Kompas.com - 16/06/2016, 08:11 WIB
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama saat berada di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (14/6/2016). Kompas.com/Kurnia Sari AzizaGubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama saat berada di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (14/6/2016).
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorIndra Akuntono


JAKARTA, KOMPAS.com -
Sejak akhir Desember tahun lalu, layanan bus transjakarta membuka rute baru yang melayani Pantai Indah Kapuk-Balai Kota. Setelah hampir enam bulan berjalan, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menyebut rute tersebut ternyata tak menarik minat warga.

"Saya kan sudah coba naik dari PIK daerah rumah saya. Yang naik yang anak muda. Yang tua mau enggak naik? Enggak mau," ujar Ahok di Balai Kota, Rabu (15/6/2016).

Ahok menduga penyebab enggannya warga PIK naik bus transjakarta karena bus yang dinilainya kurang nyaman. Bus yang diketahui digunakan untuk rute PIK-Balai Kota adalah bus ukuran sedang milik Koperasi Angkutan Jakarta (Kopaja).

"Orang tinggal di perumahan mewah mau enggak disuruh naik bus model Kopaja? Enggak mau. Coba kamu kasih bus kayak Jakarta-Bandung. Yang kursinya agak empuk sofa. Mau enggak? Mungkin dia mau," ujar Ahok.

Karena itu, Ahok mengaku sudah menginstruksikan agar PT Transportasi Jakarta mempercepat pengadaan bus-bus dengan merek berkualitas. Jika banyak bus yang bagus dan nyaman, Ahok yakin akan banyak pengguna kendaraan pribadi yang mau beralih naik transjakarta misalnya warga yang bermukim di perumahan mewah seperti PIK.

"Anggaran enggak ada masalah. Kami siapkan subsidi PSO Rp 3,2 triliun setahun. Bank punya sendiri (Bank DKI-red). Makanya saya bilang kalau sudah jadi direksi transjakarta keterlaluan.  Masa Gubernur yang mesti ngajarin sampai prosedur kerja operasinya saya yang ngajarin. Gimana sih," kata dia.

Kompas TV 400 Lebih Kendaraan Ditilang
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seorang Siswa SMPN 85 Jakarta Positif Covid-19, 30 Teman Sekelasnya Dites PCR

Seorang Siswa SMPN 85 Jakarta Positif Covid-19, 30 Teman Sekelasnya Dites PCR

Megapolitan
37 Pasien Covid-19 yang Jalani Isoman di Krukut Sembuh, Kasus Baru Bertambah 26

37 Pasien Covid-19 yang Jalani Isoman di Krukut Sembuh, Kasus Baru Bertambah 26

Megapolitan
Penerbitan dan Perpanjangan Pelat Nomor RF Diperketat, Wajib Rekomendasi dari Propam hingga Dirjen

Penerbitan dan Perpanjangan Pelat Nomor RF Diperketat, Wajib Rekomendasi dari Propam hingga Dirjen

Megapolitan
Saat Teriakan hingga Bunyi Peluit Gagal Selamatkan Mahasiswi UI dari Sambaran KRL di Pondok Cina

Saat Teriakan hingga Bunyi Peluit Gagal Selamatkan Mahasiswi UI dari Sambaran KRL di Pondok Cina

Megapolitan
Klaster SMAN 4 Jakarta, 5 Siswa yang Terpapar Covid-19 Tak Alami Gejala Apa Pun

Klaster SMAN 4 Jakarta, 5 Siswa yang Terpapar Covid-19 Tak Alami Gejala Apa Pun

Megapolitan
5.000 Lansia Telah Divaksin Booster di RSUI Depok

5.000 Lansia Telah Divaksin Booster di RSUI Depok

Megapolitan
Cerita Warga Korban Banjir di Jurumudi, Dapat Bantuan 2 Bungkus Makanan untuk 5 Orang

Cerita Warga Korban Banjir di Jurumudi, Dapat Bantuan 2 Bungkus Makanan untuk 5 Orang

Megapolitan
Lengkap! Ini Daftar Lokasi dan Jadwal Vaksinasi Booster di Jakarta

Lengkap! Ini Daftar Lokasi dan Jadwal Vaksinasi Booster di Jakarta

Megapolitan
Polda Metro Ancam Tidak Akan Perpanjang Pelat Khusus RF, Ini Penyebabnya...

Polda Metro Ancam Tidak Akan Perpanjang Pelat Khusus RF, Ini Penyebabnya...

Megapolitan
Korban Tak Melapor, Polsek Koja Cari Informasi soal Upaya Pembegalan di Plumpang

Korban Tak Melapor, Polsek Koja Cari Informasi soal Upaya Pembegalan di Plumpang

Megapolitan
Pemprov DKI Jakarta Beri Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir akibat Curah Hujan Tinggi

Pemprov DKI Jakarta Beri Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir akibat Curah Hujan Tinggi

Megapolitan
Habis Bunuh Istrinya di Duren Sawit, Pelaku Menangis Pura-pura Tak Tahu Kejadian

Habis Bunuh Istrinya di Duren Sawit, Pelaku Menangis Pura-pura Tak Tahu Kejadian

Megapolitan
Anies Tertawa Tanggapi Aksi Giring Terperosok Lumpur di Sirkuit Formula E

Anies Tertawa Tanggapi Aksi Giring Terperosok Lumpur di Sirkuit Formula E

Megapolitan
Diduga Alami Kebocoran Gas, Dapur Restoran Bebek Kaleyo Kalimalang Terbakar

Diduga Alami Kebocoran Gas, Dapur Restoran Bebek Kaleyo Kalimalang Terbakar

Megapolitan
Progres Pembangunan Jakarta International Stadium Capai 94,6 Persen

Progres Pembangunan Jakarta International Stadium Capai 94,6 Persen

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.