Liburan di Balai Kota, Foto Bareng "Ahok dan Djarot"

Kompas.com - 07/05/2016, 13:13 WIB
Warga terlihat berwisata di Balai Kota pada libur panjang. Foto diambil pada Sabtu (7/5/2016). Kompas.com/Kurnia Sari AzizaWarga terlihat berwisata di Balai Kota pada libur panjang. Foto diambil pada Sabtu (7/5/2016).
|
EditorCaroline Damanik

JAKARTA, KOMPAS.com - Liburan panjang akhir pekan ini digunakan warga Jakarta untuk berwisata di Balai Kota. Seperti pantauan Kompas.com, Sabtu (7/5/2016) siang, warga berduyun-duyun mengunjungi kantor Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok tersebut.

Semakin siang, semakin banyak warga yang datang. Ada yang datang bersama keluarganya, ada pula yang datang bersama teman-temannya.

Pengunjung terlihat duduk-duduk di ruang tamu dan melihat-lihat foto pemimpin Jakarta dari tahun ke tahun.

Standing figure Ahok dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat terlihat paling banyak dihampiri warga untuk berfoto. Ada yang menggandeng hingga merangkul patung Ahok dan Djarot tersebut.

Harti, seorang warga asal Lebak Bulus, mengaku sengaja mengajak kedua anaknya berwisata Balai Kota.

"Hari Kamis kemarin saya ajak anak-anak ke Museum Gajah dan hari ini ke Balai Kota. Kan kemarin saya lihat di TV, Pak Ahok bilang libur panjang ke Balai Kota, ya sudah ke sini," kata Harti kepada Kompas.com.

Menggunakan bus TransJakarta, Harti dan kedua anaknya berwisata ke Balai Kota.

"Ini tadi sudah foto-foto sama patung Pak Ahok, saya juga tadi baca-baca program DKI Jakarta," kata Harti.

Senada dengan Harti, Rozak, warga asal Tebet, juga memilih Balai Kota sebagai lokasi wisata alternatif di dalam kota.

"Soalnya gratis juga, kalau ke Ancol kan bayar. Terus kalau ke luar kota, macetnya enggak nahan," kata Rozak.

Rencananya, Ahok pun akan mendatangi Balai Kota sekitar pukul 13.00 WIB.

 

Baca tentang
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

1.200 Nasi 'Kotak Oranye' bagi Tenaga Medis di RSUP Persahabatan

1.200 Nasi "Kotak Oranye" bagi Tenaga Medis di RSUP Persahabatan

Megapolitan
Wali Kota Jakbar Usul 183 Warga yang Dikarantina di Masjid Jammi Dipindah ke Wisma Atlet

Wali Kota Jakbar Usul 183 Warga yang Dikarantina di Masjid Jammi Dipindah ke Wisma Atlet

Megapolitan
PNS Pemkot Bekasi Ada yang Positif Covid-19

PNS Pemkot Bekasi Ada yang Positif Covid-19

Megapolitan
Diperpanjang, Pelajar Jakarta Belajar dari Rumah hingga 19 April 2020

Diperpanjang, Pelajar Jakarta Belajar dari Rumah hingga 19 April 2020

Megapolitan
Pemkot Depok Siapkan RS UI hingga Ruang Sekolah untuk Tangani Kasus Covid-19

Pemkot Depok Siapkan RS UI hingga Ruang Sekolah untuk Tangani Kasus Covid-19

Megapolitan
Kasus Covid-19 Terus Meluas, Depok Kaji Opsi Karantina Wilayah

Kasus Covid-19 Terus Meluas, Depok Kaji Opsi Karantina Wilayah

Megapolitan
Depok Dapat 1.000 Alat Rapid Test Covid-19 dari Pemprov Jabar

Depok Dapat 1.000 Alat Rapid Test Covid-19 dari Pemprov Jabar

Megapolitan
Pemkot Depok Berencana Realokasi Anggaran untuk Penanganan Covid-19

Pemkot Depok Berencana Realokasi Anggaran untuk Penanganan Covid-19

Megapolitan
Anies Minta Warga Jakarta Tidak Pulang Kampung untuk Cegah Penyebaran Covid-19

Anies Minta Warga Jakarta Tidak Pulang Kampung untuk Cegah Penyebaran Covid-19

Megapolitan
Gelontorkan Rp 15 Miliar, Pemkot Depok Sebut Stok Masker Tenaga Medis Cukup untuk 3 Bulan

Gelontorkan Rp 15 Miliar, Pemkot Depok Sebut Stok Masker Tenaga Medis Cukup untuk 3 Bulan

Megapolitan
UPDATE Covid-19 di Depok 28 Maret: Tambahan 8 Kasus Positif dan 1 Meninggal

UPDATE Covid-19 di Depok 28 Maret: Tambahan 8 Kasus Positif dan 1 Meninggal

Megapolitan
Pemprov DKI Perpanjang Masa Tanggap Darurat Covid-19 sampai 19 April 2020

Pemprov DKI Perpanjang Masa Tanggap Darurat Covid-19 sampai 19 April 2020

Megapolitan
61 Tenaga Medis di Jakarta Terinfeksi Covid-19, Dirawat di 26 RS

61 Tenaga Medis di Jakarta Terinfeksi Covid-19, Dirawat di 26 RS

Megapolitan
Dr Tirta Ceritakan Menyedihkannya Kondisi Dokter yang Berjuang Lawan Covid-19

Dr Tirta Ceritakan Menyedihkannya Kondisi Dokter yang Berjuang Lawan Covid-19

Megapolitan
Data Kasus Covid-19 di 18 Kecamatan di Kabupaten Bekasi, Paling Banyak di Tambun Selatan

Data Kasus Covid-19 di 18 Kecamatan di Kabupaten Bekasi, Paling Banyak di Tambun Selatan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X