Transjakarta "Pinky", Persembahan Ahok untuk Kaum Perempuan

Kompas.com - 21/04/2016, 16:43 WIB
Kompas.com/Kurnia Sari Aziza Ketua Tim Penggerak (TP) PKK DKI Jakarta yang juga istri Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, Veronica Tan, di Balai Kota, Kamis (21/4/2016).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Tim Penggerak (TP) PKK DKI Jakarta Veronica Tan mengatakan, bus transjakarta "pinky" khusus perempuan merupakan layanan khusus yang diberikan oleh suaminya, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

"Special treatment bus khusus dari Bapak (Ahok) untuk para perempuan," kata Veronica, di Balai Kota, Kamis (21/4/2016).

Veronica meminta para perempuan untuk tidak takut atau merasa risih ketika naik transjakarta. Terlebih tempat duduk di bus transjakarta khusus perempuan ini dirancang menghadap ke depan, bukan ke samping. Hal ini, kata dia, dapat mengantisipasi pelecehan seksual.

Kompas.com/Kurnia Sari Aziza Pengemudi transjakarta "pinky", Dahlia. Dahlia mengendarai bus transjakarta khusus perempuan.
"Kalau hadap-hadapan kan enggak enak. Ini kursinya hadap depan, dan penumpang yang berdiri ada di sampingnya," kata Veronica.

Hanya saja, ia menyayangkan jumlah unit bus yang masih terbatas. Adapun baru sepuluh bus transjakarta khusus perempuan yang beroperasi di koridor I (Blok M-Kota).

"Jadi mungkin nunggu busnya agak lama saja. Lebih lama dari bus umum," kata Veronica.

Adapun bus gandeng itu didominasi warna pink dan putih. Kemudian di jendela salah satu bus ada tulisan "Habis Gelap, Terbitlah Terang". Di bus yang lainnya ada tulisan "These Girls Are Smart".

Spesifikasi bus ini sama dengan bus gandeng transjakarta lainnya dengan 38 kursi duduk dan 80 orang berdiri. Bus transjakarta khusus perempuan ini bermerek Scania.


EditorAna Shofiana Syatiri

Close Ads X