Datang ke Rumah Ahok, Pejabat BPS Disuguhi Cakwe

Kompas.com - 01/05/2016, 10:18 WIB
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menjamu pejabat BPS yang hadir untuk mewawancarainya dalam rangka Sensus Ekonomi 2016, di kediaman pribadinya di Pantai Mutiara, Jakarta Utara, Minggu (1/5/2016). Jessi Carina Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menjamu pejabat BPS yang hadir untuk mewawancarainya dalam rangka Sensus Ekonomi 2016, di kediaman pribadinya di Pantai Mutiara, Jakarta Utara, Minggu (1/5/2016).
Penulis Jessi Carina
|
EditorIndra Akuntono


JAKARTA, KOMPAS.com — Sejumlah pejabat Badan Pusat Statistik (BPS) di tingkat pusat sampai provinsi hari ini mendatangi rumah pribadi Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Pantai Mutiara, Jakarta Utara, Minggu (1/5/2016).

Mereka membawa petugas BPS lain yang akan mewawancarai Ahok (sapaan Basuki) dalam rangka Sensus Ekonomi 2016.

Beberapa pejabat BPS yang hadir di antaranya adalah Deputi Neraca BPS RI Suharyanto, Kepala BPS Provinsi DKI Jakarta Syech Suhaimi, Kepala BPS Jakarta Utara Gaul Lumbantobing, dan beberapa staf BPS lain.

Dua petugas sensus yang mewawancarai Ahok bernama Taufik Hidayat dan Triana. Rombongan pejabat dan staf BPS itu diterima di sebuah ruangan di rumah Ahok.

Mereka semua duduk di kursi dengan sebuah meja panjang berwarna hitam. Di hadapan mereka berbagai hidangan makanan disajikan.

Jamuan makan kecil di rumah Ahok terbilang sederhana. Pejabat BPS disuguhi makanan tradisional, seperti cakwe, roti goreng berukuran besar, beserta air mineral.

Setelah proses wawancara selesai, pejabat BPS dan stafnya diajak makan bersama di ruangan tersebut. Ahok menjamu mereka dengan kwetiau goreng dan bihun goreng.

"Sudah disiapkan kwetiau, kita makan kwetiau," ujar Ahok.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Hari PPKM, Satpol PP DKI Kumpulkan Denda Sebanyak Rp 17,45 Juta

4 Hari PPKM, Satpol PP DKI Kumpulkan Denda Sebanyak Rp 17,45 Juta

Megapolitan
Disdik Tangsel Persilahkan Penggunaan Sekolah untuk Distribusi Bansos Selama Penuhi Prokes

Disdik Tangsel Persilahkan Penggunaan Sekolah untuk Distribusi Bansos Selama Penuhi Prokes

Megapolitan
KRI Parang Serahkan 3 Kantong Serpihan dan Turbin Pesawat Sriwijaya Air ke Basarnas

KRI Parang Serahkan 3 Kantong Serpihan dan Turbin Pesawat Sriwijaya Air ke Basarnas

Megapolitan
Dua Pengedar Sabu Ditangkap di Bekasi

Dua Pengedar Sabu Ditangkap di Bekasi

Megapolitan
Lengkap, Tim DVI Telah Terima Sampel DNA 62 Keluarga Korban Sriwijaya Air

Lengkap, Tim DVI Telah Terima Sampel DNA 62 Keluarga Korban Sriwijaya Air

Megapolitan
Remaja yang Mutilasi Pemuda di Bekasi Divonis 7 Tahun Penjara

Remaja yang Mutilasi Pemuda di Bekasi Divonis 7 Tahun Penjara

Megapolitan
Polisi Musnahkan 1,2 Kg Sabu Hasil Penangkapan Bandar Narkoba Serpong Utara

Polisi Musnahkan 1,2 Kg Sabu Hasil Penangkapan Bandar Narkoba Serpong Utara

Megapolitan
Penerima BST di Kota Tangerang Menurun Sebanyak 32.417 Orang

Penerima BST di Kota Tangerang Menurun Sebanyak 32.417 Orang

Megapolitan
Mural di Genteng Rumah Sekitar Flyover Lenteng Agung Selesai, Ada Gambar Ondel-ondel

Mural di Genteng Rumah Sekitar Flyover Lenteng Agung Selesai, Ada Gambar Ondel-ondel

Megapolitan
BNN Soroti Tingginya Peredaran Sabu dan Ganja di Ciputat

BNN Soroti Tingginya Peredaran Sabu dan Ganja di Ciputat

Megapolitan
Tim SAR Masih Cari Memori CVR Sriwijaya Air SJ 182

Tim SAR Masih Cari Memori CVR Sriwijaya Air SJ 182

Megapolitan
Relief Era Soekarno yang Ditemukan di Sarinah Akan Dipamerkan ke Publik

Relief Era Soekarno yang Ditemukan di Sarinah Akan Dipamerkan ke Publik

Megapolitan
5 Korban Sriwijaya Air SJ 182 Teridentifikasi Jumat Ini, Total 17 Jenazah

5 Korban Sriwijaya Air SJ 182 Teridentifikasi Jumat Ini, Total 17 Jenazah

Megapolitan
UPDATE 15 Januari: Tambah 26 Kasus Covid-19 di Tangsel, Dua Pasien Meninggal

UPDATE 15 Januari: Tambah 26 Kasus Covid-19 di Tangsel, Dua Pasien Meninggal

Megapolitan
Pihak Keluarga Minta Masyarakat Tak Datang ke Rumah Duka Habib Ali Assegaf

Pihak Keluarga Minta Masyarakat Tak Datang ke Rumah Duka Habib Ali Assegaf

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X