Kompas.com - 12/05/2016, 06:15 WIB
Ahok saat nonton bareng film AADC 2. KOMPASTV/ IRVAN SAPUTRAAhok saat nonton bareng film AADC 2.
Penulis Jessi Carina
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengungkapkan alasannya ingin menonton film Ada Apa dengan Cinta? 2 (AADC?2). Pria yang akrab disapa Ahok itu mengatakan, dirinya ingin mendukung perfilman Indonesia dengan menonton film itu.

Selain itu, Ahok mengaku tertarik menonton film tersebut karena ada Dian Sastrowardoyo, pemeran Cinta pada film tersebut.

"(Alasan) pertama aku nonton karena dukung film Indonesia, dan memang pemainnya ada Dian Sastro, aku mau nonton ha-ha-ha...," kata Ahok di Djakarta Theater, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Rabu (11/5/2016).

Dulu, Ahok pernah menyebut nama Dian Sastrowardoyo sebagai calon wakil gubernurnya. Di akun Instagram Ahok semalam, dia juga langsung meng-upload foto selfie-nya dengan Dian.

Tidak jauh dari Ahok dan Dian, ada istri Ahok, Veronica Tan, sedang memegang botol air mineral. Keterangan foto tersebut terbilang lucu. Di situ Ahok menulis, "Bisa panjang ceritanya". Seolah-olah, Veronica akan marah melihat dirinya berfoto berdua saja dengan Dian.

Saat berbicara seperti itu, Veronica Tan sudah pulang lebih dulu.

Setelah menonton film lebih dari dua jam, Ahok menyampaikan penilaiannya terhadap film itu. Menurut Ahok, film tersebut memiliki teknik pengambilan gambar yang memikat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Musiknya juga khas banget. Waktu ada adegan Rangga, wah musik ini nih.... Ini yang bisa bikin kita kebawa (suasana)," ujar Ahok.

Selain Dian, pemain lain dari AADC?2 juga hadir dalam acara itu, di antaranya Nicholas Saputra, Sissy Priscillia, dan Titi Kamal.

Produser film itu, Mira Lesmana, dan sutradaranya, Riri Riza, juga hadir.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dinkes Kota Tangerang Akan Gelar Vaksinasi Door to Door

Dinkes Kota Tangerang Akan Gelar Vaksinasi Door to Door

Megapolitan
Ombudsman: 3 Petugas Lapas Tangerang yang Jadi Tersangka Kasus Kebakaran Bisa Dinonaktifkan

Ombudsman: 3 Petugas Lapas Tangerang yang Jadi Tersangka Kasus Kebakaran Bisa Dinonaktifkan

Megapolitan
Tak Ada Izin, Tower BTS di Jatibening Disegel

Tak Ada Izin, Tower BTS di Jatibening Disegel

Megapolitan
Pemprov DKI Surati Kemendikbud Minta Penjelasan Data Klaster Sekolah Tatap Muka

Pemprov DKI Surati Kemendikbud Minta Penjelasan Data Klaster Sekolah Tatap Muka

Megapolitan
Pemkot Bekasi Minta Pemprov DKI Olah Sampah Bantargebang Jadi Energi Terbarukan

Pemkot Bekasi Minta Pemprov DKI Olah Sampah Bantargebang Jadi Energi Terbarukan

Megapolitan
Polisi Siap Mediasi Atta Halilintar dengan Savas Fresh

Polisi Siap Mediasi Atta Halilintar dengan Savas Fresh

Megapolitan
73,4 Persen Warga Lansia di Kota Tangerang Telah Divaksin Covid-19 Dosis Pertama

73,4 Persen Warga Lansia di Kota Tangerang Telah Divaksin Covid-19 Dosis Pertama

Megapolitan
Dinkes Klaim Tak Ada Klaster Covid-19 Sekolah Tatap Muka di Kota Tangerang

Dinkes Klaim Tak Ada Klaster Covid-19 Sekolah Tatap Muka di Kota Tangerang

Megapolitan
Belum Ada Upaya Damai, Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik Atta Halilintar Berlanjut

Belum Ada Upaya Damai, Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik Atta Halilintar Berlanjut

Megapolitan
Soal Penonaktifan 3 Tersangka Kasus Kebakaran Lapas Tangerang, Kemenkumham: Kalapas yang Pertimbangkan

Soal Penonaktifan 3 Tersangka Kasus Kebakaran Lapas Tangerang, Kemenkumham: Kalapas yang Pertimbangkan

Megapolitan
Polisi Cari Unsur Pidana di Balik Kebakaran Cahaya Swalayan

Polisi Cari Unsur Pidana di Balik Kebakaran Cahaya Swalayan

Megapolitan
Tidak Ada Laporan Temuan Klaster Covid-19 dari PTM di Jakarta Pusat

Tidak Ada Laporan Temuan Klaster Covid-19 dari PTM di Jakarta Pusat

Megapolitan
Instruksi Anies, Banjir Jakarta Surut Kurang dari 6 Jam

Instruksi Anies, Banjir Jakarta Surut Kurang dari 6 Jam

Megapolitan
Pengelola TPS Ilegal di Kota Tangerang: Kalau Ditutup, Saya Ikut Pemerintah

Pengelola TPS Ilegal di Kota Tangerang: Kalau Ditutup, Saya Ikut Pemerintah

Megapolitan
Data Vaksinasi Depok Cantumkan 14 Orang Selain Nakes Terima Dosis 3, Ini Penjelasan Dinkes

Data Vaksinasi Depok Cantumkan 14 Orang Selain Nakes Terima Dosis 3, Ini Penjelasan Dinkes

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.