Penumpang Pesawat Batik Air Histeris saat Terjadi Tabrakan di Landasan Halim

Kompas.com - 04/04/2016, 22:19 WIB
Faisal Ibrahim salah satu penumpang pesawat Batik Air dengan nomor penerbangan ID 7703 yang bertabrakan dengan pesawat lain di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. robertusFaisal Ibrahim salah satu penumpang pesawat Batik Air dengan nomor penerbangan ID 7703 yang bertabrakan dengan pesawat lain di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.
|
EditorIndra Akuntono

JAKARTA, KOMPAS.com - Pesawat Batik Air dengan rute Jakarta-Ujung Pandang, bertabrakan dengan pesawat Transnusa saat hendak lepas landas dari Bandara Halim Perdanakusuma, Senin (4/4/2016) malam.

Para penumpang Batik Air histeris saat terjadinya kecelakaan tersebut.

"Penumpang di dalam pesawat berteriak, begitu saya lihat api sampai di badan pesawat, saya (ucap) inalilahi," kata salah seorang penumpang Batik Air, Faisal Ibrahim, saat ditemui Kompas.com di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin malam.

Di pesawat itu, Faisal duduk di kelas bisnis nomor 3A.

Menurut Faisal, pesawat yang ia tumpangi sempat oleng saat menabrak pesawat Transnusa. Kemudian muncul api dari sayap kiri pesawat.

Ia mengaku panik dan pasrah. Namun tak lama kemudian, pramugari membuka pintu depan pesawat.

"Kami akhirnya turun, untungnya pesawat tidak terlalu penuh, tidak sampai desak-desakan. Kalau panik pasti ada," ujar pria yang datang ke Jakarta untuk tujuan bisnis itu.

Faisal mengatakan, tak melihat pesawat yang bertabrakan dengan pesawat yang ditumpanginya. Tak lama bus dari Batik Air datang dan mengevakuasi penumpang.

"Api yang disayap pesawat kemudian dipadamkan oleh mobil pemadam," ujar Faisal.

Faisal mengatakan, malam ini dirinya hendak kembali ke tempat tinggalnya di Makassar menumpang pesawat itu. Akibat kejadian ini ia telah me-refund tiket dan berencana pulang kembali ke rumah keluarga.

"Yang saya mau sampaikan saya bersyukur bisa selamat," ujar Faisal.

Pesawat Batik Air menabrak pesawat Transnusa di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 20.00 WIB.

Saat kejadian, bagian sayap pesawat Batik Air sempat terbakar. Penumpang dievakuasi melalui pintu darurat. Tidak ada korban jiwa dalam peristwa tersebut.

Pesawat Batik Air rusak di bagian sayap kiri sedangkan pesawat Transnusa rusak di bagian ekor.


Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

17 Hari Dirawat karena Positif Covid-19, Kondisi Bima Arya Semakin Membaik

17 Hari Dirawat karena Positif Covid-19, Kondisi Bima Arya Semakin Membaik

Megapolitan
Bima Arya Sumbangkan Gaji sebagai Wali Kota Bogor untuk Atasi Covid-19

Bima Arya Sumbangkan Gaji sebagai Wali Kota Bogor untuk Atasi Covid-19

Megapolitan
Imbas Covid, 162.416 Pekerja dari SPG hingga Guru Honorer Kena PHK dan Dirumahkan

Imbas Covid, 162.416 Pekerja dari SPG hingga Guru Honorer Kena PHK dan Dirumahkan

Megapolitan
DKI Minta Pusat Perpanjang Waktu Pendataan Pekerja yang Kena PHK dan Dirumahkan

DKI Minta Pusat Perpanjang Waktu Pendataan Pekerja yang Kena PHK dan Dirumahkan

Megapolitan
Pesanan Baju Merosot, Konveksi Rumahan di Jakarta Utara Kebanjiran Pesanan Masker Kain

Pesanan Baju Merosot, Konveksi Rumahan di Jakarta Utara Kebanjiran Pesanan Masker Kain

Megapolitan
Imbas Covid-19, 162.416 Pekerja Lapor Kena PHK dan Dirumahkan

Imbas Covid-19, 162.416 Pekerja Lapor Kena PHK dan Dirumahkan

Megapolitan
Warga Kembangan Pesan Makanan di Warteg untuk Dibagikan Gratis

Warga Kembangan Pesan Makanan di Warteg untuk Dibagikan Gratis

Megapolitan
Akan Tawuran Saat Warga Lain Diam di Rumah, 4 Pemuda Ditangkap

Akan Tawuran Saat Warga Lain Diam di Rumah, 4 Pemuda Ditangkap

Megapolitan
Jalan Sepi Banyak Digunakan Kebut-kebutan, Polisi: Fatalitas Kecelakaan Meningkat

Jalan Sepi Banyak Digunakan Kebut-kebutan, Polisi: Fatalitas Kecelakaan Meningkat

Megapolitan
Truk Sembako Terguling di Jalan Raya Pondok Gede

Truk Sembako Terguling di Jalan Raya Pondok Gede

Megapolitan
Pasar Tanah Abang Beroperasi Lagi Mulai Besok, Buka Pukul 08.00-14.00

Pasar Tanah Abang Beroperasi Lagi Mulai Besok, Buka Pukul 08.00-14.00

Megapolitan
Pedagang Pasar Kemiri Kembangan Utara Diminta Patuhi Imbauan Kurangi Aktivitas

Pedagang Pasar Kemiri Kembangan Utara Diminta Patuhi Imbauan Kurangi Aktivitas

Megapolitan
Mulai 12 April, Penumpang Transjakarta, MRT, LRT Wajib Pakai Masker

Mulai 12 April, Penumpang Transjakarta, MRT, LRT Wajib Pakai Masker

Megapolitan
18 Orang Ditangkap karena Berkerumun Saat Ada Wabah Covid-19

18 Orang Ditangkap karena Berkerumun Saat Ada Wabah Covid-19

Megapolitan
Dampak Covid-19, Sebanyak 139.288 Pekerja di Jakarta Kena PHK dan Dirumahkan

Dampak Covid-19, Sebanyak 139.288 Pekerja di Jakarta Kena PHK dan Dirumahkan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X