan Tak Diizinkan Masuk Kantor

Absen Sejak 3 Setember, Bendahara Kelurahan Duri Kepa Mengaku Diintimidasi dan Tak Diizinkan Masuk Kantor

Megapolitan
Kronologi Polisi Gugur Terlindas Truk Saat Bertugas Mengawal Tim Supervisi Polda Metro Jaya

Kronologi Polisi Gugur Terlindas Truk Saat Bertugas Mengawal Tim Supervisi Polda Metro Jaya

Megapolitan
Bendahara Kelurahan Duri Kepa Bantah Pinjam Uang Warga untuk Kepentingan Pribadi

Bendahara Kelurahan Duri Kepa Bantah Pinjam Uang Warga untuk Kepentingan Pribadi

Megapolitan
Lurah Duri Kepa Bantah Pihaknya Pinjam Uang Warga untuk Bayar Honor RT RW

Lurah Duri Kepa Bantah Pihaknya Pinjam Uang Warga untuk Bayar Honor RT RW

Megapolitan
Laga Perdana Lapangan Latih JIS: Pemprov DKI Jakarta Vs DPRD

Laga Perdana Lapangan Latih JIS: Pemprov DKI Jakarta Vs DPRD

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.