Ahok Minta Tak Ada Parkir Liar di Kawasan Jakarta Fair

Kompas.com - 15/06/2016, 04:28 WIB
Pengunjung memadati Jakarta Fair Kemayoran 2016 di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (12/6/2016). Acara tahunan dalam rangka merayakan HUT Ke-489 Kota Jakarta tersebut diikuti sekitar 2700 peserta pameran dan dimeriahkan ratusan musisi Tanah Air, berlangsung 10 Juni-17 Juli. KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNGPengunjung memadati Jakarta Fair Kemayoran 2016 di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (12/6/2016). Acara tahunan dalam rangka merayakan HUT Ke-489 Kota Jakarta tersebut diikuti sekitar 2700 peserta pameran dan dimeriahkan ratusan musisi Tanah Air, berlangsung 10 Juni-17 Juli.
|
EditorIndra Akuntono

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama meminta tak ada lagi kendaraan yang parkir di lahan tidak resmi di kawasan Jakarta Fair Kemayoran, Jakarta Pusat. Hal itu diungkapkan oleh Kepala Satuan Sarana Parkir Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta Ricky Hermawan. 

"Ini sesuai instruksi gubernur agar tidak ada lagi parkir-parkir liar berkeliaran. Di area sekitar Jakarta Fair, sudah tidak ada lagi yang parkir sembarangan," kata Ricky, kepada wartawan, Selasa (14/6/2016). 

Setiap pagelaran Jakarta Fair, marak parkir liar terjadi. Akibatnya pengunjung dikenakan tarif tingggi ketika membayar parkir. Sedangkan jika pengunjung parkir di dalam kawasan Jakarta Fair langsung dikenakan biaya parkir di muka. 

"Kalau pengunjung normal, parkirnya di dalam arena parkir JIExpo. Tapi saat pengunjung membeludak, petugas akan mengalihkan ke kantong parkir yang disediakan," kata Ricky. 

Meski demikian, dia tidak menjelaskan detail kantong parkir mana saja yang telah disiapkan. Selain parkir liar, Basuki juga meminta agar pedagang kaki lima (PKL) ditata. 

Pasalnya PKL di sekitar arena Jakarta Fair kerap menyebabkan kemacetan. Para pedagang juga kerap menjajakan dagangan dengan harga mahal. 

"Kami sudah kerjasama dengan Satpol PP, TNI, polisi, dan pihak JIExpo," kata Ricky. 

Adapun Jakarta Fair Kemayoran merupakan acara rutin tahunan yang digelar sebagai rangkaian ulang tahun DKI Jakarta. Jakarta Fair Kemayoran 2016 akan berlangsung selama 38 hari, mulai 10 Juni hingga 17 Juli. 

Tiap harinya ada hiburan konser musik serta arena permainan. Seperti rumah hantu Penjara Setan, taman lampion The Garden of Lights, dan ice skating.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bahayakan Kendaraan, Warga Harap Tak Ada Lagi 'Air Terjun' di Tol Becakayu

Bahayakan Kendaraan, Warga Harap Tak Ada Lagi "Air Terjun" di Tol Becakayu

Megapolitan
Pengedar Setor Rp 10 Juta untuk 10.000 Dollar Palsu, Dapat Upah Rp 300.000

Pengedar Setor Rp 10 Juta untuk 10.000 Dollar Palsu, Dapat Upah Rp 300.000

Megapolitan
Dua Bocah Tersengat Tawon, Petugas Damkar Singkirkan Sarang

Dua Bocah Tersengat Tawon, Petugas Damkar Singkirkan Sarang

Megapolitan
Rampok Nasabah Bank Bermodus Gembos Ban, Seorang Residivis Ditangkap

Rampok Nasabah Bank Bermodus Gembos Ban, Seorang Residivis Ditangkap

Megapolitan
PKL Sudah 3 Tahun Minta Direlokasi ke Pasar Senen Blok III

PKL Sudah 3 Tahun Minta Direlokasi ke Pasar Senen Blok III

Megapolitan
PKS Akan Pilih 1 dari 4 Nama Cawagub DKI yang Diajukan Gerindra

PKS Akan Pilih 1 dari 4 Nama Cawagub DKI yang Diajukan Gerindra

Megapolitan
Pamit Nobar Persita Tangerang Vs Sriwijaya FC, Remaja Tewas Dibacok

Pamit Nobar Persita Tangerang Vs Sriwijaya FC, Remaja Tewas Dibacok

Megapolitan
Berbulan-bulan Pelaku Remas Payudara di Bintaro Belum Tertangkap, Ini Kendala Polisi

Berbulan-bulan Pelaku Remas Payudara di Bintaro Belum Tertangkap, Ini Kendala Polisi

Megapolitan
Satpol PP Jaring 14 Terapis Griya Pijat di Serpong, Diduga Melakukan Asusila

Satpol PP Jaring 14 Terapis Griya Pijat di Serpong, Diduga Melakukan Asusila

Megapolitan
Polisi Tangkap 13 Pelaku Tawuran yang Tewaskan Seorang Pemuda di Bekasi

Polisi Tangkap 13 Pelaku Tawuran yang Tewaskan Seorang Pemuda di Bekasi

Megapolitan
Polisi Buru Pembuat Dollar AS Palsu yang Dilengkapi Tanda Air seperti Asli

Polisi Buru Pembuat Dollar AS Palsu yang Dilengkapi Tanda Air seperti Asli

Megapolitan
Taufik Tidak Masalah Tak Gajian 6 Bulan jika RAPBD 2020 Tak Selesai Dibahas

Taufik Tidak Masalah Tak Gajian 6 Bulan jika RAPBD 2020 Tak Selesai Dibahas

Megapolitan
Akankah Anies-DPRD DKI Mengulangi Era Ahok Telat Sahkan APBD?

Akankah Anies-DPRD DKI Mengulangi Era Ahok Telat Sahkan APBD?

Megapolitan
Enggan Komentar, Anies Serahkan Kasus Satpol PP yang Bobol ATM ke OJK dan Polisi

Enggan Komentar, Anies Serahkan Kasus Satpol PP yang Bobol ATM ke OJK dan Polisi

Megapolitan
Gara-gara Komentar di Facebook, Dua Karyawan JICT Cekcok Berujung Penganiayaan

Gara-gara Komentar di Facebook, Dua Karyawan JICT Cekcok Berujung Penganiayaan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X