Kompas.com - 04/06/2016, 16:40 WIB
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com — Tanggul di Pantai Mutiara, Penjaringan, Jakarta Utara, yang jebol pada Jumat (3/6/2016) malam, telah selesai ditambal pada Sabtu sekitar pukul 14.40 WIB.

Petugas Dinas Tata Air DKI dibantu petugas kebersihan sejak Jumat malam dikerahkan untuk menambal sementara tanggul itu dengan menggunakan karung pasir serta timbunan tanah. Dua ekskavator berukuran besar dan kecil juga dikerahkan untuk membantu penimbunan tanah di atas tanggul.

Kondisi kompleks perumahan Pantai Mutiara saat ini juga sudah kering dari genangan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta Denny Wahyudi mengatakan, tanggul sementara bisa bertahan selama satu minggu.

Namun, pihak pengelola kompleks Pantai Mutiara, yaitu Dwi Susanto, mengatakan, pengelola kawasan belum bisa memastikan waktu pembangunan kembali tanggul tersebut.

"Kemungkinan tidak bulan ini karena, selain dana, juga harus dipertimbangkan estetikanya, makanya diperlukan persiapan yang matang" ujar Dwi.

Perusahaan pengembang yang membangun dan mengelola kompleks perumahan Pantai Mutiara adalah PT Intiland Development.

Belum diketahui apakah Gubernur Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok akan meninjau tanggul Pantai Mutiara yang jebol itu. Kediaman Ahok berada tak jauh dari lokasi tanggul itu. Namun, rumah Ahok bebas dari genangan akibat jebolnya tanggul itu semalam.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Imbas Demo Mahasiswa, Arus Lalu Lintas di Bundaran Air Mancur Patung Kuda Tersendat

Imbas Demo Mahasiswa, Arus Lalu Lintas di Bundaran Air Mancur Patung Kuda Tersendat

Megapolitan
Ogah Demo di Patung Kuda karena Ada Kawat Berduri, Mahasiswa: Itu Simbol Penghalang Pemerintah dengan Rakyat

Ogah Demo di Patung Kuda karena Ada Kawat Berduri, Mahasiswa: Itu Simbol Penghalang Pemerintah dengan Rakyat

Megapolitan
PT MRT Bakal Akuisisi PT KCI untuk Integrasi, Pengamat: Tidak Perlu, Itu Pemborosan

PT MRT Bakal Akuisisi PT KCI untuk Integrasi, Pengamat: Tidak Perlu, Itu Pemborosan

Megapolitan
Muncul Desakan Setop Revitalisasi Halte Bundaran HI, Dirut Transjakarta Menanggapi

Muncul Desakan Setop Revitalisasi Halte Bundaran HI, Dirut Transjakarta Menanggapi

Megapolitan
Disbud DKI Akui Visual Monumen Selamat Datang Terganggu Halte Bundaran HI

Disbud DKI Akui Visual Monumen Selamat Datang Terganggu Halte Bundaran HI

Megapolitan
Sebut Pulau G Terbuka bagi Siapa Saja, Wagub DKI: Semua Wilayah Jakarta Enggak Ada yang Ekslusif

Sebut Pulau G Terbuka bagi Siapa Saja, Wagub DKI: Semua Wilayah Jakarta Enggak Ada yang Ekslusif

Megapolitan
Berusaha Blokade Jalan, Massa Mahasiswa Terlibat Aksi Saling Dorong dengan Polisi di Patung Kuda

Berusaha Blokade Jalan, Massa Mahasiswa Terlibat Aksi Saling Dorong dengan Polisi di Patung Kuda

Megapolitan
Kronologi Perampokan Toko Emas di Mal Kawasan Serpong: Datang, Tembak, Sikat lalu Kabur

Kronologi Perampokan Toko Emas di Mal Kawasan Serpong: Datang, Tembak, Sikat lalu Kabur

Megapolitan
Minum Obat Kuat untuk Berhubungan Badan dengan PSK, Seorang Pria Tewas di Balkon Apartemen

Minum Obat Kuat untuk Berhubungan Badan dengan PSK, Seorang Pria Tewas di Balkon Apartemen

Megapolitan
Ingin Ungkap Aksi Pencurian Pakaian Dalam Wanita di Cipete, Korban Diam-diam Lakukan Hal Ini

Ingin Ungkap Aksi Pencurian Pakaian Dalam Wanita di Cipete, Korban Diam-diam Lakukan Hal Ini

Megapolitan
Revitalisasi Halte Berpotensi Usik Cagar Budaya, Transjakarta Diminta Segera Merespons

Revitalisasi Halte Berpotensi Usik Cagar Budaya, Transjakarta Diminta Segera Merespons

Megapolitan
'Setiap Demo, Kami Dihalangi Kawat Berduri-Tembok Beton, Bukti Penghuni Istana dan Rakyat Berjarak...'

"Setiap Demo, Kami Dihalangi Kawat Berduri-Tembok Beton, Bukti Penghuni Istana dan Rakyat Berjarak..."

Megapolitan
Diiming-imingi Gaji Besar oleh Penyalur PMI Ilegal, Korban: Syaratnya Cuma Kartu Identitas dan Izin dari Suami

Diiming-imingi Gaji Besar oleh Penyalur PMI Ilegal, Korban: Syaratnya Cuma Kartu Identitas dan Izin dari Suami

Megapolitan
Gerebek Pejabat ASN Dinas Pendidikan Jakbar Selingkuh, Sang Istri Bakal Mengadu ke Wali Kota Jakbar

Gerebek Pejabat ASN Dinas Pendidikan Jakbar Selingkuh, Sang Istri Bakal Mengadu ke Wali Kota Jakbar

Megapolitan
Anies Diminta Hentikan Revitalisasi Halte yang Berpotensi Usik Visual Cagar Budaya

Anies Diminta Hentikan Revitalisasi Halte yang Berpotensi Usik Visual Cagar Budaya

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.