Kronologi Penyegelan Ruang Kerja Sanusi dan Taufik oleh KPK

Kompas.com - 01/04/2016, 09:15 WIB
Ruang Ketua Komisi D DPRD DKI Muhammad Sanusi disegel KPK, Kamis (31/3/2016) malam. Jessi Carina Ruang Ketua Komisi D DPRD DKI Muhammad Sanusi disegel KPK, Kamis (31/3/2016) malam.
Penulis Jessi Carina
|
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com — Sejumlah ruangan di Gedung DPRD DKI disegel Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sekretaris Dewan Muhammad Yuliadi menjelaskan kronologi penyegelan KPK yang berlangsung pada Kamis (31/3/2016) malam tersebut.

"Sekitar pukul 20.00 WIB datang anggota KPK, kebetulan tugas-tugas kita saat itu sudah selesai. Mereka diterima petugas keamanan kami," ujar Yuliadi di Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jumat (1/4/2016).

Yuliadi mengatakan, petugas KPK tersebut kemudian menanyakan ruangan Ketua Komisi D Muhammad Sanusi.

Selanjutnya, petugas keamanan DPRD DKI menunjukkan ruangan Sanusi kepada anggota KPK.

Sekitar pukul 21.00 WIB, petugas KPK selesai melakukan penyegelan. (Baca: KPK Juga Segel Ruang Kerja M Taufik di DPRD DKI)

Yuliadi mengatakan, ada 4 ruangan yang disegel KPK, yakni ruangan Sanusi, ruangan Wakil Ketua DPRD DKI Mohamad Taufik, ruang pemantau CCTV, dan ruangan Kabag Perundang-undangan.

Namun, menurut dia, tidak ada penggeledahan pada malam itu. Petugas keamanan yang bertemu dengan anggota KPK, Rohim, mengatakan bahwa KPK akan datang lagi pagi ini untuk melakukan penggeledahan.

"Jadi semalam hanya penyegelan, katanyasih pagi ini sekitar pukul 09.00 WIB baru digeledah," ujar Rohim.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terminal Jatijajar Depok Kembali Layani Bus AKAP

Terminal Jatijajar Depok Kembali Layani Bus AKAP

Megapolitan
Polda Metro Jaya Akan Tes Urine Anggotanya Secara Rutin

Polda Metro Jaya Akan Tes Urine Anggotanya Secara Rutin

Megapolitan
Pemprov DKI Izinkan Konser dengan Konsep Drive-In Saat PSBB Transisi

Pemprov DKI Izinkan Konser dengan Konsep Drive-In Saat PSBB Transisi

Megapolitan
Warga Heboh Temuan Janin di Balai RT, Hasil Otopsi Ternyata Janin Kucing

Warga Heboh Temuan Janin di Balai RT, Hasil Otopsi Ternyata Janin Kucing

Megapolitan
Jakut Luncurkan 2 Aplikasi untuk Memudahkan Interaksi Pasien Covid-19 dengan Petugas Medis

Jakut Luncurkan 2 Aplikasi untuk Memudahkan Interaksi Pasien Covid-19 dengan Petugas Medis

Megapolitan
Zona Merah Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah

Zona Merah Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah

Megapolitan
Polisi Periksa CCTV JPO GBK untuk Ungkap Pelaku Vandalisme

Polisi Periksa CCTV JPO GBK untuk Ungkap Pelaku Vandalisme

Megapolitan
Ini 12 Ketentuan Ojek Online Boleh Angkut Penumpang di Depok

Ini 12 Ketentuan Ojek Online Boleh Angkut Penumpang di Depok

Megapolitan
Ojol di Bekasi Diizinkan Angkut Penumpang Mulai Besok, Ini Ketentuan yang Harus Ditaati

Ojol di Bekasi Diizinkan Angkut Penumpang Mulai Besok, Ini Ketentuan yang Harus Ditaati

Megapolitan
Lonjakan Pasien Covid-19 Masih Tinggi, Ini Pentingnya Mandi bagi Petugas Medis agar Terhindar dari Virus

Lonjakan Pasien Covid-19 Masih Tinggi, Ini Pentingnya Mandi bagi Petugas Medis agar Terhindar dari Virus

BrandzView
Bank DKI Diminta Bantu UKM untuk Pulihkan Ekonomi di Tengah Pandemi

Bank DKI Diminta Bantu UKM untuk Pulihkan Ekonomi di Tengah Pandemi

Megapolitan
Polisi Tunggu Hasil Otopsi Jasad Bayi yang Ditemukan di Kali Pulogadung

Polisi Tunggu Hasil Otopsi Jasad Bayi yang Ditemukan di Kali Pulogadung

Megapolitan
Polisi Temukan Pisau dan Bercak Darah di Mobil Sopir Taksi Online yang Tewas di Bekasi

Polisi Temukan Pisau dan Bercak Darah di Mobil Sopir Taksi Online yang Tewas di Bekasi

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Gempa di Jakarta Serasa 'Nyungsep' | Sawangan Kini Terbanyak Kasus Covid-19 di Depok

[POPULER JABODETABEK] Gempa di Jakarta Serasa "Nyungsep" | Sawangan Kini Terbanyak Kasus Covid-19 di Depok

Megapolitan
Hari Terakhir PPDB Jakarta hingga Pukul 15.00 WIB, Masih Ada Kursi Kosong di 115 SMAN

Hari Terakhir PPDB Jakarta hingga Pukul 15.00 WIB, Masih Ada Kursi Kosong di 115 SMAN

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X