Kompas.com - 22/04/2016, 07:00 WIB
Mantan Menpora Adhyaksa Dault, ulama Yusif Mansyur, dan Wakil Ketua DPRD DKI Abraham Lunggana hadir dalam sebuah diskusi bertema Pilkada DKI 2017 di kawasan Matraman, Jakarta Timur, Kamis (21/4/2016). Jessi Carina Mantan Menpora Adhyaksa Dault, ulama Yusif Mansyur, dan Wakil Ketua DPRD DKI Abraham Lunggana hadir dalam sebuah diskusi bertema Pilkada DKI 2017 di kawasan Matraman, Jakarta Timur, Kamis (21/4/2016).
Penulis Jessi Carina
|
EditorIndra Akuntono

JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham "Lulung" Lunggana menyetujui gagasan yang disampaikan mantan Menteri Pendidikan dan Olahraga Adhyaksa Dault terkait Pilkada DKI Jakarta 2017.

Menurut Lulung, gagasan Adhyaksa perlu didukung, khususnya soal kesediaan mengalah terhadap calon gubernur yang memiliki elektabilitas lebih tinggi.

Lulung mengatakan, dirinya siap mengalah asalkan bukan kepada calon petahana, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

"Intinya 'Abah', Asal Bukan Ahok," ujar Lulung memotong pembicaraan Adhyaksa dalam diskusi di kawasan Matraman, Jakarta Pusat, Kamis (21/4/2016).

"Itu kan Bang Lulung, kalau ane kagak dah," jawab Adhyaksa.

Jawaban tersebut sempat membuat Lulung terdiam seolah heran bahwa Adhyaksa tidak setuju dengan pendapatnya.

"Kagak beda maksudnya," tambah Adhyaksa menyelesaikan perkataannya. Sebagian besar peserta dalam acara diskusi itu langsung tertawa.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Adhyaksa sebelumnya mengatakan bahwa dia akan mengubur niatnya menjadi cagub jika ada tokoh yang memiliki elektabilitas lebih tinggi darinya.

"Saya nih orang tahu diri, kalau elektabilitas saya rendah, kita kasih yang lain saya enggak usah maju. Jangan paksain diri. Kalau elektabilitas saya tinggi, ya saya tolong didukung. Tapi kalau yang lain lebih tinggi, ya saya kasih dia peluangnya," ujar Adhyaksa.

 

Kompas TV Lulung: Yasonna Harus Diturunkan!

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal Warga Koja Keracunan Nasi Kotak, PSI: Kami Bertanggung Jawab dan Tidak Lari

Soal Warga Koja Keracunan Nasi Kotak, PSI: Kami Bertanggung Jawab dan Tidak Lari

Megapolitan
Galeri Nasional Buka untuk Umum Mulai Kamis

Galeri Nasional Buka untuk Umum Mulai Kamis

Megapolitan
Kejari Kabupaten Bekasi Tahan 3 Pejabat Terkait Kasus Korupsi

Kejari Kabupaten Bekasi Tahan 3 Pejabat Terkait Kasus Korupsi

Megapolitan
Wajib Tes PCR, Jumlah Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Menurun

Wajib Tes PCR, Jumlah Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Menurun

Megapolitan
Pemprov DKI Pastikan Tak Akan Ada Laboratorium yang Bandel Pasang Tarif PCR di Atas Rp 275.000

Pemprov DKI Pastikan Tak Akan Ada Laboratorium yang Bandel Pasang Tarif PCR di Atas Rp 275.000

Megapolitan
Jakarta Urutan 28 soal Indeks Kebebasan Pers, Ini Respons Wagub DKI

Jakarta Urutan 28 soal Indeks Kebebasan Pers, Ini Respons Wagub DKI

Megapolitan
UPDATE 27 Oktober: Tambah 9 Kasus Covid-19 di Tangsel, 95 Pasien Masih Dirawat

UPDATE 27 Oktober: Tambah 9 Kasus Covid-19 di Tangsel, 95 Pasien Masih Dirawat

Megapolitan
Wagub DKI: Jakarta Segera Merespons Penurunan Biaya Tes PCR Jadi Rp 275.000

Wagub DKI: Jakarta Segera Merespons Penurunan Biaya Tes PCR Jadi Rp 275.000

Megapolitan
Lantik Akhmad Marjuki Jadi Wakil Bupati Bekasi, Ridwan Kamil Minta Jaga Integritas

Lantik Akhmad Marjuki Jadi Wakil Bupati Bekasi, Ridwan Kamil Minta Jaga Integritas

Megapolitan
Warga Perumahan di Tangerang Protes Pemetaan Google Street View: Petugas Pakai Surat Endorse

Warga Perumahan di Tangerang Protes Pemetaan Google Street View: Petugas Pakai Surat Endorse

Megapolitan
Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir di 30 Titik Rawan Terendam

Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir di 30 Titik Rawan Terendam

Megapolitan
Operasi Pangan Murah, 80 Warga Kelapa Gading Beli Sembako Setengah Harga

Operasi Pangan Murah, 80 Warga Kelapa Gading Beli Sembako Setengah Harga

Megapolitan
UI dan PBNU Teken Kerja Sama, Said Aqil: Saya Khawatir Radikalisme Tumbuh Subur di Kampus

UI dan PBNU Teken Kerja Sama, Said Aqil: Saya Khawatir Radikalisme Tumbuh Subur di Kampus

Megapolitan
Cerita Korban Kecelakaan Bus Transjakarta: Tertimpa Penumpang Lainnya yang Berhamburan di Lantai

Cerita Korban Kecelakaan Bus Transjakarta: Tertimpa Penumpang Lainnya yang Berhamburan di Lantai

Megapolitan
Cerita Korban Kecelakaan Transjakarta Cari Ponselnya yang Terlempar, Ketemu di Polda Metro

Cerita Korban Kecelakaan Transjakarta Cari Ponselnya yang Terlempar, Ketemu di Polda Metro

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.