Hari Kedua "Long Weekend", Pengunjung Ancol Capai 51.000 Orang

Kompas.com - 06/05/2016, 14:11 WIB
Barongsai menghibur wisatawan di kolam renang wahana Dragon Slide Ocean Water Adventure Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, Senin (8/2/2016). Perguruan Cetiya Kusala Cetana berasal dari Desa Tegal Angus, Kecamatan Teluk Naga, Kota Tangerang, Banten. Kompas.com/Wahyu Adityo ProdjoBarongsai menghibur wisatawan di kolam renang wahana Dragon Slide Ocean Water Adventure Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, Senin (8/2/2016). Perguruan Cetiya Kusala Cetana berasal dari Desa Tegal Angus, Kecamatan Teluk Naga, Kota Tangerang, Banten.
|
EditorSabrina Asril

JAKARTA, KOMPAS.com - Jumlah wisatawan yang berkunjung ke Ancol Taman Impian, Jakarta Utara, pada Jumat (6/5/2016) terpantau mengalami kenaikan dibandingkan hari pertama libur panjang, Kamis (5/5/2016) kemarin.

Dari dibukanya Ancol tadi pagi hingga pukul 13.00 WIB ini, sudah ada 51.000 wisatawan yang mengunjungi area Ancol.

"51.000 orang itu merata, enggak cuma ke Dufan, tapi ke tempat lain juga yang ada di kawasan Ancol," kata Corporate Communication Manager PT Pembangunan Jaya Ancol Rika Lestari kepada Kompas.com, Jumat siang.

Sementara jumlah pengunjung kemarin hingga malam hari mencapai 88.000 orang. Rika memperkirakan pengunjung hari ini akan lebih padat dibandingkan kemarin karena sampai siang hari, pengunjung teurs berdatangan.

"Angka 51.000 orang baru hitungan sementara. Kemarin saja totalnya sampai pukul 24.00 WIB ada 88.000 orang pengunjung. Dari pantauan di sini juga memang kelihatannya lebih banyak hari ini," tutur Rika.

Informasi dari TMC Polda Metro Jaya melalui akun Twitter @TMCPoldaMetro pun, memperlihatkan adanya kepadatan arus lalu lintas dari arah Tanjung Priok menuju Ancol, pada pukul 13.15 WIB.

Pada pukul 11.45 WIB sebelumnya, pintu keluar tol menuju Ancol juga mengalami peningkatan volume kendaraan.

Pihak Ancol telah menyiapkan kantong-kantong parkir di dalam area wisata. Kantong parkir itu untuk kendaraan roda empat maupun roda dua.

Daya tampung di kantong-kantong parkir tersebut diperkirakan mencapai 2.000 unit kendaraan.

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penundaan Pembukaan Pasar Tanah Abang Berdasarkan Arahan Gubernur

Penundaan Pembukaan Pasar Tanah Abang Berdasarkan Arahan Gubernur

Megapolitan
Pasar Jaya Tunda Pembukaan Pasar Tanah Abang hingga 19 April 2020

Pasar Jaya Tunda Pembukaan Pasar Tanah Abang hingga 19 April 2020

Megapolitan
Kisah Korban PHK Saat Wabah Covid-19, Tanpa Pesangon dan Sulit Dapat Pekerjaan Baru

Kisah Korban PHK Saat Wabah Covid-19, Tanpa Pesangon dan Sulit Dapat Pekerjaan Baru

Megapolitan
Ikuti Seruan DKI, KCI Juga Wajibkan Penumpang KRL Pakai Masker Mulai 12 April

Ikuti Seruan DKI, KCI Juga Wajibkan Penumpang KRL Pakai Masker Mulai 12 April

Megapolitan
Penumpang Tanpa Masker Dilarang Naik Transjakarta, MRT, LRT Mulai 12 April 2020

Penumpang Tanpa Masker Dilarang Naik Transjakarta, MRT, LRT Mulai 12 April 2020

Megapolitan
Wali Kota Bogor Bima Arya Sebut Wabah Corona Menguji 3 Hal Ini

Wali Kota Bogor Bima Arya Sebut Wabah Corona Menguji 3 Hal Ini

Megapolitan
Atasi Covid-19, Bima Arya Ajak Masyarakat Saling Bantu dan Kesampingkan Perbedaan

Atasi Covid-19, Bima Arya Ajak Masyarakat Saling Bantu dan Kesampingkan Perbedaan

Megapolitan
Penumpang Tanpa Masker Akan Dilarang Masuk Stasiun dan Gunakan MRT

Penumpang Tanpa Masker Akan Dilarang Masuk Stasiun dan Gunakan MRT

Megapolitan
17 Hari Dirawat karena Positif Covid-19, Kondisi Bima Arya Semakin Membaik

17 Hari Dirawat karena Positif Covid-19, Kondisi Bima Arya Semakin Membaik

Megapolitan
Bima Arya Sumbangkan Gaji sebagai Wali Kota Bogor untuk Atasi Covid-19

Bima Arya Sumbangkan Gaji sebagai Wali Kota Bogor untuk Atasi Covid-19

Megapolitan
Imbas Covid, 162.416 Pekerja dari SPG hingga Guru Honorer Kena PHK dan Dirumahkan

Imbas Covid, 162.416 Pekerja dari SPG hingga Guru Honorer Kena PHK dan Dirumahkan

Megapolitan
DKI Minta Pusat Perpanjang Waktu Pendataan Pekerja yang Kena PHK dan Dirumahkan

DKI Minta Pusat Perpanjang Waktu Pendataan Pekerja yang Kena PHK dan Dirumahkan

Megapolitan
Pesanan Baju Merosot, Konveksi Rumahan di Jakarta Utara Kebanjiran Pesanan Masker Kain

Pesanan Baju Merosot, Konveksi Rumahan di Jakarta Utara Kebanjiran Pesanan Masker Kain

Megapolitan
Imbas Covid-19, 162.416 Pekerja Lapor Kena PHK dan Dirumahkan

Imbas Covid-19, 162.416 Pekerja Lapor Kena PHK dan Dirumahkan

Megapolitan
Warga Kembangan Pesan Makanan di Warteg untuk Dibagikan Gratis

Warga Kembangan Pesan Makanan di Warteg untuk Dibagikan Gratis

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X