Ahok Akan Bongkar Pelabuhan KCN di Marunda

Kompas.com - 15/04/2016, 17:50 WIB
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau AHok usai bertemu Menteri perdagangan Thomas Lembong, Kamis (14/4/2016). Kompas.com/ Estu SuryowatiGubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau AHok usai bertemu Menteri perdagangan Thomas Lembong, Kamis (14/4/2016).
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama berencana membongkar pelabuhan milik PT Karya Citra Nusantara (KCN), yang berlokasi di Marunda, Cilincing, Jakarta Utara.

Sebab, menurut dia, pelabuhan yang merupakan hasil pengurukan itu tidak membentuk celah antara laut dan daratan.

Dengan demikian, tidak ada jarak antara daratan hasil reklamasi dan daratan asli.

"Mereka nguruk 12 hektar (di atas laut) nyambung. Ini mau saya bongkar ini," kata Basuki di Balai Kota, Jumat (15/4/2016).

(Baca: Hal Positif dari Reklamasi Teluk Jakarta Menurut Pihak Pengembang)

Padahal, menurut dia, seharusnya daratan reklamasi berjarak minimal 300 meter dari daratan asli. "Mesti ada alurnya supaya enggak menghambat aliran air," ujar dia.

Adapun PT KCN diketahui sebagai anak perusahaan PT Kawasan Berikat Nusantara.

Beberapa waktu lalu, Basuki sempat mengkritik para aktivis lingkungan yang gencar menyoroti proyek reklamasi 17 pulau di Teluk Jakarta, tetapi tidak pernah mempermasalahkan pelabuhan KCN di Marunda.

(Baca: Soal Reklamasi, Djarot Sepakat dengan Menteri Susi dan DPRD DKI)

Menurut Ahok, keberadaan pelabuhan PT KCN itu merusak lingkungan karena menempel ke daratan atau tanpa celah.

"PT KBN sama KCN bikin pulau, bangun dermaga di depan daratan Jakarta. Ada enggak ahli dan LSM lingkungan yang ribut? Enggak ada," kata Ahok.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Setelah Didata Pemprov DKI, Pendaftar Kartu Pekerja Akan Diverifikasi Pemerintah Pusat

Setelah Didata Pemprov DKI, Pendaftar Kartu Pekerja Akan Diverifikasi Pemerintah Pusat

Megapolitan
Dampak Covid-19, Pemprov DKI Sebut 88.835 Pekerja Kena PHK dan Dirumahkan

Dampak Covid-19, Pemprov DKI Sebut 88.835 Pekerja Kena PHK dan Dirumahkan

Megapolitan
Polres Jakbar Buat 'Warteg Peduli', Salurkan Makanan Gratis untuk Warga Kurang Mampu

Polres Jakbar Buat "Warteg Peduli", Salurkan Makanan Gratis untuk Warga Kurang Mampu

Megapolitan
1.500 Hotel Tutup karena Covid-19, Pengusaha Minta Keringanan Pajak

1.500 Hotel Tutup karena Covid-19, Pengusaha Minta Keringanan Pajak

Megapolitan
Anies Minta Masyarakat Tak Beli Masker Medis, Bisa Gunakan Masker Kain

Anies Minta Masyarakat Tak Beli Masker Medis, Bisa Gunakan Masker Kain

Megapolitan
Besok, Jenazah Wakil Jaksa Agung Arminsyah Dimakamkan di TPU Pedongkelan

Besok, Jenazah Wakil Jaksa Agung Arminsyah Dimakamkan di TPU Pedongkelan

Megapolitan
Jasad Wakil Jaksa Agung Arminsyah Disemayamkan di Rumah Duka Jakarta Selatan

Jasad Wakil Jaksa Agung Arminsyah Disemayamkan di Rumah Duka Jakarta Selatan

Megapolitan
Anies Wajibkan Warga Jakarta Gunakan Masker Kain saat di Luar Rumah

Anies Wajibkan Warga Jakarta Gunakan Masker Kain saat di Luar Rumah

Megapolitan
Polisi Olah TKP di Lokasi Tabrakan Wakil Jaksa Agung

Polisi Olah TKP di Lokasi Tabrakan Wakil Jaksa Agung

Megapolitan
Wakil Jaksa Agung Tewas dalam Kecelakaan, Mobilnya Tabrak Pembatas dan Terbakar

Wakil Jaksa Agung Tewas dalam Kecelakaan, Mobilnya Tabrak Pembatas dan Terbakar

Megapolitan
Wakil Jaksa Agung Tewas dalam Kecelakaan di Tol Jagorawi

Wakil Jaksa Agung Tewas dalam Kecelakaan di Tol Jagorawi

Megapolitan
Pemkot Bekasi Dapat Bantuan Alat Rapid Test dari Pemprov DKI Jakarta

Pemkot Bekasi Dapat Bantuan Alat Rapid Test dari Pemprov DKI Jakarta

Megapolitan
UPDATE Covid-19 di Bekasi: 46 Orang Positif, Ini Sebarannya Per Kelurahan

UPDATE Covid-19 di Bekasi: 46 Orang Positif, Ini Sebarannya Per Kelurahan

Megapolitan
Daftar Kegiatan Usaha yang Ditutup Pemprov DKI hingga 19 April

Daftar Kegiatan Usaha yang Ditutup Pemprov DKI hingga 19 April

Megapolitan
Kelab Malam hingga Bioskop di Jakarta Ditutup sampai 19 April karena Corona

Kelab Malam hingga Bioskop di Jakarta Ditutup sampai 19 April karena Corona

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X