Kompas.com - 14/06/2016, 11:23 WIB
Bus transjakarta melintas di busway di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Senin (13/6/2016). Pemprov DKI Jakarta telah mencanangkan akan menilang dan mendenda bagi kendaraan umum yang menerobos jalur bus transjakarta mulai hari ini. Hanya kendaraan tertentu yang boleh melintas, yakni ambulans, mobil pemadam kebakaran, dan mobil dinas berpelat RI. KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNGBus transjakarta melintas di busway di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Senin (13/6/2016). Pemprov DKI Jakarta telah mencanangkan akan menilang dan mendenda bagi kendaraan umum yang menerobos jalur bus transjakarta mulai hari ini. Hanya kendaraan tertentu yang boleh melintas, yakni ambulans, mobil pemadam kebakaran, dan mobil dinas berpelat RI.
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menyatakan bahwa busway Koridor 1 Transjakarta jurusan Blok M - Kota harus steril dari kendaraan pribadi.

Pantauan Kompas.com, perjalanan menggunakan Transjakarta dari Halte Blok M pagi ini, Selasa (14/6/2016), tersendat di sepanjang Jalan Trunojoyo hingga lampu merah CSW.

Ini disebabkan di jalan tersebut sedang dibangun jalan layang Ciledug - Tendean. Seluruh kendaraan termasuk transjakarta terpaksa menggunakan satu lajur. (Baca:  "Busway" Koridor I Wajib Steril karena Arus Lalu Lintas Paling Kacau)

Setelah melewati CSW dan berbelok ke kanan melalui Jalan Sisingamangaraja, busway kembali bercampur dengan lajur kendaraan lainnya karena jalurnya terpakai pembangunan MRT (mass rapid transit).

Transjakarta tertahan menjelang lampu merah Bundaran Senayan yang antrean kendaraannya cukup padat. Masuk Senayan, busway baru benar-benar steril.

Seorang petugas Dishub menjaga mulut Bundaran Senayan dan mengatur lalu lintas agar mobil tidak menutup jalur transjakarta. Hingga Bundaran HI, kendati busway steril dari kendaraan pribadi, kecepatan bus tidak bisa optimal. Hal ini dikarenakan pembangunan MRT membuat jalan yang dilalui berkelok dan rusak di beberapa titik sehingga laju harus pelan.

Lepas dari Bundaran HI hingga Sarinah, busway kembali tidak steril akibat jalurnya terpakai pembangunan MRT. Setelah Sarinah, perjalanan hingga Kota kembali normal. Busway steril terutama pada lajur-lajur yang sudah terpasang MCB (movable concrete barrier).

Petugas Dishub dan Transjakarta juga pagi ini terlihat menjaga sejumlah mulut masuk dan sela yang dapat dimasuki kendaraan.

Koridor 1 merupakan salah satu koridor yang diprioritaskan untuk steril. Sebab, selain sudah dipasangi MCB, koridor ini diharapkan menjadi alternatif pengendara yang melintas di Sudirman yang kini semakin macet akibat pembangunan MRT dan Simpang Susun Semanggi.

Kendati Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama membolehkan mobil dinas berplat RI masuk ke busway, sejumlah pejabat di sepanjang Jalan MH Thamrin hingga Medan Merdeka Barat memilih jalan reguler.

Seperti mobil dinas Wakil Presiden Jusuf Kalla yang bernopol RI 2, pagi ini memilih menggunakan jalur biasa dengan pengamanan voorijder.

Kompas TVTerobos Jalur Busway Didenda Rp 500 Ribu
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bima Arya Usulkan Sekda Jadi Pj Kepala Daerah

Bima Arya Usulkan Sekda Jadi Pj Kepala Daerah

Megapolitan
TV Tersambar Petir, Sebuah Rumah di Bekasi Dilanda Kebakaran

TV Tersambar Petir, Sebuah Rumah di Bekasi Dilanda Kebakaran

Megapolitan
Besok, Oditur Akan Bantah Pleidoi Kolonel Priyanto Terdakwa Kasus Pembunuhan Handi-Salsabila

Besok, Oditur Akan Bantah Pleidoi Kolonel Priyanto Terdakwa Kasus Pembunuhan Handi-Salsabila

Megapolitan
Pabrik Kimia di Cikarang Dilanda Kebakaran, Pemadaman Butuh Waktu 7 Jam

Pabrik Kimia di Cikarang Dilanda Kebakaran, Pemadaman Butuh Waktu 7 Jam

Megapolitan
Politisi PDI-P: Banyak Program yang Tak Dieksekusi Anies

Politisi PDI-P: Banyak Program yang Tak Dieksekusi Anies

Megapolitan
Seorang Remaja Satroni Rumah Ketua RW di Pulogadung, Curi 3 Ponsel

Seorang Remaja Satroni Rumah Ketua RW di Pulogadung, Curi 3 Ponsel

Megapolitan
Pria yang Tewas Gantung Diri di Apartemen Kawasan Duren Sawit Diduga Terlilit Utang

Pria yang Tewas Gantung Diri di Apartemen Kawasan Duren Sawit Diduga Terlilit Utang

Megapolitan
Ketua DPRD DKI Bakal Panggil Manajemen Ancol karena Khawatir Merugi Saat Formula E Berlangsung

Ketua DPRD DKI Bakal Panggil Manajemen Ancol karena Khawatir Merugi Saat Formula E Berlangsung

Megapolitan
5 Warga Binaan Lapas Kelas IIA Bekasi Terima Remisi Hari Raya Waisak

5 Warga Binaan Lapas Kelas IIA Bekasi Terima Remisi Hari Raya Waisak

Megapolitan
Seorang Pria Ditemukan Tewas Gantung Diri di Apartemen Kawasan Duren Sawit

Seorang Pria Ditemukan Tewas Gantung Diri di Apartemen Kawasan Duren Sawit

Megapolitan
Unggahan Viral Warga Depok Dengar Dentuman Berulang Kali, Ternyata Suara Meriam Amunisi Hampa Milik Kostrad

Unggahan Viral Warga Depok Dengar Dentuman Berulang Kali, Ternyata Suara Meriam Amunisi Hampa Milik Kostrad

Megapolitan
Ini Lokasi Kantong Parkir bagi Pengunjung Tebet Eco Park

Ini Lokasi Kantong Parkir bagi Pengunjung Tebet Eco Park

Megapolitan
Waisak, 9 Narapidana di Lapas Perempuan Kelas IIA Jakarta Dapat Remisi

Waisak, 9 Narapidana di Lapas Perempuan Kelas IIA Jakarta Dapat Remisi

Megapolitan
Polisi Pastikan Terduga Pembunuh di Jatisampurna Tak Alami Masalah Kejiwaan

Polisi Pastikan Terduga Pembunuh di Jatisampurna Tak Alami Masalah Kejiwaan

Megapolitan
Tampak Usang dan Rusak, Truk Sampah Milik Pemkot Bekasi Tetap Beroperasi

Tampak Usang dan Rusak, Truk Sampah Milik Pemkot Bekasi Tetap Beroperasi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.