Kompas.com - 08/05/2016, 18:10 WIB
Penulis Jessi Carina
|
EditorErvan Hardoko

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Komisi I DPR RI Tantowi Yahya memutuskan untuk memberi bantuan hukum kepada warga Pasar Ikan yang digusur Pemprov DKI Jakarta.

Hal ini dia putuskan setelah mendengar keluhan warga saat mengunjungi lokasi permukiman yang digusur itu.

"Masalah yang paling besar setelah eksekusi adalah bantuan hukum. Nah untuk inilah saya sebagai wakil bapak dan ibu sekalian menyatakan diri untuk bergabung memperkuat barisan bantuan hukum yang sudah ada," ujar Tantowi di kawasan Pasar Ikan, Minggu (8/5/2016).

Tantowi mengatakan setelah mendengar keluh kesah warga tadi, dia merasa memang terdapat tindakan sewenang-wenang yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta.

Tindakan tersebut, menurut Tantowi, sudah bisa dianggap melanggar hak asasi manusia. Sehingga, kata Tantowi, dia memutuskan untuk memberikan bantuan hukum itu.

"Saya rasa bantuan hukum adalah suatu keharusan bagi kita yang peduli terhadap nasib mereka. Kalau kita dengarkan tadi, saya rasa mereka tidak bohong. Jadi sudah terjadi kesewenang-wenangan. Tindakan yang sepihak," ujar Tantowi.

Tindakan sewenang-wenang yang dimaksud Tantowi adalah terkait kabar kekerasan yang dilakukan aparat keamanan terhadap warga Pasar Ikan.

Selain itu, warga juga mengaku tidak ada dialog dengan pemerintah sebelum penertiban terjadi.

Tantowi menambahkan, warga yang digusur juga mengaku belum menerima uang kerohiman dari pemerintah DKI Jakarta.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Daftar 20 SMA Terbaik di Jakarta Berdasarkan Nilai UTBK 2021

Daftar 20 SMA Terbaik di Jakarta Berdasarkan Nilai UTBK 2021

Megapolitan
Skill Mesut Ozil Gocek Para Fans yang Berkerumun di Masjid Istiqlal...

Skill Mesut Ozil Gocek Para Fans yang Berkerumun di Masjid Istiqlal...

Megapolitan
Begal Beraksi di Kemayoran, Korban Dibacok dan Kehilangan Sepeda Motor

Begal Beraksi di Kemayoran, Korban Dibacok dan Kehilangan Sepeda Motor

Megapolitan
Berawal dari Kampung Ambon, Polisi Buru Jaringan Narkoba di Jakarta

Berawal dari Kampung Ambon, Polisi Buru Jaringan Narkoba di Jakarta

Megapolitan
Viral di Media Sosial, Aksi Diduga Balap Mobil Liar Terjadi di Grogol Petamburan

Viral di Media Sosial, Aksi Diduga Balap Mobil Liar Terjadi di Grogol Petamburan

Megapolitan
Jakarta PPKM Level 1, Anies: Masa-masa Kritis Pandemi Berhasil Kita Lalui dengan Baik

Jakarta PPKM Level 1, Anies: Masa-masa Kritis Pandemi Berhasil Kita Lalui dengan Baik

Megapolitan
Gagal Menyalip, Seorang Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk di Bekasi

Gagal Menyalip, Seorang Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk di Bekasi

Megapolitan
Tangkap Anggota Jaringan Narkoba, Polisi Temukan Sabu hingga Ganja Seharga Rp 2,8 Miliar

Tangkap Anggota Jaringan Narkoba, Polisi Temukan Sabu hingga Ganja Seharga Rp 2,8 Miliar

Megapolitan
Jelang CFD, Kondisi Toilet di Stadion Patriot Candrabhaga Kota Bekasi Memprihatinkan

Jelang CFD, Kondisi Toilet di Stadion Patriot Candrabhaga Kota Bekasi Memprihatinkan

Megapolitan
20 SMA Terbaik di Jakarta dan Tangerang Berdasarkan Nilai UTBK 2021

20 SMA Terbaik di Jakarta dan Tangerang Berdasarkan Nilai UTBK 2021

Megapolitan
Terserang Stroke, Sopir Mobil Pajero dalam Kecelakaan Maut di MT Haryono Masih Dirawat

Terserang Stroke, Sopir Mobil Pajero dalam Kecelakaan Maut di MT Haryono Masih Dirawat

Megapolitan
Tawuran di Jatinegara Kembali Memakan Korban, Satu Pemuda Tewas

Tawuran di Jatinegara Kembali Memakan Korban, Satu Pemuda Tewas

Megapolitan
Sebanyak 1.171 Pendatang Baru Masuk ke Tangsel hingga Tiga Pekan Sesudah Lebaran

Sebanyak 1.171 Pendatang Baru Masuk ke Tangsel hingga Tiga Pekan Sesudah Lebaran

Megapolitan
Berkas Perkara dan Barang Bukti Pengeroyok Ade Armando Dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Jakpus

Berkas Perkara dan Barang Bukti Pengeroyok Ade Armando Dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Jakpus

Megapolitan
Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Maut di Menara Saidah, Pengemudi Pajero Belum Dipastikan Ditahan

Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Maut di Menara Saidah, Pengemudi Pajero Belum Dipastikan Ditahan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.