Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pengemudi Sedan yang Tabrak Mobil Dishub Ternyata Sopir Uber yang Mau Kabur

Kompas.com - 14/04/2016, 10:58 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Beredar di media sosial Facebook, seorang petugas Dishub DKI membawa paksa seorang pengemudi dari mobil yang menabrak mobil mereka. Rupanya, pengemudi itu adalah sopir Uber yang hendak kabur saat mobilnya akan diderek.

Koordinator Derek Suku Dinas Perhubungan dan Transportasi Jakarta Selatan (Sudinhubtrans Jaksel), Jatmiko Herlambang, mengatakan, awalnya petugas mendapati mobil Hyundai bernomor polisi B 1438 SON terparkir di pinggir jalan di kolong jalan layang Casablanca, Jalan Casablanca, Tebet. Petugas Sudinhubtrans Jaksel mulanya tidak tahu bahwa itu adalah kendaraan Uber.

Saat petugas akan menderek mobil itu, sang sopir langsung masuk mobil dan tancap gas hingga menabrak mobil petugas yang menghalangi laju mobil.

Setelah menabrak mobil patroli, sedan tersebut sempat menabrak kendaraan lain yang melintas.

Setelah pengejaran dilakukan, petugas berhasil menghadang mobil tersebut di Jalan Pal Batu, tepatnya di seberang Mal Kota Kasablanka.

"Langsung kami tindak, kami masukin orangnya ke mobil patroli. Pemilik sama mobilnya diamankan di Kantor Sudinhubtrans (Jakarta Selatan)," ujar Jatmiko, Rabu (13/4/2016).

Kemudian, saat mobil itu dibawa petugas ke Kantor Sudinhubtrans Jakarta Selatan, telepon seluler milik sang sopir yang tertinggal di mobil itu berbunyi.

Saat diperiksa, ada panggilan customer dari aplikasi Uber.

"Ketika diinterogasi di kantor, dia mengaku sopir Uber. Saat ini, pengemudi sudah diperbolehkan pulang, dan mobilnya masih diamankan di Kantor Sudinhubtrans Jaksel," kata Jatmiko.

Akibat dari kejadian itu, bagian belakang mobil patroli Sudinhubtrans Jakarta Selatan bernopol B 8566 WU rusak cukup parah.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Ulah Meresahkan Wanita di Depok, Mengaku Malaikat lalu Paksa Warga Beri Uang Sambil Marah-marah

Ulah Meresahkan Wanita di Depok, Mengaku Malaikat lalu Paksa Warga Beri Uang Sambil Marah-marah

Megapolitan
Anies Baswedan Siap Ikut Pilkada Jakarta 2024, PKS Tunggu Keputusan DPP

Anies Baswedan Siap Ikut Pilkada Jakarta 2024, PKS Tunggu Keputusan DPP

Megapolitan
Polisi Akan Periksa Karyawan Toko Terkait Perampokan 18 Jam Tangan Mewah di PIK 2

Polisi Akan Periksa Karyawan Toko Terkait Perampokan 18 Jam Tangan Mewah di PIK 2

Megapolitan
Formula E Jakarta Ditunda Tahun Depan, Heru Budi: Nanti Tanya Gubernur yang Baru

Formula E Jakarta Ditunda Tahun Depan, Heru Budi: Nanti Tanya Gubernur yang Baru

Megapolitan
'Malaikat' Mampir 7 Kali ke Rumahnya, Warga: Dikasih Rp 50.000 Minta Rp 200.000, Enggak Puas

"Malaikat" Mampir 7 Kali ke Rumahnya, Warga: Dikasih Rp 50.000 Minta Rp 200.000, Enggak Puas

Megapolitan
Tiket Ancol Gratis Spesial HUT DKI Setelah Pukul 17.00 WIB, Ini Syarat dan Ketentuannya

Tiket Ancol Gratis Spesial HUT DKI Setelah Pukul 17.00 WIB, Ini Syarat dan Ketentuannya

Megapolitan
Dudung Abdurachman Tegaskan Tak Maju Pilkada Jakarta 2024

Dudung Abdurachman Tegaskan Tak Maju Pilkada Jakarta 2024

Megapolitan
Polisi Usut Dugaan Sekuriti dan Karyawan Terlibat Perampokan Toko Jam Tangan Mewah di PIK 2

Polisi Usut Dugaan Sekuriti dan Karyawan Terlibat Perampokan Toko Jam Tangan Mewah di PIK 2

Megapolitan
Pemerintah Segera Bentuk Satgas Judi Online, Fahira Idris Berikan Beberapa Catatan

Pemerintah Segera Bentuk Satgas Judi Online, Fahira Idris Berikan Beberapa Catatan

Megapolitan
Aset Rusunawa Marunda Dijarah Maling, Heru Budi: Kami Tangkap Pelakunya

Aset Rusunawa Marunda Dijarah Maling, Heru Budi: Kami Tangkap Pelakunya

Megapolitan
Anies Mau Kembalikan Jakarta ke Relnya, Gerindra: Dulu Gubernurnya Siapa?

Anies Mau Kembalikan Jakarta ke Relnya, Gerindra: Dulu Gubernurnya Siapa?

Megapolitan
Politikus Gerindra Sebut Ada yang 'Meriang' dan Buru-buru Deklarasi Usai Partainya Cek Ombak Pilkada Jakarta

Politikus Gerindra Sebut Ada yang "Meriang" dan Buru-buru Deklarasi Usai Partainya Cek Ombak Pilkada Jakarta

Megapolitan
Geliat di Kampung Konfeksi Tambora, Industri Tak Kecil di Dalam Gang Kecil...

Geliat di Kampung Konfeksi Tambora, Industri Tak Kecil di Dalam Gang Kecil...

Megapolitan
Pilu Wanita di Tangsel, Dipukuli Pacar hingga Babak Belur dan Disekap gara-gara Hilangkan Ponsel

Pilu Wanita di Tangsel, Dipukuli Pacar hingga Babak Belur dan Disekap gara-gara Hilangkan Ponsel

Megapolitan
Ruang Sauna di Jakarta Barat Diduga Terbakar, Tak Ada Korban Jiwa

Ruang Sauna di Jakarta Barat Diduga Terbakar, Tak Ada Korban Jiwa

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com