PT KCJ: Stasiun Manggarai dan Duren Kalibata Siap Terintegrasi Transjakarta

Kompas.com - 20/04/2016, 07:56 WIB
Selasa (5/4/2016), Pemprov DKI menyiagakan 20 unit bus Transjakarta untuk menghadapi simulasi penghapusan jalur Three in One. Ada dua titik bus yang telah disiapkan yakni Bundaran Senayan dan Halte Harmoni Kompas.com/David Oliver PurbaSelasa (5/4/2016), Pemprov DKI menyiagakan 20 unit bus Transjakarta untuk menghadapi simulasi penghapusan jalur Three in One. Ada dua titik bus yang telah disiapkan yakni Bundaran Senayan dan Halte Harmoni
|
EditorIndra Akuntono

JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah empat stasiun KRL terintegrasi dengan layanan bus Transjakarta, PT KRL Commuter Jabodetabek (KCJ) masih menunggu stasiun lain untuk diintegrasikan.

Integrasi yang dinilai sudah siap adalah di Stasiun Manggarai dan Duren Kalibata.

"Stasiun Duren Kalibata setiap harinya melayani rata-rata 17.077 penumpang. Sementara Stasiun Manggarai melayani 16.219 penumpang. Dengan jumlah penumpang yang cukup banyak, integrasi dengan Transjakarta akan memberi manfaat bagi pengguna," kata Direktur Utama PT KCJ Muhammad Nurul Fadhila melalui keterangannya kepada Kompas.com, Rabu (20/4/2016).

Adapun empat stasiun yang telah terintegrasi sebelumnya yaitu Stasiun Tebet, Cawang, Palmerah, dan Pesing.

Melalui integrasi dengan Transjakarta, penumpang KRL yang baru keluar dari stasiun bisa melanjutkan perjalanannya menggunakan layanan bus tersebut yang berada tepat di dekat stasiun KRL, dan sebaliknya penumpang bus Transjakarta bisa langsung menggunakan layanan KRL.

Nurul belum menjelaskan lebih lanjut sudah sejauh mana pembahasan mengenai integrasi lanjutan dengan PT Transjakarta. Menurut dia, pihaknya hanya menunggu realisasi integrasi sejumlah stasiun KRL dengan layanan Transjakarta.

Pada Senin (18/4/2016) lalu, Direktur Utama PT Transjakarta Budi Kaliwono sempat menyinggung lima stasiun KRL yang akan diintegrasikan dengan layanan transjakarta. Tetapi, Budi belum mengungkapkan di mana saja lima stasiun yang dimaksud.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tahapan yang perlu dilalui untuk melangsungkan integrasi adalah membuat nota kesepahaman (MoU) dan membicarakan teknis pelaksanaan integrasi kedua moda tersebut di lapangan

Kompas TV 247 Armada Baru Transjakarta Siap Beroperasi


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal Pengamanan Sidang Offline Munarman, Polisi Tunggu Informasi Intelejen

Soal Pengamanan Sidang Offline Munarman, Polisi Tunggu Informasi Intelejen

Megapolitan
Bangunan di Atas Saluran Air Wilayah Kemang Belum Selesai Dibongkar

Bangunan di Atas Saluran Air Wilayah Kemang Belum Selesai Dibongkar

Megapolitan
Polisi: Ada 14 Kecelakaan Bus Transjakarta dalam 2 Bulan, Paling Banyak akibat Kelalaian Sopir

Polisi: Ada 14 Kecelakaan Bus Transjakarta dalam 2 Bulan, Paling Banyak akibat Kelalaian Sopir

Megapolitan
Puslabfor Kantongi Arang dan Kabel Listrik dari Lokasi Kebakaran di Tambora

Puslabfor Kantongi Arang dan Kabel Listrik dari Lokasi Kebakaran di Tambora

Megapolitan
Sejak Maret 2020 hingga Kini, Bekasi Catat 4.577 Pemakaman dengan Protap Covid-19

Sejak Maret 2020 hingga Kini, Bekasi Catat 4.577 Pemakaman dengan Protap Covid-19

Megapolitan
Mobil Ketua DPP PSI Diduga Bolak-balik Lintasi Sumur Resapan di Bona Indah Sebelum Jebol

Mobil Ketua DPP PSI Diduga Bolak-balik Lintasi Sumur Resapan di Bona Indah Sebelum Jebol

Megapolitan
Polres Jaktim Ringkus Komplotan Pembobol Rumsong yang Beraksi Jelang Dini Hari

Polres Jaktim Ringkus Komplotan Pembobol Rumsong yang Beraksi Jelang Dini Hari

Megapolitan
Sumur Resapan di Lebak Bulus Jebol: Cor Masih Basah, Mobil Ketua PSI Jadi Korban

Sumur Resapan di Lebak Bulus Jebol: Cor Masih Basah, Mobil Ketua PSI Jadi Korban

Megapolitan
Diduga Mengantuk, Pengemudi Mobil Tabrak Tukang Bubur di Bekasi

Diduga Mengantuk, Pengemudi Mobil Tabrak Tukang Bubur di Bekasi

Megapolitan
Transjakarta Buke Rute Jakarta International Stadium-Harmoni, Ini Lintasannya

Transjakarta Buke Rute Jakarta International Stadium-Harmoni, Ini Lintasannya

Megapolitan
Berantas Mafia Tanah di Jaktim, Polisi: Pelaku Tidak Bekerja Sendirian

Berantas Mafia Tanah di Jaktim, Polisi: Pelaku Tidak Bekerja Sendirian

Megapolitan
Suara Sopir Bus Transjakarta: Kerja hingga Dini Hari, Kadang Hanya Tidur 2 Jam

Suara Sopir Bus Transjakarta: Kerja hingga Dini Hari, Kadang Hanya Tidur 2 Jam

Megapolitan
Tolak Komentar, Begini Sikap Dirut Transjakarta Ketika Ditanya Soal Video Direksi Tonton Tari Perut

Tolak Komentar, Begini Sikap Dirut Transjakarta Ketika Ditanya Soal Video Direksi Tonton Tari Perut

Megapolitan
Sudah Sepekan, Penyebab Kebakaran Gedung Cyber Belum Bisa Dipastikan

Sudah Sepekan, Penyebab Kebakaran Gedung Cyber Belum Bisa Dipastikan

Megapolitan
Kala Warga di Sekitar Masjid Wal Adhuna Terbiasa Kena Banjir: Sudah Kenyang Kebanjiran, Enggak Kaget Lagi

Kala Warga di Sekitar Masjid Wal Adhuna Terbiasa Kena Banjir: Sudah Kenyang Kebanjiran, Enggak Kaget Lagi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.