Kompas.com - 19/05/2016, 20:41 WIB
EditorFidel Ali

JAKARTA, KOMPAS.com - Pakar hukum pidana dari Universitas Trisakti, Jakarta Abdul Fickar Hadjar mengatakan, Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama yang biasa disapa Ahok bisa melaporkan salah satu media yang memberitakan mengenai barter penertiban Kalijodo dengan kontribusi pengembang proyek reklamasi ke Dewan Pers.

"Masalah ini bisa saja dibawa ke ranah hukum melalui jalur perdata karena berdasarkan UU Pers memang telah terjadi pelanggaran dalam pemberitaan tersebut," kata Fickar, di Jakarta, Kamis (19/5/2016).

Namun, keputusan itu kembali lagi kepada Ahok sebagai pihak yang merasa dirugikan. Selain itu, sebelum masuk ke pengadilan wajib dilakukan mediasi melalui Dewan Pers.

"Ini memang bisa masuk hukum publik, perdatanya kental. Tapi kalau mau selesai ya selesai, kalau Ahok nuntut ya bisa," tuturnya. (Baca: Ahok: Kalau Disebut Barter, Saya Goblok Amat Pulau Triliunan Hanya Ditukar Rp 300 M)

Ia pun menyayangkan masih seringnya "trial by press" (penghakiman lewat media) dilakukan oleh media di Indonesia. Padahal, rambu-rambu hubungan antara media dengan subjek pemberitaan sudah jelas diatur dalam UU Pers.

Sebelumnya, Ahok mempertanyakan sumber penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diduga membocorkan perkara tersebut. Dia menegaskan tak ada barter antara Pemprov DKI dengan para pengembang.

Menurut dia, bila pengembang membangun atau membiayai fasilitas umum seperti rusun dan jalur inspeksi,maka hal tersebut merupakan kewajiban pengembang, bukan barter atau tawar-menawar. Sebab kewajiban tersebut adalah konsekuensi dari proyek yang mereka bangun di DKI.

Meski begitu, Ahok mengakui pihaknya memiliki perjanjian kerja sama dengan empat pengembang, yakni PT Agung Podomoro Land (APL), PT Pembangunan Jaya Ancol, PT Jakarta Properti Indonesia, dan PT Intiland. Perjanjian itu dibuat sebelum pengesahan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Rencana Tata Ruang Pantai Utara Jakarta disahkan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber ANTARA
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tinjau Harga Pangan di Pasar Sukatani Depok, Ridwan Kamil Sebut Kenaikan Masih Bisa Ditoleransi

Tinjau Harga Pangan di Pasar Sukatani Depok, Ridwan Kamil Sebut Kenaikan Masih Bisa Ditoleransi

Megapolitan
Anies Resmikan Sekolah Berkonsep 'Net Zero Carbon', Apa Itu?

Anies Resmikan Sekolah Berkonsep "Net Zero Carbon", Apa Itu?

Megapolitan
Ini Duduk Perkara yang Bikin Anies Dilaporkan ke Bawaslu

Ini Duduk Perkara yang Bikin Anies Dilaporkan ke Bawaslu

Megapolitan
Rumah 4 Lantai di Jakarta Disebut Boros Air, Kadis LH Beri Penjelasan

Rumah 4 Lantai di Jakarta Disebut Boros Air, Kadis LH Beri Penjelasan

Megapolitan
Soleh Solihun Ungkap Praktik Pungli di Samsat Polda Metro Saat Urus STNK, Polisi: Sudah Selesai

Soleh Solihun Ungkap Praktik Pungli di Samsat Polda Metro Saat Urus STNK, Polisi: Sudah Selesai

Megapolitan
Jasad Bayi Laki-laki dalam Kondisi Membusuk Ditemukan di Pinggir Kali Bekasi

Jasad Bayi Laki-laki dalam Kondisi Membusuk Ditemukan di Pinggir Kali Bekasi

Megapolitan
Anies: Jakarta Komitmen Turunkan Emisi Karbon 30 Persen pada 2030

Anies: Jakarta Komitmen Turunkan Emisi Karbon 30 Persen pada 2030

Megapolitan
Seorang Remaja Diduga Diperkosa 3 Pengamen di Kawasan Jakarta Islamic Centre Jakut

Seorang Remaja Diduga Diperkosa 3 Pengamen di Kawasan Jakarta Islamic Centre Jakut

Megapolitan
Warga Kabupaten Bekasi Kini Sudah Bisa Naik Bus Listrik, Tersedia untuk Rute Cikarang Utara-Soekarno Hatta

Warga Kabupaten Bekasi Kini Sudah Bisa Naik Bus Listrik, Tersedia untuk Rute Cikarang Utara-Soekarno Hatta

Megapolitan
Anies Resmikan Sekolah Berkonsep 'Net Zero Carbon', Siswa SDN 08 Jakarta: Kelasnya Jadi Panas

Anies Resmikan Sekolah Berkonsep "Net Zero Carbon", Siswa SDN 08 Jakarta: Kelasnya Jadi Panas

Megapolitan
Di Sidang Kasus KSP Indosurya, 8 Korban Mengaku Uangnya Tidak Kembali

Di Sidang Kasus KSP Indosurya, 8 Korban Mengaku Uangnya Tidak Kembali

Megapolitan
Motor Gerobak Sampah Terguling di Serua Ciputat, Pengemudinya Kaget dan Kurangi Kecepatan Saat Menanjak

Motor Gerobak Sampah Terguling di Serua Ciputat, Pengemudinya Kaget dan Kurangi Kecepatan Saat Menanjak

Megapolitan
BERITA FOTO: Wajah Baru Taman Ismail Marzuki

BERITA FOTO: Wajah Baru Taman Ismail Marzuki

Megapolitan
Anies Gelontorkan Rp 126 Miliar untuk Rehabilitasi 4 Sekolah Jadi 'Net Zero Carbon'

Anies Gelontorkan Rp 126 Miliar untuk Rehabilitasi 4 Sekolah Jadi "Net Zero Carbon"

Megapolitan
Tinjau Harga Bahan Pokok di Pasar Sukatani Depok, Ridwan Kamil Perkenalkan Cara Belanja Nontunai

Tinjau Harga Bahan Pokok di Pasar Sukatani Depok, Ridwan Kamil Perkenalkan Cara Belanja Nontunai

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.