Ini Wilayah Rawan Pelemparan Batu yang Dilintasi KRL

Kompas.com - 27/04/2016, 10:01 WIB
Rangkaian kereta commuter line saat melintas di Stasiun Juanda, Senin (5/8/2013). PT KCJ berencana akan menambah jumlah rangkaian kereta untuk mengantisipasi kenaikan jumlah penumpang setelah diberlakukan tarif progresif. KOMPAS.COM/RATIH WINANTI RAHAYURangkaian kereta commuter line saat melintas di Stasiun Juanda, Senin (5/8/2013). PT KCJ berencana akan menambah jumlah rangkaian kereta untuk mengantisipasi kenaikan jumlah penumpang setelah diberlakukan tarif progresif.
|
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com - PT KRL Commuter Jabodetabek (KCJ) memetakan sejumlah wilayah rawan pelemparan batu yang dilalui kereta rel listrik (KRL).

Pemetaan ini dilakukan berdasarkan pengalaman operasional kereta selama ini, dengan memerhatikan sejumlah kasus dan kebiasaan pelaku pelemparan batu, yang kebanyakan masih anak-anak.

"Hampir semua lintas Bogor sampai Tebet itu rawan pelemparan batu. Lintas Bekasi sampai Jatinegara juga. Yang jarang itu di lintas Duri, wilayah Barat termasuk jarang," kata Manajer Komunikasi PT KCJ Eva Chairunisa kepada Kompas.com, Rabu (27/4/2016).

Kendati tidak membahayakan penumpang dalam kereta, pelemparan batu ini dinilainya mengganggu kenyamanan dan operasional kereta sehari-hari.

Tindakan pelemparan itu masih sering terjadi, meskipun sudah beberapa kali pihak PT KCJ mengamankan pelaku pelemparan. 

Eva mengungkapkan, semua pelaku pelemparan batu ke kereta yang ia temui mengaku tidak pernah berencana untuk melempar atau merusak kereta. Mereka mengaku hanya iseng.

"Mereka ngaku iseng saja, terus nangis pas ditanya-tanya. Memang belum ada indikasi ke arah merusak atau sengaja mau buat hal-hal yang tidak diinginkan," tutur Eva.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hampir 1 Bulan Jokowi-Ma'ruf Dilantik, RPTRA di Tambora Masih Pasang Foto Jusuf Kalla

Hampir 1 Bulan Jokowi-Ma'ruf Dilantik, RPTRA di Tambora Masih Pasang Foto Jusuf Kalla

Megapolitan
Skuter Listrik Telan Korban Jiwa, Pemerintah Dianggap Terlambat Buat Aturan

Skuter Listrik Telan Korban Jiwa, Pemerintah Dianggap Terlambat Buat Aturan

Megapolitan
Ramai Pemohon SKCK, Polres Jakarta Barat Dijaga Ketat Pasca Bom di Polres Medan

Ramai Pemohon SKCK, Polres Jakarta Barat Dijaga Ketat Pasca Bom di Polres Medan

Megapolitan
Berlagak Menilang dan Minta Uang ke Pengendara, Polisi Gadungan di Ciputat Ditangkap

Berlagak Menilang dan Minta Uang ke Pengendara, Polisi Gadungan di Ciputat Ditangkap

Megapolitan
Pengguna GrabWheels Tewas Ditabrak, Skuter Listrik Hanya Boleh Melintas di Jalur Sepeda

Pengguna GrabWheels Tewas Ditabrak, Skuter Listrik Hanya Boleh Melintas di Jalur Sepeda

Megapolitan
Dinas PU Sempat Kesulitan Evakuasi Truk Molen yang Tercebur di Kali Pamulang

Dinas PU Sempat Kesulitan Evakuasi Truk Molen yang Tercebur di Kali Pamulang

Megapolitan
Pascabom Medan, Polres Metro Bekasi Dijaga Aparat Bersenjata Laras Panjang

Pascabom Medan, Polres Metro Bekasi Dijaga Aparat Bersenjata Laras Panjang

Megapolitan
Pengangkatan Truk Molen Selesai Setelah Dua Pekan Tercebur di Kali Pamulang

Pengangkatan Truk Molen Selesai Setelah Dua Pekan Tercebur di Kali Pamulang

Megapolitan
Kronologi Tewasnya Pengguna Skuter Listrik, Terlempar Setelah Ditabrak Mobil dari Belakang

Kronologi Tewasnya Pengguna Skuter Listrik, Terlempar Setelah Ditabrak Mobil dari Belakang

Megapolitan
Koalisi Pejalan Kaki Desak Pemprov DKI Keluarkan Regulasi Penggunaan Skuter Listrik

Koalisi Pejalan Kaki Desak Pemprov DKI Keluarkan Regulasi Penggunaan Skuter Listrik

Megapolitan
Pascabom Bunuh Diri di Medan, Polisi Sebut Situasi di Jakarta Masih Kondusif

Pascabom Bunuh Diri di Medan, Polisi Sebut Situasi di Jakarta Masih Kondusif

Megapolitan
Polisi Tangkap Seorang Terduga Teroris di Depok yang Pernah Berkunjung ke Suriah

Polisi Tangkap Seorang Terduga Teroris di Depok yang Pernah Berkunjung ke Suriah

Megapolitan
Sewa GrabWheels Dini Hari, Dua Pengguna Skuter Listrik Tewas Ditabrak Mobil

Sewa GrabWheels Dini Hari, Dua Pengguna Skuter Listrik Tewas Ditabrak Mobil

Megapolitan
Video Tak Senonoh Diputar di Dalam Bus, Transjakarta Minta Maaf

Video Tak Senonoh Diputar di Dalam Bus, Transjakarta Minta Maaf

Megapolitan
Sepekan Lalu Berjalan Pincang, Nunung Kini Siap Jalani Sidang Tuntutan

Sepekan Lalu Berjalan Pincang, Nunung Kini Siap Jalani Sidang Tuntutan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X