Kompas.com - 04/04/2016, 12:22 WIB
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorFidel Ali

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengaku sempat diberikan draf Rancangan Peraturan Daerah (raperda) Tata Ruang Kawasan Strategis Pantai Utara Jakarta, hasil rumusan Ketua Badan Legislatif Daerah (Balegda) DPRD DKI Mohamad Taufik.

Laporan disampaikan Kepala Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) Tuty Kusumawati seusai rapat antara Pemerintah Provinsi DKI dan Balegda DPRD DKI pada Maret 2016.

Dalam draf itu, Ahok menyebut Taufik mengusulkan penurunan kewajiban pengembang yang terlibat dalam proyek reklamasi, dari 15 persen menjadi hanya 5 persen. Namun, bukannya menyetujui, Ahok justru mencoret-coret draf usulan tersebut dengan kata "gila".

"Saya tulis di disposisinya 'gila'. Saya tulis gila kalau begini. Ini tindak pidana korupsi saya bilang. Saya ancam mereka, siapa pun yang melawan disposisi saya, saya akan penjarakan kalian. Berarti, kalian ikut main," kata Ahok di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Senin (4/4/2016).

Menurut Ahok, Sekretaris Daerah Saefullah kemudian menyerahkan draf yang telah dicoret-coretnya itu kepada Taufik. Dari keterangan Saefullah, Ahok menyebut Taufik tersinggung melihat coretan itu. (Baca: Taufik Disebut Pengusul Diturunkannya Kewajiban Pengembang Reklamasi)

"Balik lagi Pak Taufik, agak marah, kenapa itu Gubernur nulis 'gila'. Pak Sekda bilang, 'Bukan gila, Pak. Itu 'bila'." Padahal, mana ada 'bila', jelas-jelas kok tulisannya pakai 'g', gila," ujar Ahok.

Sebelumnya diberitakan, Tuty menyebut Taufik sempat mengajukan penurunan kewajiban pengembang dalam sebuah rapat pada 8 Maret. Dalam rapat itu, Tuty menyebut Taufik sempat menyampaikan kertas berisi rumus hitung-hitungan alasan DPRD mengajukan penurunan kewajiban pengembang dari 15 persen menjadi 5 persen.

"Di kertas itu, mereka minta diubah hitungannya, dikonversi dari yang lahan 5 persen. Jadi, jauh nilainya. Cara menghitung kontribusi diubah oleh mereka, yang kalau pengertian itu diikuti, nilainya pasti lebih rendah dibandingkan nilai yang kami usulkan," kata Tuty saat dihubungi, Sabtu (2/4/2016). (Baca: Jalan Panjang Reklamasi di Teluk Jakarta, dari era Soeharto sampai Ahok)

Kompas TV KPK Sebut Kasus Korupsi Sanusis Kasus Besar
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Nasib Menggantung Pulau G: Ingin Dijadikan Permukiman, tapi Terkikis Akibat Abrasi hingga Penuh Sampah

Nasib Menggantung Pulau G: Ingin Dijadikan Permukiman, tapi Terkikis Akibat Abrasi hingga Penuh Sampah

Megapolitan
Kapten TNI Penodong Pistol ke Pengendara di Tol Jagorawi Ditahan di Sel Militer

Kapten TNI Penodong Pistol ke Pengendara di Tol Jagorawi Ditahan di Sel Militer

Megapolitan
Gelar Demo, Massa Petani Mulai Berdatangan dan Padati Kawasan Gedung DPR/MPR

Gelar Demo, Massa Petani Mulai Berdatangan dan Padati Kawasan Gedung DPR/MPR

Megapolitan
Polisi Kerahkan 'Pasukan Basmalah' ke Demo di DPR, Tugasnya Bershalawat dan Berdoa agar Aksi Tertib

Polisi Kerahkan "Pasukan Basmalah" ke Demo di DPR, Tugasnya Bershalawat dan Berdoa agar Aksi Tertib

Megapolitan
Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Tangerang, Waspada Hujan Deras Masih Berpotensi Terjadi Malam Ini

Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Tangerang, Waspada Hujan Deras Masih Berpotensi Terjadi Malam Ini

Megapolitan
Beredar Video Korban Begal dengan Tangan Berlumuran Darah, Polisi Terima Banyak Laporan

Beredar Video Korban Begal dengan Tangan Berlumuran Darah, Polisi Terima Banyak Laporan

Megapolitan
Buruh, Petani, hingga Mahasiswa Bakal Demo di DPR/MPR, Rekayasa Lalu Lintas Situasional

Buruh, Petani, hingga Mahasiswa Bakal Demo di DPR/MPR, Rekayasa Lalu Lintas Situasional

Megapolitan
Wakil Ketua DPRD dan Sopir Truk yang 'Push Up' dan Berguling di Krukut Depok Telah Berdamai...

Wakil Ketua DPRD dan Sopir Truk yang "Push Up" dan Berguling di Krukut Depok Telah Berdamai...

Megapolitan
Mobil Berisi Satu Keluarga Tabrak Truk di Tol JORR, Nenek dan Cucu Tewas

Mobil Berisi Satu Keluarga Tabrak Truk di Tol JORR, Nenek dan Cucu Tewas

Megapolitan
Kebakaran Permukiman Warga di Menteng, Tukang Bubur Mengalami Luka Bakar

Kebakaran Permukiman Warga di Menteng, Tukang Bubur Mengalami Luka Bakar

Megapolitan
Ketika Saksi Dihadirkan untuk Bela Indra Kenz, tapi Justru Diceramahi Hakim...

Ketika Saksi Dihadirkan untuk Bela Indra Kenz, tapi Justru Diceramahi Hakim...

Megapolitan
21 Bangunan Semipermanen Terbakar di Menteng, 500 Jiwa Terdampak...

21 Bangunan Semipermanen Terbakar di Menteng, 500 Jiwa Terdampak...

Megapolitan
UPDATE 26 September 2022: Pasien Covid-19 Dirawat di Tangsel Kini Berjumlah 194

UPDATE 26 September 2022: Pasien Covid-19 Dirawat di Tangsel Kini Berjumlah 194

Megapolitan
Saat Mahasiswi Dianiaya dan Dituding Pelakor oleh Istri Ojol, Diupayakan Damai lewat Mediasi

Saat Mahasiswi Dianiaya dan Dituding Pelakor oleh Istri Ojol, Diupayakan Damai lewat Mediasi

Megapolitan
Ditertibkan Satpol PP, Lokalisasi Rawa Malang Cilincing Sunyi dan Gelap Gulita

Ditertibkan Satpol PP, Lokalisasi Rawa Malang Cilincing Sunyi dan Gelap Gulita

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.