Ahok Merasa "Teman Ahok" sebagai Jaringan Tim Kampanyenya

Kompas.com - 26/05/2016, 18:39 WIB
(dari kiri ke kanan) Koordinator Muda Mudi Ahok Ivanhoe Semen, Koordinator Jasmev Kartika Djoemadi, Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya, Rapper Jflow, Aktivis muda Kompas.com/Kurnia Sari Aziza(dari kiri ke kanan) Koordinator Muda Mudi Ahok Ivanhoe Semen, Koordinator Jasmev Kartika Djoemadi, Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya, Rapper Jflow, Aktivis muda "Gerak Cepat" Khaerani Putri, Juru Bicara Teman Ahok Amalia Ayuningtyas, dan mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang juga Teman Ahok I Gusti Putu Artha, saat mengikuti diskusi Muda Mudi Ahok, di Setiabudi Building II, Jakarta Selatan, Selasa (24/5/2016).
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menilai dirinya sudah memiliki jaringan tim kampanye. Mereka adalah kelompok "Teman Ahok" yang selama ini gencar membantu pengumpulan data KTP untuk dirinya.

"Teman Ahok kan sudah relawan," kata dia di Balai Kota, Kamis (26/5/2016).

Hal tersebut disampaikannya untuk menanggapi pernyataan mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI I Gusti Putu Artha yang meminta Ahok segera membentuk jaringan relawan untuk tim kampanyenya bersama calon wakilnya, Heru Budi Hartono.

Menurut Putu, Ahok-Heru sudah tidak bisa lagi membiarkan relawannya bekerja sendirian,  Mereka perlu membuat jaringan relawan untuk mengawasi verifikasi dukungan KTP pada level paling bawah atau RT/RW.

Ahok pun meminta Putu agar menyampaikan usulannya itu ke Teman Ahok.

"Suruh dia ngomong sama Teman Ahok aja," ujar Ahok.

Sebelumnya, Putu meminta agar Ahok mulai melakukan konsolidasi dengan para relawan pendukungnya. Langkah selanjutnya, Ahok diminta membentuk jaringan tim kampanye, yang ditempatkan di tingkat RT/RW, kelurahan, hingga tingkat kota/kabupaten.

Jaringan tim kampanye itu memiliki dua tugas pokok. Pertama mengawasi proses verifikasi dukungan KTP dari tanggal 3 Agustus sampai 17 Agustus. Kedua, ikut membantu proses dan mencermati proses pemutakhiran DPT (daftar pemilih tetap) yang dilakukan KPU DKI Jakarta.

Menurut dia, tak jadi masalah apabila tim kampanye dibentuk sebelum Ahok-Heru resmi terdaftarkan diri di KPU sebagai pasangan calon gubernur dan wakil gubernur.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jenazah Laki-laki Tanpa Identitas Ditemukan Telungkup di Kali Sura Ciracas

Jenazah Laki-laki Tanpa Identitas Ditemukan Telungkup di Kali Sura Ciracas

Megapolitan
Cegah Penyalahgunaan Jatah Vaksin, Ombudsman Sarankan Pengintegrasian Data

Cegah Penyalahgunaan Jatah Vaksin, Ombudsman Sarankan Pengintegrasian Data

Megapolitan
Tabrakan Mobil di Jalan Cipete Raya Jaksel, Kendaraan Rusak Berat

Tabrakan Mobil di Jalan Cipete Raya Jaksel, Kendaraan Rusak Berat

Megapolitan
UPDATE 7 Maret: DKI Catat Penambahan 1.834 Kasus Baru Covid-19

UPDATE 7 Maret: DKI Catat Penambahan 1.834 Kasus Baru Covid-19

Megapolitan
Dinkes DKI Tidak Bisa Disalahkan dalam Kasus Vaksinasi di Pasar Tanah Abang

Dinkes DKI Tidak Bisa Disalahkan dalam Kasus Vaksinasi di Pasar Tanah Abang

Megapolitan
Ombudsman Sebut Oknum Penyalahguna Jatah Vaksinasi di Pasar Tanah Abang Manfaatkan Celah Sistem Pendataan

Ombudsman Sebut Oknum Penyalahguna Jatah Vaksinasi di Pasar Tanah Abang Manfaatkan Celah Sistem Pendataan

Megapolitan
Belum Dapat Izin Keramaian, Pesta Pernikahan di Duren Sawit Dibubarkan Aparat Gabungan

Belum Dapat Izin Keramaian, Pesta Pernikahan di Duren Sawit Dibubarkan Aparat Gabungan

Megapolitan
Sejumlah Posko Ormas di Wilayah Tangsel Dibakar Orang Tak Dikenal

Sejumlah Posko Ormas di Wilayah Tangsel Dibakar Orang Tak Dikenal

Megapolitan
3 Tempat Usaha di Pulogadung Disanksi Usai Langgar Aturan PPKM

3 Tempat Usaha di Pulogadung Disanksi Usai Langgar Aturan PPKM

Megapolitan
Wagub DKI Jakarta Berharap Sepeda Jadi Alat Transportasi Masyarakat

Wagub DKI Jakarta Berharap Sepeda Jadi Alat Transportasi Masyarakat

Megapolitan
Polisi Tindak 101 Kendaraan Berknalpot Bising di Sekitar Istana

Polisi Tindak 101 Kendaraan Berknalpot Bising di Sekitar Istana

Megapolitan
Wagub DKI Mengaku Belum Terima Laporan Penyalahgunaan Jatah Vaksin di Pasar Tanah Abang

Wagub DKI Mengaku Belum Terima Laporan Penyalahgunaan Jatah Vaksin di Pasar Tanah Abang

Megapolitan
Ketua DPD Partai Demokrat DKI Jakarta Pastikan Tak Ada Kadernya yang Hadiri KLB Moeldoko

Ketua DPD Partai Demokrat DKI Jakarta Pastikan Tak Ada Kadernya yang Hadiri KLB Moeldoko

Megapolitan
Ini Daftar Lokasi Vaksinasi Lansia di Jakarta

Ini Daftar Lokasi Vaksinasi Lansia di Jakarta

Megapolitan
Dukung AHY, DPD Partai Demokrat DKI Gelar Aksi Cap Darah

Dukung AHY, DPD Partai Demokrat DKI Gelar Aksi Cap Darah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X