Polisi Dukung Perpanjangan Uji Coba Penghapusan "Three in One"

Kompas.com - 14/04/2016, 17:21 WIB
Kepadatan di pintu keluar tol dalam kota di Semanggi, Jakarta Pusat, Selasa (5/4/2016). Pemprov DKI Jakarta dan Polda Metro Jaya uji coba penghapusan sistem three in one hari ini. KOMPAS.com/KAHFI DIRGA CAHYAKepadatan di pintu keluar tol dalam kota di Semanggi, Jakarta Pusat, Selasa (5/4/2016). Pemprov DKI Jakarta dan Polda Metro Jaya uji coba penghapusan sistem three in one hari ini.
|
EditorIndra Akuntono

JAKARTA, KOMPAS.com — Kepolisian mendukung perpanjangan masa uji coba penghapusan three in one. Namun, sejumlah rekomendasi diberikan untuk mengurangi kepadatan arus lalu lintas di jalur protokol Jakarta.

Direktur Lalu lintas Polda Metro Jaya Kombes Risyapudin mengatakan, pihaknya akan melakukan sosialisasi di media sosial agar masyarakat tetap menggunakan jalur alternatif. Hal ini ditujukan agar masyarakat tidak semua melalui jalur protokol dan meninggalkan jalur alternatif karena three in one tidak diberlakukan.

"Selain penggelaran kekuatan, kita juga woro-woro di media dan media sosial. Kita mainkan juga bagaimana agar jalur alternatif tidak ditinggalkan. Akan lebih mengurai, meratakan jalan yang digunakan," ujarnya di kantor Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI, Kamis (14/4/2016).

Risyapudin menambahkan, kepadatan lalu lintas tidak bisa dihindari di kawasan Semanggi dan Sudirman, khususnya pada jam kerja. Kepadatan lalu lintas di kawasan itu terjadi karena menjadi pusat bisnis dan perkantoran di Jakarta sehingga volume kendaraan yang melintas cukup tinggi.

"Seperti dari arah timur, sekarang Kuningan lengang, semua berbondong-bondong menuju ke arah Semanggi. Padahal, pada waktu ada three in one merata kepadatan itu, tidak tertumpu pada satu titik, yaitu Semanggi," ucapnya.

Risyapudin pun meminta agar pelayanan transjakarta ditingkatkan. Hal tersebut ditujukan agar masyarakat memiliki alternatif saat meninggalkan kendaraan pribadi kendaraan pribadi ke kendaraan umum.

"Jadi benar optimalisasi transjakarta kita minta diperkuat agar masyarakat bisa pindah dari kendaraan pribadi ke kendaraan umum, volume dan pelayanannya diminta ditingkatkan," tuturnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kompas TV Pemprov DKI Uji Coba Hilangkan â??3 in 1â??
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang Natal dan Tahun Baru, Harga Cabai di Pasar Koja Naik

Jelang Natal dan Tahun Baru, Harga Cabai di Pasar Koja Naik

Megapolitan
UMK 2022 Kota Bekasi Cuma Naik 0,71 Persen, Pemkot: Sesuai Formula PP Pengupahan

UMK 2022 Kota Bekasi Cuma Naik 0,71 Persen, Pemkot: Sesuai Formula PP Pengupahan

Megapolitan
Akses ke Pasar Anyar Bogor Disekat, Warga Belum Vaksinasi Covid-19 Dilarang Masuk

Akses ke Pasar Anyar Bogor Disekat, Warga Belum Vaksinasi Covid-19 Dilarang Masuk

Megapolitan
Lumpur di Saluran Penghubung Setiabudi Dikeruk

Lumpur di Saluran Penghubung Setiabudi Dikeruk

Megapolitan
Warga di Tangsel Dilarang Nyalakan Kembang Api dan Berkerumun Saat Tahun Baru 2022

Warga di Tangsel Dilarang Nyalakan Kembang Api dan Berkerumun Saat Tahun Baru 2022

Megapolitan
Kondisi Munarman Disebut Sehat

Kondisi Munarman Disebut Sehat

Megapolitan
Polisi Ancam Pidanakan Panitia dan Peserta jika Nekat Gelar Reuni 212 di Patung Kuda

Polisi Ancam Pidanakan Panitia dan Peserta jika Nekat Gelar Reuni 212 di Patung Kuda

Megapolitan
Kasus Dugaan Pengancaman yang Menjeratnya Segera Disidangkan, Jerinx: 'Kun Fayakun...'

Kasus Dugaan Pengancaman yang Menjeratnya Segera Disidangkan, Jerinx: "Kun Fayakun..."

Megapolitan
Ridwan Kamil Tetapkan UMK 2022 Kota Bekasi Rp 4.816.921, Tertinggi di Jawa Barat

Ridwan Kamil Tetapkan UMK 2022 Kota Bekasi Rp 4.816.921, Tertinggi di Jawa Barat

Megapolitan
PPKM Level 3 di Tangsel Saat Libur Natal dan Tahun Baru, Tempat Wisata Tutup

PPKM Level 3 di Tangsel Saat Libur Natal dan Tahun Baru, Tempat Wisata Tutup

Megapolitan
Sidang Pembacaan Dakwaan Munarman Ditunda, Kuasa Hukum Keberatan Soal BAP

Sidang Pembacaan Dakwaan Munarman Ditunda, Kuasa Hukum Keberatan Soal BAP

Megapolitan
Saat Panitia Ngotot Gelar Reuni 212 di Patung Kuda Jakarta Tanpa Izin Kepolisian

Saat Panitia Ngotot Gelar Reuni 212 di Patung Kuda Jakarta Tanpa Izin Kepolisian

Megapolitan
Reuni 212, dari Aksi Penjarakan Ahok hingga Tuntut Bebaskan Rizieq

Reuni 212, dari Aksi Penjarakan Ahok hingga Tuntut Bebaskan Rizieq

Megapolitan
Serikat Buruh Kecewa UMK Kota Tangerang Cuma Naik 0,56 Persen, padahal Kesepakatannya Bertambah 5,4 Persen

Serikat Buruh Kecewa UMK Kota Tangerang Cuma Naik 0,56 Persen, padahal Kesepakatannya Bertambah 5,4 Persen

Megapolitan
Aturan Masuk Bioskop di Jakarta Selama PPKM Level 2 hingga 13 Desember

Aturan Masuk Bioskop di Jakarta Selama PPKM Level 2 hingga 13 Desember

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.