Apa Kata Ahok soal Wali Kota Bekasi yang Protes Transjakarta Gratis?

Kompas.com - 19/05/2016, 16:58 WIB
Selasa (5/4/2016), Pemprov DKI menyiagakan 20 unit bus Transjakarta untuk menghadapi simulasi penghapusan jalur Three in One. Ada dua titik bus yang telah disiapkan yakni Bundaran Senayan dan Halte Harmoni Kompas.com/David Oliver PurbaSelasa (5/4/2016), Pemprov DKI menyiagakan 20 unit bus Transjakarta untuk menghadapi simulasi penghapusan jalur Three in One. Ada dua titik bus yang telah disiapkan yakni Bundaran Senayan dan Halte Harmoni
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com — Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengkritik program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terkait layanan bus transjakarta gratis. Hal itu, kata Rahmat, akan merugikan bank milik pemerintah daerahnya karena mereka harus bukan rekening di Bank DKI.

"Kalau beliau tidak ingin (program itu) dan merugikan, ya saya bisa saja bikin peraturan kalau (warga) yang bukan KTP DKI tidak boleh (gratis naik bus transjakarta), hanya boleh warga yang ber-KTP DKI," kata Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok di Balai Kota, Kamis (19/5/2016).

"Beliau kan takut semua orang pindah tabungan ke Bank DKI. Ya sudah, aku tinggal bikin peraturan aja, kalau warga KTP luar DKI tetap bayar Rp 3.500," kata Ahok.

Rahmat berkeberatan dengan persyaratan yang diajukan Ahok, yaitu warga Kota Bekasi yang ingin naik bus transjakarta secara gratis harus mempunyai rekening Bank DKI. Kota Bekasi, kata dia, mempunyai bank milik daerah, yaitu Bank Syariah Bhagasasi yang juga ingin berkembang.

Menurut Rahmat, 60 persen dari total 2,4 juta warga Kota Bekasi saat ini bepergian ke Jakarta dengan beragam keperluan. Maka dari itu, akan banyak warga yang memanfaatkan program bus transjakarta gratis tersebut.

"Ini merupakan strategi yang bagus dari Pemprov DKI dalam menggenjot sektor keuangan banknya melalui transjakarta. Namun, kami juga harus pertimbangkan dampaknya bagi perbankan kami di daerah," kata Rahmat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menengok Pencakar Langit Tertinggi di Indonesia, Autograph Tower Masuk Kategori “Supertall”

Menengok Pencakar Langit Tertinggi di Indonesia, Autograph Tower Masuk Kategori “Supertall”

Megapolitan
Satgas Depok Rekomendasikan PTM Dibagi 2 Sesi, Kapasitas Masing-masing 50 Persen

Satgas Depok Rekomendasikan PTM Dibagi 2 Sesi, Kapasitas Masing-masing 50 Persen

Megapolitan
Ada 93 Kasus Omicron di Jaksel, Terbanyak di Kebayoran Baru

Ada 93 Kasus Omicron di Jaksel, Terbanyak di Kebayoran Baru

Megapolitan
Detik-detik Aksi Heroik Sopir Transjakarta Selamatkan Perempuan yang Hendak Bunuh Diri

Detik-detik Aksi Heroik Sopir Transjakarta Selamatkan Perempuan yang Hendak Bunuh Diri

Megapolitan
Warga Dengar Suara Ledakan dalam Kebakaran di Sawah Baru

Warga Dengar Suara Ledakan dalam Kebakaran di Sawah Baru

Megapolitan
Kebakaran Ruko di Pasar Cengkareng, Polisi: Dugaan Sementara karena Aliran Listrik

Kebakaran Ruko di Pasar Cengkareng, Polisi: Dugaan Sementara karena Aliran Listrik

Megapolitan
Jalan Berlubang di Kaliabang Bekasi Tak Kunjung Diperbaiki Ancam Keselamatan Pengendara

Jalan Berlubang di Kaliabang Bekasi Tak Kunjung Diperbaiki Ancam Keselamatan Pengendara

Megapolitan
Pemuda yang Ancam Sebar Foto Vulgar Mantan Kekasih di Tangsel Jadi Tersangka

Pemuda yang Ancam Sebar Foto Vulgar Mantan Kekasih di Tangsel Jadi Tersangka

Megapolitan
Sepekan PTM di Depok, 18 Sekolah Ditutup karena 197 Siswa dan Guru Terpapar Covid-19

Sepekan PTM di Depok, 18 Sekolah Ditutup karena 197 Siswa dan Guru Terpapar Covid-19

Megapolitan
Semua Laga International Youth Championship 2021 Digelar di JIS

Semua Laga International Youth Championship 2021 Digelar di JIS

Megapolitan
Kapasitas PTM Bisa Dikurangi 50 Persen jika DKI Jakarta Terapkan PPKM Level 3

Kapasitas PTM Bisa Dikurangi 50 Persen jika DKI Jakarta Terapkan PPKM Level 3

Megapolitan
Warga Berkerumun, Petugas Terhambat Padamkan Kebakaran di Mangga Besar

Warga Berkerumun, Petugas Terhambat Padamkan Kebakaran di Mangga Besar

Megapolitan
Pemkot Jaksel Terapkan OTT, Warga yang Tepergok Buang Sampah Sembarangan Didenda hingga Rp 500.000

Pemkot Jaksel Terapkan OTT, Warga yang Tepergok Buang Sampah Sembarangan Didenda hingga Rp 500.000

Megapolitan
Panitia Formula E Jakarta Studi Banding ke Diriyah, Anggota DPRD DKI Anggap Boros Uang dan Waktu

Panitia Formula E Jakarta Studi Banding ke Diriyah, Anggota DPRD DKI Anggap Boros Uang dan Waktu

Megapolitan
Pemprov DKI Luncurkan 60 Unit Angkot Ber-AC di Stasiun Gondangdia

Pemprov DKI Luncurkan 60 Unit Angkot Ber-AC di Stasiun Gondangdia

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.