Kejiwaan Pelaku Mutilasi Wanita Hamil di Cikupa Akan Diperiksa

Kompas.com - 25/04/2016, 14:35 WIB
Agus (31) tersangka kasus mutilasi wanita hamil NA (34) di Cikupa, Tangerang, saat di Mapolda Metro Jaya, Jumat (22/4/2016). Akhdi martin pratamaAgus (31) tersangka kasus mutilasi wanita hamil NA (34) di Cikupa, Tangerang, saat di Mapolda Metro Jaya, Jumat (22/4/2016).
|
EditorFidel Ali

JAKARTA, KOMPAS.com - Agus alias Kusmayadi (31), tersangka kasus mutilasi wanita hamil Nur Atikah (34) akan diperiksa kejiwaannya. Hal tersebut dilakukan untuk lebih memastikan terkait kondisi kejiwaan Agus yang tega memutilasi kekasihnya sendiri.

"Saya belum bisa memastikan (kondisi kejiwaan Agus). Nanti diperiksa dulu oleh psikolog dari Polda Metro. Kalau sudah jelas nanti kita bisa tahu ada sesuatu hal atau normal," ujar Kapolresta Tangerang Kombes Irman Sugema di Mapolda Metro Jaya, Senin (25/4/2016).

Irman menambahkan kini pihaknya sudah berkoordinasi dengan tim Psikolog dari Polda Metro Jaya untuk memeriksa kejiwaan Agus. Meskipun begitu, Irman memastikan proses penyidikan terhadap Agus tetap berjalan.

"Dari penyidik sedang berkoordinasi dengan psikolog, proses penyidikannya jalan terus," ucapnya. (Baca: Sambil Menangis, Agus Menyesal Telah Membunuh dan Mutilasi Nur)

Polisi menangkap Agus di Surabaya setelah dinyatakan buron selama tujuh hari. Adapun Nur ditemukan tewas dengan kondisi dimutilasi di sebuah rumah kontrakan wilayah Cikupa, Kabupaten Tangerang.

Pada Kamis (14/4/2016), tim gabungan menemukan kedua tangan Nur yang dipotong di daerah Tigaraksa, Kabupaten Tangerang. Sementara itu, potongan kedua kaki jenazah masih belum ditemukan.

Saat dibunuh, Nur sedang hamil tujuh bulan. Akibat perbuatannya Agus terancam dijerat Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman maksimal hukuman mati atau penjara seumur hidup. (Baca: Puluhan Warga Cikupa Penasaran dengan Sosok Agus, Pelaku Mutilasi)

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X