Kompas.com - 10/05/2016, 09:28 WIB
Anggota DPR RI Tantowi Yahya temui warga Pasar Ikan, Minggu (8/5/2016). Jessi Carina Anggota DPR RI Tantowi Yahya temui warga Pasar Ikan, Minggu (8/5/2016).
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com — Berbagai cara dilakukan para politisi hingga bakal calon pemimpin daerah untuk mendapat simpati atau dukungan masyarakat. Mereka antara lain mendatangi daerah atau warga yang sedang terbelit persoalan, seperti yang tengah dialami warga Pasar Ikan dan Kampung Luar Batang di Penjaringan, Jakarta Utara.

Pasar Ikan merupakan daerah yang sudah ditertibkan Pemprov DKI, sementara Luar Batang saat ini masuk dalam rencana penertiban lanjutan.

Para politisi yang membawa nama lembaga atau partai hingga bakal calon pemimpin daerah berbondong-bondong datang ke dua daerah itu untuk menunjukkan rasa kepedulian terhadap warga. 

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Triwisaksana, misalnya, pada April lalu mendatangi Masjid Luar Batang untuk melihat warga Pasar Ikan yang terdampak penertiban. Triwaksana mengakui, kedatangannya bukan merupakan bagian agenda dari DPRD, melainkan inisiatif dirinya beserta anggota dari Partai Keadilan Sejahtera atau PKS lainnya.

Pada saat itu, Triwaksana berjanji untuk segera memanggil pihak Pemprov DKI Jakarta guna meminta keterangan terkait penertiban di kawasan Pasar Ikan.

Selanjutnya, ada Sandiaga Salahuddin Uno atau lebih dikenal dengan Sandiaga Uno. Politisi Partai Gerindra yang sedang berupaya maju pada Pilkada DKI 2017 itu mendatangi Masjid Luar Batang untuk berziarah ke makam Al Habib Husein bin Abu Bakar Alaydrus.

Sandiaga sempat berkeliling Pasar Ikan untuk mendengar keluh kesah warga yang pada saat itu akan segera digusur oleh Pemprov DKI. Seorang perempuan menceritakan nasibnya sambil bercucuran air mata kepada Sandiaga.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sandiaga mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk memfasilitasi warga. Selain itu, pihaknya berencana memberikan pelatihan UKM bagi warga yang terkena penggusuran.

Sandiaga mengaku baru pertama kali datang ke Pasar Ikan maupun Masjid Luar Batang. Setelah penertiban, Sandiaga tak terlihat datang menemui warga yang terdampak penertiban.

Kemudian, ada Mischa Hasnaeni Moein yang menjuluki dirinya "Wanita Emas". Ia pernah mendatangi Pasar Ikan sebelum dilakukan penertiban. Dengan gaya khasnya, yaitu memakai kerudung putih dan sepatu kets, Hasnaeni mendatangi warga Pasar Ikan sehari sebelum Pemprov meratakan rumah warga. Hasnaeni sempat sesumbar jika dirinya akan membela warga Pasar Ikan dengan menyiapkan 700 pengacara tanpa dipungut biaya sepersen pun dari warga.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.