Imbauan agar Video "Bullying" Siswa SMAN 3 Jakarta Tidak Disebarluaskan

Kompas.com - 03/05/2016, 12:23 WIB
Ilustrasi GOODHOUSEKEEPING.COMIlustrasi
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Asrorun Niam Sholeh mengimbau agar video aksi bullying terhadap siswa SMAN 3 Jakarta yang beredar di YouTube segera dihapus atau diblokir.

Adapun dalam video tersebut terdapat adegan yang dinilai tidak pantas untuk dilihat, seperti adegan memaki-maki dan memaksa siswa mengenakan bra di luar.

"Peredaran video ini perlu distop. Kemenkominfo perlu block, dan masyarakat jangan terus menyebarkan video tersebut karena bisa dikategorikan sebagai tindak pidana dan akan melahirkan stigma buruk pada anak," kata Niam kepada Kompas.com, Selasa (3/5/2016).

Dalam video yang beredar, ada beberapa siswa yang mengenakan seragam terlihat sedang jongkok. Mereka dikelilingi oleh siswa-siswa yang berseragam batik biru dengan rok putih. Kepala siswa yang jongkok sempat disiram oleh siswa lain.


Setelahnya, kepala siswa tersebut juga disiram abu rokok dan diminta untuk menghisap rokok tersebut.

Selain meminta video itu berhenti ditayangkan, Niam juga meminta agar pihak sekolah segera menginvestigasi kejadian tersebut serta berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk orangtua para siswa yang terlibat.

Kepala SMAN 3 Jakarta Ratna Budiarti mengungkapkan, peristiwa di dalam video yang beredar terjadi pada Kamis pekan lalu, tepat setelah jam pulang sekolah. Siswa kelas X dibawa keluar sekolah oleh siswa kelas XII. Pihaknya masih memeriksa para siswa dan mendalami kejadian itu lebih lanjut.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banjir Setinggi 2 Meter, 1000-an Warga Bidara Cina Mengungsi

Banjir Setinggi 2 Meter, 1000-an Warga Bidara Cina Mengungsi

Megapolitan
Gandeng 3 Bank, Jakarta Mau Optimalkan Pelaporan Pajak Secara Online

Gandeng 3 Bank, Jakarta Mau Optimalkan Pelaporan Pajak Secara Online

Megapolitan
Rekam Jejak Yurgen Sutarno Diyakini Sanggup Pikat Parpol di Pilkada Depok 2020

Rekam Jejak Yurgen Sutarno Diyakini Sanggup Pikat Parpol di Pilkada Depok 2020

Megapolitan
Fraksi Gerindra Minta Anies Penuhi Panggilan DPR Soal Revitalisasi TIM

Fraksi Gerindra Minta Anies Penuhi Panggilan DPR Soal Revitalisasi TIM

Megapolitan
AJI Minta Polisi Usut Kasus Pemerasan oleh Wartawan Gadungan di Kota Tangerang

AJI Minta Polisi Usut Kasus Pemerasan oleh Wartawan Gadungan di Kota Tangerang

Megapolitan
Data KPAD, Ada 89 Kasus Pencabulan Anak di Bekasi Sepanjang 2019

Data KPAD, Ada 89 Kasus Pencabulan Anak di Bekasi Sepanjang 2019

Megapolitan
Polisi Selidiki Kasus Penjambretan Penumpang Ojol

Polisi Selidiki Kasus Penjambretan Penumpang Ojol

Megapolitan
Pemilihan Wagub DKI Harus Dihadiri Minimal 54 Anggota DPRD

Pemilihan Wagub DKI Harus Dihadiri Minimal 54 Anggota DPRD

Megapolitan
Air Semakin Tinggi, Korban Banjir Kebon Pala Mengungsi

Air Semakin Tinggi, Korban Banjir Kebon Pala Mengungsi

Megapolitan
Suami yang Tusuk Istri di Serpong Tak Mau Minum Obat meski Gangguan Jiwa

Suami yang Tusuk Istri di Serpong Tak Mau Minum Obat meski Gangguan Jiwa

Megapolitan
Pelajar SMA yang Dicabuli Teman Ayahnya di Bekasi Alami Trauma

Pelajar SMA yang Dicabuli Teman Ayahnya di Bekasi Alami Trauma

Megapolitan
Anggota Polres Jaksel yang Curi Baterai BTS di Halim Terancam Dipecat

Anggota Polres Jaksel yang Curi Baterai BTS di Halim Terancam Dipecat

Megapolitan
Siska Trauma dan Minta Kasus Penusukan oleh Suaminya Dilanjutkan

Siska Trauma dan Minta Kasus Penusukan oleh Suaminya Dilanjutkan

Megapolitan
Dua Pemuda Nyaris Diamuk Massa Setelah Gagal Menjambret Ponsel Perempuan

Dua Pemuda Nyaris Diamuk Massa Setelah Gagal Menjambret Ponsel Perempuan

Megapolitan
Camat Pastikan Bantuan Logistik Korban Banjir Kebon Pala Aman

Camat Pastikan Bantuan Logistik Korban Banjir Kebon Pala Aman

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X