Dirut Transjakarta Sebut Target Waktu Tempuh 30 Menit Bukan untuk Koridor I

Kompas.com - 16/06/2016, 11:26 WIB
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok (pakai batik biru) bersama Direktur Utama PT Transjakarta Budi Kaliwono (pakai Polo shirt biru) saat melepas bus tingkat wisata gratis dari PT Tower Bersama Infrastructure Tbk, di Balai Kota, Jumat (20/5/2016). Kompas.com/Kurnia Sari AzizaGubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok (pakai batik biru) bersama Direktur Utama PT Transjakarta Budi Kaliwono (pakai Polo shirt biru) saat melepas bus tingkat wisata gratis dari PT Tower Bersama Infrastructure Tbk, di Balai Kota, Jumat (20/5/2016).
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama PT Transportasi Jakarta Budi Kaliwono mengatakan, target waktu tempuh 30 menit yang dicanangkan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama bukan untuk koridor I (Blok M-Kota), melainkan untuk rute Pulogadung-Grogol yang melewati Halte Tosari, Bundaran HI.

Menurut Budi, Ahok menargetkan waktu tempuh dari Pulogadung-Bundaran HI harus bisa hanya 30 menit.

"Pulogadung ke Tosari itu merupakan rute unggulan dari timur ke tengah Jakarta. Sekarang sudah 35-45 menit, kami lagi kejar 30 menit," kata Budi di Balai Kota, Kamis (16/6/2016).

Budi meyakini jumlah penumpang transjakarta bisa meningkat jika waktu tempuh rute Pulogadung-Bundaran HI bisa 30 menit.

"Kalau itu sudah kejadian, kami harapakan nanti seluruh pengguna pribadi pindah ke umum," ujar dia.

Adanya target waktu tempuh yang dicanangkan Ahok merupakan imbas dari adanya upaya sterilisasi busway yang dilakukan sejak 13 Juni 2016.

Dalam upaya sterilisasi ini, tidak boleh ada kendaraan lain selain bus transjakartayang boleh melintasi busway, kecuali ambulans, mobil pemadam kebakaran, dan mobil dinas berpelat RI.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pengguna kendaraan yang melanggar diketahui akan diganjar dengan tilang disertai denda Rp 500.000.

Kompas TV 400 Lebih Kendaraan Ditilang
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Munarman Didakwa dengan 3 Pasal Terkait Terorisme

Munarman Didakwa dengan 3 Pasal Terkait Terorisme

Megapolitan
Tes Covid-19 di Cikarang, Warga Jakarta Dinyatakan Terpapar Omicron Usai Pulang dari Luar Negeri

Tes Covid-19 di Cikarang, Warga Jakarta Dinyatakan Terpapar Omicron Usai Pulang dari Luar Negeri

Megapolitan
Buruh Kembali Padati Area Patung Kuda, Tuntut Kenaikan Upah Minimum

Buruh Kembali Padati Area Patung Kuda, Tuntut Kenaikan Upah Minimum

Megapolitan
Pengendara Motor Tergelincir di Cengkareng, Kakinya Terlindas Crane

Pengendara Motor Tergelincir di Cengkareng, Kakinya Terlindas Crane

Megapolitan
UNJ Mintai Keterangan Dosen yang Diduga Lecehkan Mahasiswinya dengan Kirim Pesan Menggoda

UNJ Mintai Keterangan Dosen yang Diduga Lecehkan Mahasiswinya dengan Kirim Pesan Menggoda

Megapolitan
Situasi Terkini Demo Buruh di Jakarta, Massa Aksi Ricuh dan Memaksa Masuk Gedung MK

Situasi Terkini Demo Buruh di Jakarta, Massa Aksi Ricuh dan Memaksa Masuk Gedung MK

Megapolitan
Ngotot Sidang Digelar Offline, Kuasa Hukum Sebut Munarman Tak Bisa Melihat Jelas jika lewat Layar

Ngotot Sidang Digelar Offline, Kuasa Hukum Sebut Munarman Tak Bisa Melihat Jelas jika lewat Layar

Megapolitan
Polisi: Pembalap Liar Intimidasi dan Pukul Brigadir Irawan di Pondok Indah Pakai Pistol Korek

Polisi: Pembalap Liar Intimidasi dan Pukul Brigadir Irawan di Pondok Indah Pakai Pistol Korek

Megapolitan
Jalan Medan Merdeka Selatan Arah Gambir Jadi Tempat Parkir Kendaraan Massa Buruh

Jalan Medan Merdeka Selatan Arah Gambir Jadi Tempat Parkir Kendaraan Massa Buruh

Megapolitan
Peneliti ITB Sebut Sebagian Wilayah Jakarta Lebih Rendah dari Permukaan Laut: “Tertolong Tanggul”

Peneliti ITB Sebut Sebagian Wilayah Jakarta Lebih Rendah dari Permukaan Laut: “Tertolong Tanggul”

Megapolitan
Polda Metro Jaya: 6 Tersangka Pengeroyok Polisi di Pondok Indah Satu Geng yang Kerap Balap Liar

Polda Metro Jaya: 6 Tersangka Pengeroyok Polisi di Pondok Indah Satu Geng yang Kerap Balap Liar

Megapolitan
Demo di Sekitar Monas Mulai Ricuh, Buruh Tarik Kawat Berduri, Polisi Beri Peringatan

Demo di Sekitar Monas Mulai Ricuh, Buruh Tarik Kawat Berduri, Polisi Beri Peringatan

Megapolitan
5 Orang Tewas dalam Kebakaran di Tambora, Warga: Udah Gedor Gerbang, Teriak, biar Bangun...

5 Orang Tewas dalam Kebakaran di Tambora, Warga: Udah Gedor Gerbang, Teriak, biar Bangun...

Megapolitan
Polda Metro Jaya Tetapkan 6 Pelaku Balap Liar Jadi Tersangka Kasus Pengeroyokan Polisi di Pondok Indah

Polda Metro Jaya Tetapkan 6 Pelaku Balap Liar Jadi Tersangka Kasus Pengeroyokan Polisi di Pondok Indah

Megapolitan
Terobos Penutup Jalan Medan Merdeka Barat, Massa Buruh Berupaya Dekati Gedung MK

Terobos Penutup Jalan Medan Merdeka Barat, Massa Buruh Berupaya Dekati Gedung MK

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.