Sinarmas Akan Biayai Penataan Kalijodo

Kompas.com - 06/05/2016, 13:29 WIB
Kamis (5/5/2016), belasan pekerja sedang melakukan pelebaran jalan di kawasan Kalijodo Kompas.com/David Oliver PurbaKamis (5/5/2016), belasan pekerja sedang melakukan pelebaran jalan di kawasan Kalijodo
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com  Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menertibkan kawasan Kalijodo. Kawasan tersebut akan dijadikan ruang terbuka hijau (RTH). Ruang hijau berbentuk ruang publik terpadu ramah anak (RPTRA) itu akan dibangun di atas lahan seluas 4 hektar.

"Konsepnya ruang publik terpadu, yang ada RPTRA dan RTH-nya," kata Asisten Sekda bidang Pembangunan DKI Jakarta Gamal Sinurat, Jumat (6/5/2016).

Nantinya, RPTRA itu akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung, seperti toilet, mushala, serta arena bermain anak-anak. Taman Kalijodo akan terbuka untuk umum selama 24 jam.

Dalam membangun ruang publik ini, Pemprov DKI Jakarta tidak mengeluarkan anggaran sama sekali. Pembiayaannya melalui dana corporate social responsibility (CSR).

"CSR-nya dari PT Sinarmas, tanpa imbalan apa pun. Enggak ada (perusahaan) yang mengajukan diri lagi," kata Gamal.

Saat ini, Sinarmas bersama Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta tengah menyusun desain pembangunan ruang publik tersebut. Rencananya, desain akan selesai dalam waktu 1-2 bulan.

Sementara anggarannya belum dihitung. Yang pasti, seluruh pembiayaannya didanai CSR.

"Setelah desain selesai, baru mulai perencanaan pakai design and build, baru mulai pengerjaan. Pihak yang menunjuk kontraktor Sinarmas semua, kami enggak terlibat," kata mantan Kepala Dinas Tata Ruang DKI Jakarta itu.

Saat ini, masih dilakukan pembersihan puing-puing setelah kawasan itu ditertibkan. Ia juga berharap pengerjaan sheet pile atau dinding turap Kanal Banjir Barat (KBB) yan mengalir di sepanjang kawasan Kalijodo bisa dilaksanakan secepatnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal Hasil Kajian Penjualan Saham Perusahaan Bir, Pemprov DKI: Begitu Ada Permintaan Resmi, Kami Kirim

Soal Hasil Kajian Penjualan Saham Perusahaan Bir, Pemprov DKI: Begitu Ada Permintaan Resmi, Kami Kirim

Megapolitan
LRT Buka Lowongan Pekerjaan untuk 12 Posisi, Ini Panduan Cara Mendaftar

LRT Buka Lowongan Pekerjaan untuk 12 Posisi, Ini Panduan Cara Mendaftar

Megapolitan
Pencuri di Perumahan Mewah di Tangsel Ditembak Polisi, Satu Pelaku Kabur

Pencuri di Perumahan Mewah di Tangsel Ditembak Polisi, Satu Pelaku Kabur

Megapolitan
Pemprov DKI Enggan Komentari Status Lahan Rumah DP 0 Terkait Dugaan Korupsi

Pemprov DKI Enggan Komentari Status Lahan Rumah DP 0 Terkait Dugaan Korupsi

Megapolitan
Direktur Diculik Pemilik Perusahaan, Korban Dianiaya dan Disuruh Minum Air Kencing

Direktur Diculik Pemilik Perusahaan, Korban Dianiaya dan Disuruh Minum Air Kencing

Megapolitan
Polisi Tangkap 9 Anggota Mafia Tanah yang Ancam Warga di Kemayoran

Polisi Tangkap 9 Anggota Mafia Tanah yang Ancam Warga di Kemayoran

Megapolitan
Tak Ada Ganjil Genap di Kota Bogor Saat Libur Panjang Akhir Pekan Ini

Tak Ada Ganjil Genap di Kota Bogor Saat Libur Panjang Akhir Pekan Ini

Megapolitan
Komunitas Pesepeda Sebut Masih Ada Jalur Sepeda Kurang Layak di Jakarta

Komunitas Pesepeda Sebut Masih Ada Jalur Sepeda Kurang Layak di Jakarta

Megapolitan
Pemprov DKI Tunggu Pengumuman Resmi KPK untuk Tindak Lanjuti Penonaktifan Dirut Sarana Jaya

Pemprov DKI Tunggu Pengumuman Resmi KPK untuk Tindak Lanjuti Penonaktifan Dirut Sarana Jaya

Megapolitan
Penculikan di Tebet, Pelaku Kesal karena Duga Korban Gelapkan Aset Perusahaan

Penculikan di Tebet, Pelaku Kesal karena Duga Korban Gelapkan Aset Perusahaan

Megapolitan
Depok Terima Lagi 63.500 Dosis Vaksin Covid-19

Depok Terima Lagi 63.500 Dosis Vaksin Covid-19

Megapolitan
Periode Januari-Maret 2021, 16.157 Orang di Jakut Ditindak karena Tak Pakai Masker Saat Beraktivitas

Periode Januari-Maret 2021, 16.157 Orang di Jakut Ditindak karena Tak Pakai Masker Saat Beraktivitas

Megapolitan
Komplotan Pencuri di Tebet Diringkus Polisi, Motor hingga Korek Api Berbentuk Pistol Disita

Komplotan Pencuri di Tebet Diringkus Polisi, Motor hingga Korek Api Berbentuk Pistol Disita

Megapolitan
Sarana Jaya Tunggu Hasil Penyidikan KPK Soal Dugaan Korupsi pada Proyek Rusun DP Rp 0

Sarana Jaya Tunggu Hasil Penyidikan KPK Soal Dugaan Korupsi pada Proyek Rusun DP Rp 0

Megapolitan
Ular Sanca 3 Meter Berkeliaran di Kantor MUI Tangsel, Bersembunyi Saat Akan Ditangkap

Ular Sanca 3 Meter Berkeliaran di Kantor MUI Tangsel, Bersembunyi Saat Akan Ditangkap

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X