Kompas.com - 02/04/2016, 01:16 WIB
Penulis Jessi Carina
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyidik Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) yang dipimpin Novel Baswedan masih melakukan penggeledahan di Gedung DPRD DKI, Sabtu (2/4/2016).

Tim penyidik juga memasuki ruang Ketua Komisi D DPRD DKI Mohamad Sanusi yang berada di ruang Fraksi Partai Gerindra dan ruang Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi, Jumat (1/4/2016) malam.

Padahal, sejak Jumat pagi, dua ruangan ini tidak termasuk yang disegel oleh KPK.

Ruangan Sanusi di kantor Fraksi Gerindra berada di lantai 2 Gedung DPRD DKI. Sedangkan ruangan Prasetio berada di lantai 9 Gedung DPRD DKI.

Sebelum menggeledah ruang Sanusi di fraksi dan ruang Prasetio, Novel juga menggeledah ruang Sanusi yang ada di Komisi D.

Ruang komisi tersebut berada di lantai 1 Gedung DPRD DKI lama.

Sampai pukul 23.34 WIB, penggeledahan di Gedung DPRD DKI Jakarta masih berlangsung.

Novel belum bersedia menyampaikan banyak mengenai penggeledahan ini.

Penggeledahan diduga terkait Operasi Tangkap Tangan KPK terhadap Mohamad Sanusi.

Sanusi resmi menjadi tersangka terkait raperda reklamasi. Selain itu, Sanusi juga telah ditahan oleh KPK.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.