Arus Balik Pasca "Long Weekend", Tol Cipularang Padat

Kompas.com - 07/05/2016, 22:36 WIB
Ilustrasi contra flow di Tol Purbaleunyi atau Cipularang; Gambar diambil pada Rabu (13/2/2013). KOMPAS/RONY ARIYANTO NUGROHOIlustrasi contra flow di Tol Purbaleunyi atau Cipularang; Gambar diambil pada Rabu (13/2/2013).
EditorSabrina Asril

JAKARTA, KOMPAS.com - Kondisi arus lalu lintas dari arah Bandung Provinsi Jawa Barat menuju Jakarta pasca libur Kenaikan Isa Almasih dan Isra Miraj, terpantau padat, Sabtu (7/5/2016) malam.

"Saat ini kondisi lalu lintas dari arah Bandung menuju Jakarta tersendat di tol Cipularang menjelang tempat peristirahatan di kilometer 97," ujar operator PT. Jasa Marga, Novi, ketika dihubungi di Jakarta, Sabtu.

Kepadatan arus balik lalu lintas ini terjadi hingga memasuki jalan tol Karawang Barat. Padatnya arus lalu lintas disebabkan oleh melonjaknya jumlah kendaraan yang melintas pasca libur panjang.

Humas Jasa Marga Jakarta-Cikampek Iwan Abrianto sebelumnya mengatakan bahwa Jasa Marga mencatat adanya lonjakan kendaraan arus balik libur panjang Kenaikan Isa Almasih dan Isra Miraj di Gerbang Tol Cikarang Utama menuju Jakarta pada Sabtu.

Lonjakan arus balik liburan kali ini ini tercatat sebanyak 26.042 unit kendaraan atau melonjak sekitar 30 persen dari kondisi normal sebanyak 20.000 unit kendaraan.

Lonjakan kendaraan pada arus balik liburan panjang itu terjadi mulai Jumat (6/5/2016) malam hingga Sabtu (7/5/2016).

PT Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek memprediksi puncak arus balik libur panjang di jalan Tol Jakarta-Cikampek akan terjadi pada Sabtu hingga dan Minggu (8/5/2016).

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Alasan Penyampaian Visi Misi Dua Calon Wagub DKI Tak Disiarkan Langsung

Ini Alasan Penyampaian Visi Misi Dua Calon Wagub DKI Tak Disiarkan Langsung

Megapolitan
UPDATE Covid-19 DKI Jakarta: 958 Pasien Positif, 54 Sembuh, 96 Meninggal

UPDATE Covid-19 DKI Jakarta: 958 Pasien Positif, 54 Sembuh, 96 Meninggal

Megapolitan
Polisi Tangkap Perampok yang Bunuh Pemilik Warung di Depok, 2 Pelaku Ditembak Mati

Polisi Tangkap Perampok yang Bunuh Pemilik Warung di Depok, 2 Pelaku Ditembak Mati

Megapolitan
Jumlah Pasien Covid-19 di Jakarta Hampir 1.000 Orang

Jumlah Pasien Covid-19 di Jakarta Hampir 1.000 Orang

Megapolitan
Tiga TPU Jadi Permakaman Jenazah Kasus Covid-19 di Tangsel

Tiga TPU Jadi Permakaman Jenazah Kasus Covid-19 di Tangsel

Megapolitan
Tak Disiarkan Langsung, Masyarakat Bisa Saksikan Penyampaian Visi Misi Cawagub DKI Usai Kegiatan

Tak Disiarkan Langsung, Masyarakat Bisa Saksikan Penyampaian Visi Misi Cawagub DKI Usai Kegiatan

Megapolitan
Salah Satu Zona Merah Covid-19, Seluruh Kawasan Kebayoran Baru Disemprot Disinfektan

Salah Satu Zona Merah Covid-19, Seluruh Kawasan Kebayoran Baru Disemprot Disinfektan

Megapolitan
Pemkot Depok Instruksikan Setiap RW Bentuk Kampung Siaga Covid-19

Pemkot Depok Instruksikan Setiap RW Bentuk Kampung Siaga Covid-19

Megapolitan
Kadin Bantu 100.000 Rapid Test, 105.000 Masker, dan 300 APD untuk Pemprov DKI

Kadin Bantu 100.000 Rapid Test, 105.000 Masker, dan 300 APD untuk Pemprov DKI

Megapolitan
Cerita Sopir Bus AKAP Bertahan karena Sepi Penumpang, Patungan Buat Makan hingga Tidur di Terminal

Cerita Sopir Bus AKAP Bertahan karena Sepi Penumpang, Patungan Buat Makan hingga Tidur di Terminal

Megapolitan
Anak Korban Tabrakan di Karawaci Ulang Tahun Sehari Setelah Ayahnya Dikremasi

Anak Korban Tabrakan di Karawaci Ulang Tahun Sehari Setelah Ayahnya Dikremasi

Megapolitan
Stok Darah di PMI Jakarta Selatan Masih Kurang

Stok Darah di PMI Jakarta Selatan Masih Kurang

Megapolitan
Perampok Toko Emas di Tamansari Meninggal karena Covid-19

Perampok Toko Emas di Tamansari Meninggal karena Covid-19

Megapolitan
Cerita Pasien Covid-19 Pertama di Bekasi Berjuang 20 Hari hingga Sembuh

Cerita Pasien Covid-19 Pertama di Bekasi Berjuang 20 Hari hingga Sembuh

Megapolitan
Rapat Penyampaian Visi-Misi Cawagub DKI Hanya Akan Dihadiri 25 Orang

Rapat Penyampaian Visi-Misi Cawagub DKI Hanya Akan Dihadiri 25 Orang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X