Jala PRT: Pemecatan Ivan Haz Jadi Pelajaran untuk Anggota DPR

Kompas.com - 09/06/2016, 14:36 WIB
Mantan Anggota DPR RI, Fanny Safriansyah alias Ivan Haz, menjalani persidangan kasus kekerasan terhadap asisten rumah tangganya, T di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (8/6/2016). KOMPAS.com/KAHFI DIRGA CAHYAMantan Anggota DPR RI, Fanny Safriansyah alias Ivan Haz, menjalani persidangan kasus kekerasan terhadap asisten rumah tangganya, T di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (8/6/2016).
|
EditorIndra Akuntono


JAKARTA, KOMPAS.com -
Ketua Jaringan Advokasi Nasional Pekerja Rumah Tangga (Jala PRT) Lita Anggraini menyambut baik putusan Mahkamah Kehormatan Dewan yang memecat Fanny Safriansyah alias Ivan Haz dari anggota DPR RI. Lita menilai, pemecatan layak diberikan karena Ivan melakukan tindak kekerasan terhadap tiga pembantunya yaitu T (20), Endang, dan Rasmi.

"Kami mengapresiasi MKD mengambil langkah positif dengan mengambil tindakan tegas untuk Ivan Haz," ujar Lita saat dihubungi Kompas.com, Kamis (9/6/2016).

Menurut Lita, saat melakukan tindak kekerasan dan menganiaya T, Ivan menyombongkan diri sebagai anggota DPR RI. Tak hanya itu, Ivan juga membawa-bawa nama ayahnya yang merupakan mantan Wakil Presiden RI, Hamzah Haz.

"Kami apresiasi DPR, ini pelajaran bagi anggota DPR. Tahu sendiri waktu Ivan Haz melakukan kekerasan, dia bilang 'saya ini anggota DPR, anaknya mantan wakil presiden'. Inikan sama sekali tidak dibenarkan," ujarnya.

"Kami juga sudah menyampaikan petisi kalau anggota DPR harusnya tidak memberikan contoh yang tidak baik. Ini menjadi sejarah dan patut dicontoh bahwa hukum tetap dijalankan," sambung Lita.

Politisi Partai Persatuan Pembangunan Fanny Safriansyah atau Ivan Haz resmi dipecat sebagai anggota DPR. Keputusan pemecatan Ivan oleh Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) diumumkan dan disahkan dalam rapat paripurna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (2/6/2016).

MKD menganggap Ivan Haz telah melanggar kode etik berat karena telah terbukti menganiaya asisten rumah tangganya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PSBB Transisi Jakarta, Aturan Ganjil Genap Tak Berlaku bagi Ojol

PSBB Transisi Jakarta, Aturan Ganjil Genap Tak Berlaku bagi Ojol

Megapolitan
Ini Protokol bagi Penumpang Bus Transjakarta selama Masa PSBB Transisi

Ini Protokol bagi Penumpang Bus Transjakarta selama Masa PSBB Transisi

Megapolitan
Pilkada Tangsel, Keponakan Prabowo Dikabarkan Akan Bersanding dengan Sekda

Pilkada Tangsel, Keponakan Prabowo Dikabarkan Akan Bersanding dengan Sekda

Megapolitan
Masa PSBB Transisi, Bus Transjakarta Beroperasi hingga Pukul 22.00 WIB

Masa PSBB Transisi, Bus Transjakarta Beroperasi hingga Pukul 22.00 WIB

Megapolitan
Ini Mekanisme Pengendalian Ketat Berskala Lokal jika Terjadi Gelombang Kedua Covid-19 di Jakarta

Ini Mekanisme Pengendalian Ketat Berskala Lokal jika Terjadi Gelombang Kedua Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Wali Kota Bekasi Klaim Kasus Covid-19 Terus Menurun Selama Tiga Bulan

Wali Kota Bekasi Klaim Kasus Covid-19 Terus Menurun Selama Tiga Bulan

Megapolitan
Jakarta Masuk PSBB Transisi, Bagaimana jika Ada Gelombang Kedua?

Jakarta Masuk PSBB Transisi, Bagaimana jika Ada Gelombang Kedua?

Megapolitan
Pedagang Pasar Ciputat Khawatir Kehilangan Konsumen jika Direlokasi, Disperindag Siapkan Strategi

Pedagang Pasar Ciputat Khawatir Kehilangan Konsumen jika Direlokasi, Disperindag Siapkan Strategi

Megapolitan
Masa PSBB Transisi DKI Jakarta, Ganjil Genap Berlaku bagi Mobil dan Motor

Masa PSBB Transisi DKI Jakarta, Ganjil Genap Berlaku bagi Mobil dan Motor

Megapolitan
PSBB Transisi, Semua Ruas Jalan di Jakarta Diprioritaskan bagi Pejalan Kaki dan Pesepeda

PSBB Transisi, Semua Ruas Jalan di Jakarta Diprioritaskan bagi Pejalan Kaki dan Pesepeda

Megapolitan
Sempat Banjir di Kawasan Jakarta Utara akibat Rob, Kini Mulai Surut

Sempat Banjir di Kawasan Jakarta Utara akibat Rob, Kini Mulai Surut

Megapolitan
Mandeknya Revitalisasi Pasar Ciputat, Terbentur Persoalan Aset hingga Kesepakatan Pedagang

Mandeknya Revitalisasi Pasar Ciputat, Terbentur Persoalan Aset hingga Kesepakatan Pedagang

Megapolitan
PSBB Proporsional Depok, Ini Daftar Aktivitas yang Dilarang dan Diizinkan secara Terbatas

PSBB Proporsional Depok, Ini Daftar Aktivitas yang Dilarang dan Diizinkan secara Terbatas

Megapolitan
10 Pasien Sembuh dalam Sehari, Kini Ada 23 Pasien Covid-19 di Kota Bekasi

10 Pasien Sembuh dalam Sehari, Kini Ada 23 Pasien Covid-19 di Kota Bekasi

Megapolitan
Kelompok Perampok AKAP Beraksi Saat Minimarket Sepi, Polisi Bongkar Modus Operasinya

Kelompok Perampok AKAP Beraksi Saat Minimarket Sepi, Polisi Bongkar Modus Operasinya

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X