Begini Penampakan Kano yang Ditemukan di Gorong-gorong Jalan Gatot Subroto - Kompas.com

Begini Penampakan Kano yang Ditemukan di Gorong-gorong Jalan Gatot Subroto

Kompas.com - 23/04/2016, 18:28 WIB
Dok: Dinas Tata Air DKI Jakarta Perahu kano yang ditemukan oleh petugas Dinas Tata Air di gorong-gorong Jalan Gatot Subroto, tepat di depan Gedung JCC.

JAKARTA, KOMPAS.com — Perahu kano yang ditemukan di gorong-gorong Jalan Gatot Subroto, Jakarta, diketahui berlokasi tepat di depan Gedung Jakarta Convention Center.

Perahu itu ditemukan pada Minggu (17/4/2016) sore. Kepala Dinas Tata Air DKI Jakarta Teguh Hendarwan menuturkan, penemuan perahu kano itu bermula saat terjadi genangan di Jalan Gatot Subroto sekitar JCC hingga Gedung DPR.

Saat itu, Jakarta tengah diguyur hujan deras. "Pas dicek oleh petugas kita, saluran Jalan Gatot Subroto yang menuju crossing-an Jalan Tol Dalam Kota, ditemukan perahu kecil di dalam saluran yang berdiameter 150 sentimeter," kata Teguh kepada Kompas.com, Sabtu (23/4/2016).

Dari foto yang dikirim Teguh, perahu kano yang ditemukan di gorong-gorong Jalan Gatot Subroto itu berwarna merah putih.

Panjangnya diperkirakan mencapai sekitar 2 meter, dengan lebar lebih dari 50 sentimeter.

Dok: Dinas Tata Air DKI Jakarta Perahu kano yang ditemukan oleh petugas Dinas Tata Air di gorong-gorong Jalan Gatot Subroto, tepat di depan Gedung JCC.

Menurut Teguh, hanya satu perahu kano yang ditemukan pihaknya. "Saat ini, perahu sudah diangkat dan pengurasan lumpur di gorong-gorong yang sempat mencapai ketinggian kira-kira 80 sentimeter sedang berlanjut," ujar dia.

Adanya perahu kano di gorong-gorong Jalan Gatot Subroto ini pertama kali diungkapkan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama saat rapat penanganan banjir di Balai Kota, Jumat (22/4/2016).

Ia pun mengaku tidak habis pikir dengan temuan tersebut. "Kemarin bisa ketemu ada kano air. Gila apa ini. Kan gila saja ini," ujar dia.


EditorIcha Rastika
Komentar

Terkini Lainnya

Gerindra Anggap Kubu Jokowi Kesulitan Mencari Figur Cawapres

Gerindra Anggap Kubu Jokowi Kesulitan Mencari Figur Cawapres

Nasional
Bermodus Hipnotis, WNA Curi Uang Rumah Makan di Fatmawati

Bermodus Hipnotis, WNA Curi Uang Rumah Makan di Fatmawati

Megapolitan
Intelijen Inggris Gunakan Anak Jadi Mata-mata

Intelijen Inggris Gunakan Anak Jadi Mata-mata

Internasional
Trotoar hingga Gorong-gorong di Rute 'Torch Relay' Asian Games di Jaksel Masih Harus Dibenahi

Trotoar hingga Gorong-gorong di Rute "Torch Relay" Asian Games di Jaksel Masih Harus Dibenahi

Megapolitan
Patahan Jarum Suntik Tertinggal di Paha Bayi Usia 1,5 Bulan

Patahan Jarum Suntik Tertinggal di Paha Bayi Usia 1,5 Bulan

Internasional
Tangan Anak 4 Tahun Terjepit di Pembuangan Air Kolam Renang

Tangan Anak 4 Tahun Terjepit di Pembuangan Air Kolam Renang

Megapolitan
Hilang 4 Hari, Pelajar SMP Ditemukan Tewas Dibegal Teman Sendiri

Hilang 4 Hari, Pelajar SMP Ditemukan Tewas Dibegal Teman Sendiri

Regional
Video Kali Item Dekat Wisma Atlet Kemayoran Ditutupi Kain Jaring Hitam

Video Kali Item Dekat Wisma Atlet Kemayoran Ditutupi Kain Jaring Hitam

Megapolitan
Eks Koruptor Nekat 'Nyaleg', MA Diminta Prioritaskan Gugatan PKPU

Eks Koruptor Nekat "Nyaleg", MA Diminta Prioritaskan Gugatan PKPU

Nasional
Simulasi Bus Atlet Asian Games dari Wisma Atlet-Pondok Indah, Ini Waktu Tempuhnya

Simulasi Bus Atlet Asian Games dari Wisma Atlet-Pondok Indah, Ini Waktu Tempuhnya

Megapolitan
Golkar Siapkan Pengganti Pimpinan Komisi VII yang Ditangkap KPK

Golkar Siapkan Pengganti Pimpinan Komisi VII yang Ditangkap KPK

Nasional
Saat Jokowi Sapa Cak Imin hingga Tiga Kali...

Saat Jokowi Sapa Cak Imin hingga Tiga Kali...

Nasional
Polisi Akan Periksa Kontraktor dan Konsultan Proyek Rehabilitasi Sekolah di DKI

Polisi Akan Periksa Kontraktor dan Konsultan Proyek Rehabilitasi Sekolah di DKI

Megapolitan
Parpol Mestinya Miliki Political Will untuk Jaga Marwah dan Integritas Partai

Parpol Mestinya Miliki Political Will untuk Jaga Marwah dan Integritas Partai

Nasional
Gubernur DKI: Ada Kasus Warga Merasakan Kenaikan PBB Dua Kali Lipat, Itu Tidak 'Fair'

Gubernur DKI: Ada Kasus Warga Merasakan Kenaikan PBB Dua Kali Lipat, Itu Tidak "Fair"

Megapolitan

Close Ads X