Berkas Lengkap, Tersangka Anak Pembunuh EF Diserahkan ke Kejari Tangerang

Kompas.com - 27/05/2016, 08:39 WIB
Tersangka pembunuh EF (19) yang masih di bawah umur, RA (16), memperagakan adegan mengambil pacul sebagai alat pembunuhan dalam rekonstruksi di mes karyawan PT Polyta Global Mandiri, Kosambi, Kabupaten Tangerang, Selasa (17/5/2016). KOMPAS.com/ANDRI DONNAL PUTERATersangka pembunuh EF (19) yang masih di bawah umur, RA (16), memperagakan adegan mengambil pacul sebagai alat pembunuhan dalam rekonstruksi di mes karyawan PT Polyta Global Mandiri, Kosambi, Kabupaten Tangerang, Selasa (17/5/2016).
|
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com - Berkas perkara RA (16), tersangka pembunuhan sadis terhadap karyawati di Tangerang, EF (19), dinyatakan lengkap oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Tangerang, Kamis (26/5/2016).

Untuk itu, pada Jumat (27/5/2016), penyidik akan menyerahkan barang bukti perkara dan RA ke Kejari Tangerang.

"Betul sudah lengkap dan akan diserahkan besok (hari ini) ke Kejaksaan," kata Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Eko Hadi Santoso, di Jakarta, Kamis (26/5/2016).

(Baca: Cerita Keluarga Ketika RA Ditangkap Polisi Usai Memerkosa dan Membunuh EF)

Berkas tersebut diserahkan oleh penyidik Polda Metro Jaya pada tanggal 23 Mei 2016 dan baru diterima kejaksaan pada 24 Mei 2016.

Setelah diteliti oleh kejaksaan, berkas RA dinyatakan lengkap secara formil dan materil.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono sebelumnya menyampaikan, polisi mendahulukan pemberkasan perkara RA karena masa penahanan anak di bawah umur itu lebih singkat dibandingkan dengan dua tersangka lainnya.

(Baca: Polisi Limpahkan Berkas Perkara RA, Tersangka Pembunuhan Karyawati di Tangerang)

Selain RA, polisi menetapkan dua tersangka pembunuhan EF lainnya, yakni Rahmat Arifin (24) dan Imam Hapriadi (24).

Adapun dari rangkaian rekonstruksi, diketahui bahwa RA merupakan orang yang membunuh EF setelah Arifin dan Imam memerkosa serta menyiksa wanita itu.

RA menggunakan pacul yang dia ambil dari rumah warga di sekitar lokasi perkara sebagai alat pembunuhan.

Polisi telah menjerat ketiga tersangka dengan Pasal 340 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Pembunuhan Berencana dengan ancaman maksimal hukuman mati.

Namun, RA akan mendapat keringanan karena masih di bawah umur.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X