Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Gerindra Upayakan Koalisi Gemuk pada Pilkada DKI

Kompas.com - 12/05/2016, 11:39 WIB
Jessi Carina

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta Mohamad Taufik berbicara soal kemungkinan adanya koalisi gemuk dalam Pilkada DKI Jakarta 2017. Taufik mengatakan, kemungkinan itu akan besar.

"Tentu bisa saja dong (koalisi gemuk). Masa tidak boleh. Kemungkinannya besar," ujar Taufik kepada Kompas.com, Kamis (12/5/2016).

Taufik mengatakan, saat ini Partai Gerindra juga sedang melakukan komunikasi-komunikasi politik dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P).

PDI-P merupakan partai dengan perolehan kursi terbanyak di Jakarta. Hanya PDI-P yang bisa mengusung cagub dan cawagub tanpa berkoalisi.

Taufik mengatakan, komunikasi tersebut dalam rangka menyamakan persepsi dalam membangun Jakarta.

"Intinya kami berpikirnya harus sama. Itu saja dulu. Berpikir sama soal Jakarta akan memudahkan kita untuk berkoalisi," ujar Taufik.

Kesamaan berpikir tentang permasalahan di Jakarta akan membuat Partai Gerindra dan PDI-P mudah untuk berkoalisi.

Taufik mengatakan, saat ini sudah bukan saatnya bersaing dalam pilkada, melainkan sama-sama mengembangkan ide-ide untuk membangun Jakarta.

"Jadi, bukan (persaingan) itu lagi. Sekarang berpikirnya membangun Jakarta bareng-bareng," ujar Taufik.

Kompas TV Syarat Calon Independen Ancam Demokrasi? (Bag 2)
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Polisi Cari Pengendara Motor yang Cekcok dengan Remaja di Jalur Sepeda Jalan Sudirman

Polisi Cari Pengendara Motor yang Cekcok dengan Remaja di Jalur Sepeda Jalan Sudirman

Megapolitan
Polisi Ajukan Asesmen Rehabilitasi untuk Virgoun dkk

Polisi Ajukan Asesmen Rehabilitasi untuk Virgoun dkk

Megapolitan
Polisi: Joki Tong Setan Bakar Pemeran Tuyul di Pasar Malam Jaktim gara-gara Utang Rp 70.000

Polisi: Joki Tong Setan Bakar Pemeran Tuyul di Pasar Malam Jaktim gara-gara Utang Rp 70.000

Megapolitan
418 Personel Gabungan Kawal Rekapitulasi Suara Ulang di KPU Jakut

418 Personel Gabungan Kawal Rekapitulasi Suara Ulang di KPU Jakut

Megapolitan
Kru Band Berinisial B Akui 2 Kali Suplai Narkoba untuk Virgoun

Kru Band Berinisial B Akui 2 Kali Suplai Narkoba untuk Virgoun

Megapolitan
Joki Tong Setan di Pasar Rebo Bakar Pemeran Tuyul Rumah Hantu gara-gara Utang

Joki Tong Setan di Pasar Rebo Bakar Pemeran Tuyul Rumah Hantu gara-gara Utang

Megapolitan
Banyak Sampah Plastik dan Bekas Terbakar Usai Penonton Mengamuk di Konser Festival Lentera Tangerang

Banyak Sampah Plastik dan Bekas Terbakar Usai Penonton Mengamuk di Konser Festival Lentera Tangerang

Megapolitan
Amukan Penonton Konser Lentera Festival, Bakar Panggung hingga Jarah Barang Usai Panitia Batal Hadirkan Bintang Tamu

Amukan Penonton Konser Lentera Festival, Bakar Panggung hingga Jarah Barang Usai Panitia Batal Hadirkan Bintang Tamu

Megapolitan
Pembunuhan Pedagang Perabot di Duren Sawit, Saksi: Pelaku Habisi Bapaknya dan Bawa Kabur Motor...

Pembunuhan Pedagang Perabot di Duren Sawit, Saksi: Pelaku Habisi Bapaknya dan Bawa Kabur Motor...

Megapolitan
Polisi : Pemasok Sabu ke Virgoun adalah Kru Band

Polisi : Pemasok Sabu ke Virgoun adalah Kru Band

Megapolitan
Kasus Perempuan Terseret Taksi Online di Ancol Berujung Damai

Kasus Perempuan Terseret Taksi Online di Ancol Berujung Damai

Megapolitan
Sebelum Dibunuh, Pedagang Perabot di Duren Sawit Disebut Tuduh Anaknya Curi Kartu ATM dan Buku Tabungan

Sebelum Dibunuh, Pedagang Perabot di Duren Sawit Disebut Tuduh Anaknya Curi Kartu ATM dan Buku Tabungan

Megapolitan
Polisi Tangkap Pemasok Sabu untuk Virgoun

Polisi Tangkap Pemasok Sabu untuk Virgoun

Megapolitan
4 Event Liburan Sekolah di Mal Bekasi

4 Event Liburan Sekolah di Mal Bekasi

Megapolitan
Virgoun dan Teman Wanitanya Ditetapkan Tersangka Kasus Narkotika

Virgoun dan Teman Wanitanya Ditetapkan Tersangka Kasus Narkotika

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com