Tiga Syarat Sebelum Pemprov DKI Terapkan Sistem ERP

Kompas.com - 06/04/2016, 09:35 WIB
Mesin ERP yang terpasang di Setiabudi One, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta. KOMPAS.com/Kurnia Sari AzizaMesin ERP yang terpasang di Setiabudi One, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta.
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Sistem electronic road pricing (ERP) yang tengah digodok Pemprov DKI dinilai akan efektif jika telah memenuhi beberapa syarat.

Ketua Umum Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Danang Parikesit mengatakan, ada tiga syarat agar penerapan sistem ERP nantinya akan berjalan secara efektif.

Pertama, sebelum penerapan ERP, pemerintah harus terlebih dahulu menyediakan fasilitas transportasi umum yang memadai. Salah satunya dengan menyelesaikan MRT dibanding menerapkan terlebih dahulu ERP.

Danang menyebut, dengan adanya MRT, masyarakat akan lebih leluasa memilih transportasi alternatif yang ingin mereka gunakan.

Kedua, pemerintah wajib menyediakan kantong-kantong parkir yang berada di kawasan ERP. Selain itu, akan lebih baik jika akses parkir terintegrasi dengan transportasi umum.

"Kalau bisa pembayaran parkir atau pembayaran transportasi saling terintegrasi, akan jauh lebih bagus," kata Danang saat dihubungi Kompas.com, Selasa (5/4/2016).

Ketiga, harus ada retribusi pendapatan yang merata dari daerah-daerah yang menerapkan sistem ERP.

Danang menilai, retribusi ini diperlukan agar daerah daerah tersebut bisa menata sistem ERP dengan efektif, salah satunya untuk memperluas lahan parkir. Namun, syarat ketiga menurut dia cukup sulit dilakukan karena akan melibatkan DPRD, Pemprov DKI, beserta Pemda di luar Jakarta.

"Syarat ketiga memang agak sulit karena harus ada pembicaraan antara DPR dan gubernur untuk retribusi. Selain itu, perlu kebesaran hati Pemda untuk membahas ini secara terbuka," kata Danang.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BERITA FOTO: Dampak Banjir di Jakarta Minggu Kemarin

BERITA FOTO: Dampak Banjir di Jakarta Minggu Kemarin

Berita Foto
Minta Anies Tak 'Tenggelamkan' Kelapa Gading, Warga Tuntut Dana Banjir Dikembalikan

Minta Anies Tak "Tenggelamkan" Kelapa Gading, Warga Tuntut Dana Banjir Dikembalikan

Megapolitan
247 Gardu Listrik Telah Kembali Dinyalakan PLN Setelah Banjir Surut

247 Gardu Listrik Telah Kembali Dinyalakan PLN Setelah Banjir Surut

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Lagi-lagi Jakarta Banjir | Viral Video Seorang Ibu Jambak Anak Muda di KRL

[POPULER JABODETABEK] Lagi-lagi Jakarta Banjir | Viral Video Seorang Ibu Jambak Anak Muda di KRL

Megapolitan
Ini Penyebab Banjir di RSCM Versi Damkar

Ini Penyebab Banjir di RSCM Versi Damkar

Megapolitan
BMKG: Jakarta Hujan Petir Nanti Malam, Bogor, Depok, Bekasi Hujan Ringan Seharian

BMKG: Jakarta Hujan Petir Nanti Malam, Bogor, Depok, Bekasi Hujan Ringan Seharian

Megapolitan
Mayat Wanita Setengah Telanjang Ditemukan di Aliran Sungai Ciliwung

Mayat Wanita Setengah Telanjang Ditemukan di Aliran Sungai Ciliwung

Megapolitan
Jakarta Banjir, Netizen Serbu Tagar #WajahBaruJakarta untuk Sindir Anies

Jakarta Banjir, Netizen Serbu Tagar #WajahBaruJakarta untuk Sindir Anies

Megapolitan
[VIDEO] Melihat Banjir Jalan Yos Sudarso dari Atas Tol Wiyoto Wiyono

[VIDEO] Melihat Banjir Jalan Yos Sudarso dari Atas Tol Wiyoto Wiyono

Megapolitan
Jalan Yos Sudarso Masih Banjir Setinggi 50 cm, Pengendara Motor Masuk Tol

Jalan Yos Sudarso Masih Banjir Setinggi 50 cm, Pengendara Motor Masuk Tol

Megapolitan
Langit Sudah Biru, Jalan Ahmad Yani, Cempaka Putih Masih Banjir

Langit Sudah Biru, Jalan Ahmad Yani, Cempaka Putih Masih Banjir

Megapolitan
Kronologi Banjir di RSCM, Rendam Alat Kesehatan hingga Ruang Radioterapi

Kronologi Banjir di RSCM, Rendam Alat Kesehatan hingga Ruang Radioterapi

Megapolitan
Banjir Kampung Melayu Mulai Surut, Warga Tetap Ingin di Pengungsian

Banjir Kampung Melayu Mulai Surut, Warga Tetap Ingin di Pengungsian

Megapolitan
Viral Seorang Ibu Jambak Wanita Muda di KRL, Ini Kata PT KCI

Viral Seorang Ibu Jambak Wanita Muda di KRL, Ini Kata PT KCI

Megapolitan
Banjir Masuk ke Dalam Gedung RSCM, Sejumlah Alat Medis Terendam

Banjir Masuk ke Dalam Gedung RSCM, Sejumlah Alat Medis Terendam

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X