Kadis Tata Air Keluhkan Minimnya Penjagaan Aparat Saat Pengerukan Pasar Ikan

Kompas.com - 12/05/2016, 18:36 WIB
 Memasuki hari keempat penertiban, pekerja dengan menggunakan alat berat terus membersihkan sisa bangunan yang telah dibongkar di kawasan Pasar Ikan, Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (14/4). Menurut Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, kawasan itu akan ditata menjadi kawasan wisata bahari. Kompas/Raditya Helabumi Memasuki hari keempat penertiban, pekerja dengan menggunakan alat berat terus membersihkan sisa bangunan yang telah dibongkar di kawasan Pasar Ikan, Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (14/4). Menurut Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, kawasan itu akan ditata menjadi kawasan wisata bahari.
|
EditorIndra Akuntono

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Dinas Tata Air DKI Jakarta Teguh Hendrawan mengeluhkan minimnya penjagan aparat saat pengerukan kawasan Pasar Ikan, Penjaringan, Jakarta Utara. Minimnya pendampingan menurut Teguh membuat kinerja di lapangan menjadi kurang optimal.

"Kalau kita terus berjalan, gak berhenti. Cuma kita gak masuk zona dua. Makanya tadi dibilang, Pak pendampingan, Pak," kata Teguh usai rapaat koordinasi soal revitalisasi kawasan Pasar Ikan dan Kota Tua, Balai Kota, Jakarta, Kamis (12/5/2016).

Teguh meminta agar ada pendampingan dari aparat dalam proses pengerukan kawasan Pasar Ikan, mulai dari TNI, Polri dan Satpol PP.

Sebab, pegawainya kerap mendapat penolakan dari warga Pasar Ikan yang kembali menduduki tanah tersebut. Penolakan itu bahkan menjurus pada kekerasan, yakni berupa pelemparan batu.

Ia berharap kerja sama tiga TNI/Polri dan pemerintah kembali berjalan. 

"Saya cuma minta rapat, Pak tolong alat berat saya didampingi supaya pencepatan. Pendampingan itu kan ada posko tiga pilar, TNI, Polisi, Satpol termasuk lurah camat. Itu difungsikan. Itu gak ada. Jujur saja gak ada. Cuma saya doang. Jangan bubar," kata Teguh.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembobol ATM di Pondok Aren Klaim Gunakan Uang Curian untuk Santunan

Pembobol ATM di Pondok Aren Klaim Gunakan Uang Curian untuk Santunan

Megapolitan
Polisi: Komplotan Pembobol ATM Telah Beraksi di 7 Minimarket Wilayah Tangsel

Polisi: Komplotan Pembobol ATM Telah Beraksi di 7 Minimarket Wilayah Tangsel

Megapolitan
Jakarta Banjir, Ini Daftar Area Hijau yang Kini Berubah Jadi Mal hingga Gedung

Jakarta Banjir, Ini Daftar Area Hijau yang Kini Berubah Jadi Mal hingga Gedung

Megapolitan
Sempat Kabur, Komplotan Pembobol ATM Minimarket di Pondok Aren Akhirnya Ditangkap

Sempat Kabur, Komplotan Pembobol ATM Minimarket di Pondok Aren Akhirnya Ditangkap

Megapolitan
Begini Cerita Terbentuknya Komplotan Miras Impor Palsu di Jakarta Utara

Begini Cerita Terbentuknya Komplotan Miras Impor Palsu di Jakarta Utara

Megapolitan
Jelang Imlek, Patung-patung Dewa di Wihara Dharma Bakti Dibersihkan

Jelang Imlek, Patung-patung Dewa di Wihara Dharma Bakti Dibersihkan

Megapolitan
Dipaksa Akui Lempar Batu, Lutfi Si Pembawa Bendera Mengaku Disetrum dan Dipukul

Dipaksa Akui Lempar Batu, Lutfi Si Pembawa Bendera Mengaku Disetrum dan Dipukul

Megapolitan
Pesan Anies ke Cawagub DKI, Janji Kampanyenya Diikuti

Pesan Anies ke Cawagub DKI, Janji Kampanyenya Diikuti

Megapolitan
Warga Sebut Semen Cor di Flyover Gaplek Sudah Dua Kali Rembes

Warga Sebut Semen Cor di Flyover Gaplek Sudah Dua Kali Rembes

Megapolitan
Pemalsu Miras Impor di Jakarta Utara Jual Produknya Seharga Rp 200.000

Pemalsu Miras Impor di Jakarta Utara Jual Produknya Seharga Rp 200.000

Megapolitan
Mengapa Tak Ada Politisi PKS yang Hadiri Pengumuman Cawagub DKI Bersama Gerindra?

Mengapa Tak Ada Politisi PKS yang Hadiri Pengumuman Cawagub DKI Bersama Gerindra?

Megapolitan
Polisi Amankan 1 Kendaraan Roda Empat dalam Bentrok Ormas di Bogor

Polisi Amankan 1 Kendaraan Roda Empat dalam Bentrok Ormas di Bogor

Megapolitan
Ada Barongsai Air dan Darat di Seaworld Saat Perayaan Imlek 2020

Ada Barongsai Air dan Darat di Seaworld Saat Perayaan Imlek 2020

Megapolitan
Semen Cor Proyek Flyover Rembes, Jalan Gaplek Macet Panjang

Semen Cor Proyek Flyover Rembes, Jalan Gaplek Macet Panjang

Megapolitan
Nama Cawagub DKI Diganti, Anies Yakin Gerindra-PKS Punya Pertimbangan Matang

Nama Cawagub DKI Diganti, Anies Yakin Gerindra-PKS Punya Pertimbangan Matang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X