Kata Ahok, Warga Muara Angke yang Akan Digusur Sudah Dapat Rusun dan Uang Kerahiman

Kompas.com - 09/06/2016, 13:48 WIB
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama saat menerima kedatangan warga Kampung Baru, Muara Angke di Balai Kota, Kamis (9/6/2016). Warga mendatangi Ahok karena menolak direlokasi. Kompas.com/Alsadad RudiGubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama saat menerima kedatangan warga Kampung Baru, Muara Angke di Balai Kota, Kamis (9/6/2016). Warga mendatangi Ahok karena menolak direlokasi.
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorFidel Ali

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menyebut warga Muara Angke yang menolak direlokasi adalah warga yang sudah mendapat unit rumah susun di Rusunawa Muara Baru disertai dengan uang kerahiman pada 2013. Namun, kata dia, warga tersebut kemudian menjual unit huniannya dan membangun kembali hunian ilegal di pinggir laut.

Pernyataan itu disampaikannya setelah sebelumnya didatangi sekelompok warga Kampung Baru, Muara Angke, yang menolak direlokasi. Warga mendatanginya langsung ke Balai Kota, Kamis (9/6/2016).

"Aku kenal kok sama mereka semua. Waktu 2013, ada yang mau nginep di rumah dinas Pak Gubernur, Pak Jokowi waktu itu. Aku punya rekaman videonya lengkap pas rapat. Waktu itu kami mau perluasan tempat pelelangan Ikan. Di situlah pertama kali kami memberikan uang kerahiman," kata Ahok. (Baca: Warga Sebut Kampung Baru di Muara Angke Akan Digusur Sebelum Lebaran)

Atas dasar itu, Ahok menegaskan tidak akan memberikan toleransi lagi bagi warga. Penggusuran dan relokasi terhadap permukiman warga Kampung Baru diketahui akan dilakukan dalam waktu dekat.

"Pas (2013) kami bangun pasar, mereka dapat duit kan, tetapi maju lagi ke laut, nancepin rumah di pinggir laut," ujar Ahok.

Sebelumnya, warga mengatakan alasan mereka menolak direlokasi karena waktunya kurang tepat. Eni menilai tidak tepat apabila relokasi dilakukan sebelum Lebaran. (Baca: Ahok Marah terhadap Warga Muara Angke yang Tolak Direlokasi)

Relokasi yang hendak dilakukan Pemprov DKI dilakukan karena permukiman warga Kampung Baru, Muara Angke, terkena dampak dari pembangunan tanggul A. Tanggul A adalah tanggul setinggi 3,8 meter yang merupakan bagian dari proyek National Capital Integrated Coastal Development (NCICD).



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Masjid Al-Atiq Kampung Melayu dan Sejarah yang Belum Terpecahkan

Masjid Al-Atiq Kampung Melayu dan Sejarah yang Belum Terpecahkan

Megapolitan
UPDATE: Tambah 23 Kasus di Kota Tangerang, 206 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 23 Kasus di Kota Tangerang, 206 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
UPDATE: Tambah 59 Kasus di Depok, 1.369 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 59 Kasus di Depok, 1.369 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
UPDATE: Tambah 28 Kasus di Kabupaten Bekasi, 379 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 28 Kasus di Kabupaten Bekasi, 379 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Agenda Sidang Senin: Rizieq Shihab Diperiksa dan Dituntut

Agenda Sidang Senin: Rizieq Shihab Diperiksa dan Dituntut

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG Senin: Sebagian Jakarta dan Bogor Berpeluang Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca BMKG Senin: Sebagian Jakarta dan Bogor Berpeluang Hujan Ringan

Megapolitan
Korsleting Listrik, Toyota Avanza Hangus Terbakar di Otista

Korsleting Listrik, Toyota Avanza Hangus Terbakar di Otista

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor Hari Ini, 10 Mei 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor Hari Ini, 10 Mei 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Kota Bekasi Hari Ini, 10 Mei 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa Kota Bekasi Hari Ini, 10 Mei 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Jakarta Hari Ini, 10 Mei 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa Jakarta Hari Ini, 10 Mei 2021

Megapolitan
Tiba di Indonesia, 1.278 Pekerja Migran Langsung Dikarantina di Wisma Atlet

Tiba di Indonesia, 1.278 Pekerja Migran Langsung Dikarantina di Wisma Atlet

Megapolitan
Pemohon SIKM Butuh Surat Rekomendasinya, Perangkat RT/RW di Kota Tangerang Diminta Jujur

Pemohon SIKM Butuh Surat Rekomendasinya, Perangkat RT/RW di Kota Tangerang Diminta Jujur

Megapolitan
Kronologi Kelompok Debt Collector Adang Babinsa, Pemimpinnya Ajak 8 Teman untuk Cari Mobil Incaran

Kronologi Kelompok Debt Collector Adang Babinsa, Pemimpinnya Ajak 8 Teman untuk Cari Mobil Incaran

Megapolitan
Update 9 Mei: Bertambah 809, Kasus Covid-19 di Jakarta Kini Mencapai 415.647

Update 9 Mei: Bertambah 809, Kasus Covid-19 di Jakarta Kini Mencapai 415.647

Megapolitan
Polisi Tangkap 11 Debt Collector Pengadang Babinsa, 9 di Antaranya Ada di Video Viral

Polisi Tangkap 11 Debt Collector Pengadang Babinsa, 9 di Antaranya Ada di Video Viral

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X