Kompas.com - 13/04/2016, 09:18 WIB
Penertiban kawasan Pasar Ikan, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (11/4/2016). Sebanyak 898 bangunan akan ditertibkan di lahan seluas lebih dari tiga hektar ini. Kawasan ini rencananya akan direvitalisasi menjadi kawasan wisata bahari. KOMPAS / AGUS SUSANTOPenertiban kawasan Pasar Ikan, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (11/4/2016). Sebanyak 898 bangunan akan ditertibkan di lahan seluas lebih dari tiga hektar ini. Kawasan ini rencananya akan direvitalisasi menjadi kawasan wisata bahari.
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com - Kawasan Pasar Ikan, Penjaringan, Jakarta Utara telah rata dengan tanah. Rumah-rumah yang dinyatakan sebagai pemukiman liar, walau sudah berdiri tegak selama puluhan tahun, kini hanya menjadi reruntuhan puing.

Ribuan warga pindah. Ada yang menerima tawaran untuk direlokasi ke rusunawa, ada yang memilih menyewa rumah di tempat lain, banyak pula yang kembali ke kampung halaman karena tak tahu apa yang harus dilakukan di Ibu Kota.

Sebelum kawasan Pasar Ikan digusur, banyak politisi bahkan calon pemimpin daerah datang untuk mencari simpati warga.

Yusril misalnya. Politisi yang berencana bertarung pada Pilkada DKI Jakarta itu bahkan bersedia menjadi kuasa hukum warga Luar Batang.

"Akan kami finalkan pengkajian tanah ini. Warga sudah memberi kuasa kepada kami untuk membela mereka," kata Yusril dalam konferensi pers di Kopi Bangi, Pasar Minggu, Sabtu (26/3/2016).

Yusril menyentil gubernur DKI Basuki Thaja Purnama (Ahok) terkait kepemilikan tanah di Luar Batang. "Kami men-challenge (menantang) beliau. Ya, kalau Anda merasa tanah Luar Batang itu milik Pemda DKI, ya Anda buktikan, mana suratnya," kata Yusril.

Yusril memang hanya menjadi kuasa hukum warga Luar Batang, bukan warga Pasar Ikan. Namun nama besar Yusril tetap menjadi semacam satu obat penenang bagi warga Pasar Ikan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Politisi Partai Gerindra Sandiaga Uno juga sempat mendatangi warga Pasar Ikan. Sandiaga mengelilingi kawasan Pasar Ikan dan menerima keluhan warga.

Sejumlah warga bahkan sempat memohon kepada Sandiaga untuk mencarikan solusi terkait rencana penggusuran Pasar Ikan.

Saat menanggapi warga, Sandiaga mengatakan akan berkoordinasi dengan dinas terkait. 

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ikuti Putusan MK, Pemerintah Pastikan Segera Perbaiki UU Cipta Kerja

Ikuti Putusan MK, Pemerintah Pastikan Segera Perbaiki UU Cipta Kerja

Megapolitan
UPDATE 28 November: Tangsel Catat Penambahan 4 Kasus Baru Covid-19

UPDATE 28 November: Tangsel Catat Penambahan 4 Kasus Baru Covid-19

Megapolitan
Salah Satu Korban Penembakan di Exit Tol Bintaro Meninggal Dunia

Salah Satu Korban Penembakan di Exit Tol Bintaro Meninggal Dunia

Megapolitan
Capaian Vaksinasi Dosis Kedua di DKI Jakarta 100,5 Persen

Capaian Vaksinasi Dosis Kedua di DKI Jakarta 100,5 Persen

Megapolitan
UPDATE 28 November: DKI Jakarta Tambah 51 Kasus Covid-19

UPDATE 28 November: DKI Jakarta Tambah 51 Kasus Covid-19

Megapolitan
Tarif TransPakuan Berlaku Mulai Januari 2022

Tarif TransPakuan Berlaku Mulai Januari 2022

Megapolitan
Pelaku Mutilasi di Bekasi Buang Jasad Korban di Lokasi Terpisah untuk Hilangkan Jejak

Pelaku Mutilasi di Bekasi Buang Jasad Korban di Lokasi Terpisah untuk Hilangkan Jejak

Megapolitan
Tersangka Mutilasi di Bekasi Ajak Korban Pesta Narkoba Sebelum Membunuh

Tersangka Mutilasi di Bekasi Ajak Korban Pesta Narkoba Sebelum Membunuh

Megapolitan
Komisi D Dorong Pemprov DKI Prioritaskan Uji Emisi Kendaraan Umum

Komisi D Dorong Pemprov DKI Prioritaskan Uji Emisi Kendaraan Umum

Megapolitan
Motif Pelaku Mutilasi di Bekasi, Sakit Hati Istri Dihina dan Dicabuli Korban

Motif Pelaku Mutilasi di Bekasi, Sakit Hati Istri Dihina dan Dicabuli Korban

Megapolitan
Pengusaha Mal Sebut PPKM Level 3 Nataru Akan Membuat Tingkat Kunjungan Terkoreksi

Pengusaha Mal Sebut PPKM Level 3 Nataru Akan Membuat Tingkat Kunjungan Terkoreksi

Megapolitan
PPKM Level 3 Saat Nataru Dinilai Tidak Akan Efektif Menahan Covid-19

PPKM Level 3 Saat Nataru Dinilai Tidak Akan Efektif Menahan Covid-19

Megapolitan
Mercy Lawan Arah di Tol JORR dan Tabrak Dua Mobil, Sopir Berencana Ganti Rugi

Mercy Lawan Arah di Tol JORR dan Tabrak Dua Mobil, Sopir Berencana Ganti Rugi

Megapolitan
Polisi Tangkap 2 Pelaku Mutilasi di Kedungwaringin Bekasi, Satu Masih Buron

Polisi Tangkap 2 Pelaku Mutilasi di Kedungwaringin Bekasi, Satu Masih Buron

Megapolitan
Polisi Agendakan Pemeriksaan Sopir Mercy Lawan Arah di Tol JORR dan Tabrak Dua Mobil

Polisi Agendakan Pemeriksaan Sopir Mercy Lawan Arah di Tol JORR dan Tabrak Dua Mobil

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.