Ini Rute yang Akan Dilewati Buruh Saat Peringatan Hari Buruh

Kompas.com - 29/04/2016, 12:25 WIB
Ribuan buruh memeringati Hari Buruh Internasional di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Jumat (1/5/2015). Unjuk rasa dilanjutkan menuju Istana Merdeka untuk menyampaikan tuntutan kenaikan gaji dan penghapusan sistem kontrak. KOMPAS / LUCKY PRANSISKARibuan buruh memeringati Hari Buruh Internasional di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Jumat (1/5/2015). Unjuk rasa dilanjutkan menuju Istana Merdeka untuk menyampaikan tuntutan kenaikan gaji dan penghapusan sistem kontrak.
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com — Polisi akan melakukan pengalihan arus lalu lintas di Jakarta terkait peringatan Hari Buruh atau May Day pada 1 Mei mendatang yang jatuh pada hari Minggu.

Pengalihan arus dilakukan agar massa buruh tidak memasuki kawasan car free day (CFD) di sepanjang Jalan Sudirman-Thamrin.

"Pukul 06.00-11.00 WIB masih berlaku car free day. Pengalihan arus di sini, peserta dari peringatan May Day itu tak dibolehkan melalui jalur Sudirman-Thamrin," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Risyapudin di Mapolda Metro Jaya, Jumat (29/4/2016).

Risyapudin menjelaskan, kendaraan para buruh yang datang dari Tol Cikampek dan Tol Jagorawi akan diarahkan untuk keluar di pintu Tol Tegal Parang. Nantinya, rombongan kendaraan para buruh yang ingin ke IRTI Monas akan diarahkan melewati kawasan Jalan Kuningan, Jakarta Selatan.

"Peserta yang ingin memperingati May Day yang datang dari arah timur, yaitu Cikampek dan Jagorawi, baik dari Bogor maupun Karawang, kami sepakat keluar di Tegal Parang melalui Kuningan. Kami kawal sampai Tugu Tani-IRTI. Mereka akan berkumpul di sana," kata Risyapudin.

Kendaraan para buruh yang datang dari kawasan Tangerang dan Banten akan diarahkan untuk melintasi jalur Tol Tomang dan dikawal hingga menuju kawasan Monas, Jakarta Pusat.

"Apabila datang dari arah barat, Tangerang-Banten itu akan kami pandu dari Tomang-Harmoni-Juanda-Tugu Adipura berlanjut dan seterusnya," katanya.

Risyapudin menuturkan, pihaknya juga telah menyiapkan sejumlah titik parkir untuk kendaraan yang mengangkut para buruh. Lokasi-lokasi parkir yang disediakan di antaranya di kawasan Masjdi Istiqlal, Monas, Gambir, Lapangan Banteng, dan Parkir Timur Senayan.

"Para buruh bisa parkir di Istiqlal, Lapangan Banteng, Monas IRTI, atau dekat Gambir dan Parkir Timur Senayan," kata dia.

Rencananya, para buruh juga akan berkumpul di Stadion Gelora Bung Karno Senayan. Di lokasi tersebut, akan disediakan hiburan berupa musik untuk para buruh yang memperingati May Day.

Jumlah massa buruh yang akan memperingati May Day diperkirakan 50.600 orang. Selain dari Jakarta, massa buruh tersebut juga akan datang dari Bogor, Bandung, Tangerang, Cirebon, Bekasi, Cilegon, Depok, Subang, Purwakarta, dan Karawang.

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi, sebanyak 16.843 personel gabungan yang terdiri dari polisi, TNI, Satpol PP, dan dari Dinas Perhubungan disiagakan.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tangsel Catat Penambahan 174 Kasus Positif Covid-19, Tertinggi Selama Pandemi

Tangsel Catat Penambahan 174 Kasus Positif Covid-19, Tertinggi Selama Pandemi

Megapolitan
Kasus Kerumunan di Petamburan, Polda Metro Periksa Rizieq Shihab 1 Desember

Kasus Kerumunan di Petamburan, Polda Metro Periksa Rizieq Shihab 1 Desember

Megapolitan
UPDATE 29 November: Kasus Aktif di DKI Jadi 9.947 Orang

UPDATE 29 November: Kasus Aktif di DKI Jadi 9.947 Orang

Megapolitan
Mulai Hari Ini, PT KAI Daop 1 Buka Pemesanan Tiket Jarak Jauh untuk 43 KA

Mulai Hari Ini, PT KAI Daop 1 Buka Pemesanan Tiket Jarak Jauh untuk 43 KA

Megapolitan
Polda Metro Layangkan Surat Pemanggilan Rizieq Shihab Terkait Kerumunan di Petamburan

Polda Metro Layangkan Surat Pemanggilan Rizieq Shihab Terkait Kerumunan di Petamburan

Megapolitan
Menyoal Rizieq Shihab yang Tinggalkan RS Diam-diam dari Segi Aturannya

Menyoal Rizieq Shihab yang Tinggalkan RS Diam-diam dari Segi Aturannya

Megapolitan
Positif Covid-19, Wagub DKI Tertular dari Staf Pribadinya

Positif Covid-19, Wagub DKI Tertular dari Staf Pribadinya

Megapolitan
Positif Covid-19, Wagub DKI Riza Patria dalam Kondisi Stabil dan Isolasi Mandiri

Positif Covid-19, Wagub DKI Riza Patria dalam Kondisi Stabil dan Isolasi Mandiri

Megapolitan
Wagub DKI Riza Patria Positif Covid-19

Wagub DKI Riza Patria Positif Covid-19

Megapolitan
UPDATE 29 November: Tambah 49 Kasus Baru, Covid-19 di Kabupaten Bekasi Jadi 6.807

UPDATE 29 November: Tambah 49 Kasus Baru, Covid-19 di Kabupaten Bekasi Jadi 6.807

Megapolitan
Balita Meninggal Saat Diajak Mengemis, Polisi: Sudah Sakit 4 Hari Sebelumnya

Balita Meninggal Saat Diajak Mengemis, Polisi: Sudah Sakit 4 Hari Sebelumnya

Megapolitan
Balita Meninggal saat Dibawa Mengemis, Polisi Sebut Tak Temukan Tanda-tanda Kekerasan

Balita Meninggal saat Dibawa Mengemis, Polisi Sebut Tak Temukan Tanda-tanda Kekerasan

Megapolitan
Bantah Rizieq Shihab Kabur dari RS, FPI: Bodoh Akut yang Bicara!

Bantah Rizieq Shihab Kabur dari RS, FPI: Bodoh Akut yang Bicara!

Megapolitan
Polemik Pasca Rizieq Shihab di Tanah Air: 7 Pejabat Dicopot, Klaster Covid-19, hingga Tindak Pidana

Polemik Pasca Rizieq Shihab di Tanah Air: 7 Pejabat Dicopot, Klaster Covid-19, hingga Tindak Pidana

Megapolitan
FPI Benarkan Rizieq Shihab Tinggalkan RS Ummi Bogor dan Tak Lagi Dirawat

FPI Benarkan Rizieq Shihab Tinggalkan RS Ummi Bogor dan Tak Lagi Dirawat

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X