Jika DKI Punya RS Kanker, Ahok Sebut Pasien Kanker Tak Lagi Bebani RS Dharmais

Kompas.com - 11/05/2016, 14:55 WIB
Rosida (46), penderita kanker payudara yang kini dirawat di Rumah Sakit Kanker Dharmais, Jakarta Barat. KAHFI DIRGA CAHYA/KOMPAS.COMRosida (46), penderita kanker payudara yang kini dirawat di Rumah Sakit Kanker Dharmais, Jakarta Barat.
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menyebut saat ini antrean pasien kanker di Rumah Sakit Kanker Dharmais sudah semakin banyak. Bahkan, kata dia, seorang pasien yang mendaftar baru bisa masuk dan menjalani perwatan 2-3 bulan setelahnya.

Semakin banyaknya pasien kanker di RS Dharmais itulah yang disebutnya melatarbelakangi Pemprov DKI berencana ingin membangun RS kanker sendiri.

Jika bisa terealisasi, ia yakin beban RS Dharmais bisa berkurang. Karena pasien kanker dari Jakarta nantinya bisa dirawat di RS kanker milik Penmprov DKI.

"Makanya saya mau bangun di Sumber Waras, termasuk di Pasar Minggu. Supaya orang Indonesia lain yang datang berobat kanker di Dharmais tempatnya tidak dipakai oleh orang Jakarta," kata dia di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (11/5/2016).

Pemprov DKI diketahui sudah membeli lahan seluas 3,7 hektar di sebagian lahan milik RS Sumber Waras. Namun, pembangunan RS tidak bisa segera dimulai karena beberapa sebab, salah satunya adanya indikasi kerugian daerah saat proses pembelian lahan itu.

Kasusnya saat ini sudah ditangani oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ahok pun berharap agar KPK segera menyelesaikan penyelidikannya.

Ia meyakini tidak ada yang salah dengan proses pembelian di RS Sumber Waras. Karena selain lokasinya strategis, ia menyebut letak lahannya pun tak jauh dari RS Dharmais.

"Kamu dapat tanah di mana yang 3 koma sekian hektar di tengah kota, dekat Dharmais," ujar dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Petugas GrabWheel Ditempatkan di JPO Hingga Pukul 02.00 WIB, Sosialisasi Aturan Penggunaan Skuter Listrik

Petugas GrabWheel Ditempatkan di JPO Hingga Pukul 02.00 WIB, Sosialisasi Aturan Penggunaan Skuter Listrik

Megapolitan
Kronologi Kecekalaan Mobil Camry dengan Skuter Listrik GrabWheel

Kronologi Kecekalaan Mobil Camry dengan Skuter Listrik GrabWheel

Megapolitan
Polisi Tembak Mati Pengedar Narkoba yang Ingin Merebut Senjata

Polisi Tembak Mati Pengedar Narkoba yang Ingin Merebut Senjata

Megapolitan
Ini Enam Kecelakaan Fatal yang Libatkan Skuter Listrik di Berbagai Negara dalam Setahun Terakhir

Ini Enam Kecelakaan Fatal yang Libatkan Skuter Listrik di Berbagai Negara dalam Setahun Terakhir

Megapolitan
Marak Skuter Listrik Melintas Jembatan Penyeberangan, Grab Pasang Tanda Larang Mengendarai GrabWheels di Setiap JPO

Marak Skuter Listrik Melintas Jembatan Penyeberangan, Grab Pasang Tanda Larang Mengendarai GrabWheels di Setiap JPO

Megapolitan
Polisi Imbau Skuter Listrik Tidak Digunakan di Jalan Raya

Polisi Imbau Skuter Listrik Tidak Digunakan di Jalan Raya

Megapolitan
Bekasi Punya Kapal Sampah, Kali Bekasi Akan Disekat

Bekasi Punya Kapal Sampah, Kali Bekasi Akan Disekat

Megapolitan
Asal Mula Warga Turunan Arab Penuhi Kawasan Condet

Asal Mula Warga Turunan Arab Penuhi Kawasan Condet

Megapolitan
Nyamar Jadi Polisi Gadungan, Bocah 13 Tahun yang Ditangkap di Ciputat Bercita-cita Jadi Polisi

Nyamar Jadi Polisi Gadungan, Bocah 13 Tahun yang Ditangkap di Ciputat Bercita-cita Jadi Polisi

Megapolitan
Kapal Buatan Jerman Disebut untuk Bantu Pemkot Bekasi Jangkau Sampah di Kali

Kapal Buatan Jerman Disebut untuk Bantu Pemkot Bekasi Jangkau Sampah di Kali

Megapolitan
Nunung dan Suami Dituntut Rehabilitasi Selama 1 Tahun 6 Bulan, Ini Hal Meringankan Menurut Jaksa

Nunung dan Suami Dituntut Rehabilitasi Selama 1 Tahun 6 Bulan, Ini Hal Meringankan Menurut Jaksa

Megapolitan
Penabrak Pengguna Skuter Listrik Tanggung Biaya Rumah Sakit Seluruh Korban

Penabrak Pengguna Skuter Listrik Tanggung Biaya Rumah Sakit Seluruh Korban

Megapolitan
Ini Alasan Pengguna Skuter Listrik yang Ditabrak Mobil Tak Melintas di Trotoar

Ini Alasan Pengguna Skuter Listrik yang Ditabrak Mobil Tak Melintas di Trotoar

Megapolitan
Mantan Staf Ahok Laporkan Dua Akun Twitter ke Polisi

Mantan Staf Ahok Laporkan Dua Akun Twitter ke Polisi

Megapolitan
211 Hektare Aset Pemprov DKI Bermasalah

211 Hektare Aset Pemprov DKI Bermasalah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X