Pemprov DKI Kembali Selenggarakan Pemilihan Rumah Bersih

Kompas.com - 22/06/2016, 17:58 WIB
Permukiman padat penduduk yang dikelilingi gedung bertingkat di Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (12/5/2013). KOMPAS / AGUS SUSANTOPermukiman padat penduduk yang dikelilingi gedung bertingkat di Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (12/5/2013).
EditorIndra Akuntono


JAKARTA, KOMPAS.com -
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan kembali memberikan penghargaan rumah bersih. Penghargaan itu akan diberikan setelah dilakukan seleksi di 265 kelurahan di Jakarta.

Pemilihan rumah bersih tahap satu merupakan hasil penilaian dari rukun tetangga (RT) melibatkan unsur PKK dan tokoh masyarakat.

Kepala Biro Tata Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta, Bayu Megantara mengatakan, seleksi rumah bersih di lingkungan RT dilakukan atas dasar Instruksi Gubernur No 164 tahun 2015.

Lokasi pemilihan dilakukan di lingkungan permukiman padat penduduk, berada di jalan lingkungan/MHT dan tidak mendapat akses pelayanan kebersihan dari pemerintah.

"Ini merupakan pelaksanaan tahun kedua, jadi masing-masing pemenang merupakan hasil pilihan semua unsur masyarakat yang disampaikan RT ke lurah," ujarnya, di Jakarta, Rabu (22/6/2016).

Untuk kriteria rumah bersih adalah yang berada di lingkungan permukiman padat penduduk, berada di jalan lingkungan/MHT, tidak berada di lingkungan RT/RW yang berada di atas lahan milik orang lain dan tidak mendapat akses pelayanan kebersihan dari pemerintah daerah.

Selain itu pemilik rumah bersih harus berdomisili di RT/RW dibuktikan dengan identitas kependudukan (KTP dan KK) dan rumah milik sendiri.

"Pemenangnya sendiri telah ditetapkan dengan keputusan gubernur provinsi DKI Jakarta nomor 1508 tahun 2016 tentang penetapan hasil seleksi rumah bersih di lingkungan rukun tetangga tahun 2016," ujar Bayu.

Pemprov DKI Jakarta akan memberikan hadiah satu buah sepeda yang sudah dimodifikasi kepada setiap rumah yang ditetapkan sebagai pemenang.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemprov DKI Buka Lowongan Jakarta Smart City 2021, Ini Cara Mendaftar dan Tahapan Perekrutan

Pemprov DKI Buka Lowongan Jakarta Smart City 2021, Ini Cara Mendaftar dan Tahapan Perekrutan

Megapolitan
Identifikasi Korban Dilakukan sampai Operasi Pencarian Sriwijaya Air SJ 182 Selesai

Identifikasi Korban Dilakukan sampai Operasi Pencarian Sriwijaya Air SJ 182 Selesai

Megapolitan
Warga di Depok Dinilai Patuh Pakai Masker di Jalan Raya, Giliran di Permukiman Malah Dilepas

Warga di Depok Dinilai Patuh Pakai Masker di Jalan Raya, Giliran di Permukiman Malah Dilepas

Megapolitan
Kota Bekasi Disebut Paling Taat Protokol Kesehatan di Jabar, Ini Respons Wali Kota

Kota Bekasi Disebut Paling Taat Protokol Kesehatan di Jabar, Ini Respons Wali Kota

Megapolitan
Warga Depok Disebut Paling Tak Patuh Jaga Jarak, Data Ridwan Kamil Dipertanyakan

Warga Depok Disebut Paling Tak Patuh Jaga Jarak, Data Ridwan Kamil Dipertanyakan

Megapolitan
Penduduk di Luar DKI Bisa Melamar Tenaga Ahli Jakarta Smart City, Ini Syaratnya

Penduduk di Luar DKI Bisa Melamar Tenaga Ahli Jakarta Smart City, Ini Syaratnya

Megapolitan
Berkas yang Perlu Dipersiapkan Untuk Melamar Kerja di Jakarta Smart City

Berkas yang Perlu Dipersiapkan Untuk Melamar Kerja di Jakarta Smart City

Megapolitan
Bekasi Jadi Zona Merah Covid-19 Lagi, Ini Kata Wali Kota

Bekasi Jadi Zona Merah Covid-19 Lagi, Ini Kata Wali Kota

Megapolitan
Terkendala Cuaca Buruk, Penyelam Belum Bisa Lanjutkan Pencarian Sriwijaya Air SJ 182

Terkendala Cuaca Buruk, Penyelam Belum Bisa Lanjutkan Pencarian Sriwijaya Air SJ 182

Megapolitan
Proyek Terowongan Silaturahmi, Jalan Sekitar Istiqlal dan Katedral Dialihkan 20 Januari-31 Maret 2021

Proyek Terowongan Silaturahmi, Jalan Sekitar Istiqlal dan Katedral Dialihkan 20 Januari-31 Maret 2021

Megapolitan
Tim DVI Ungkap Kendala Proses Identifikasi Korban Sriwijaya Air SJ 182

Tim DVI Ungkap Kendala Proses Identifikasi Korban Sriwijaya Air SJ 182

Megapolitan
Update 19 Januari: Berkurang 139, Kini Ada 4.722 Pasien Covid-19 Dirawat di RSD Wisma Atlet

Update 19 Januari: Berkurang 139, Kini Ada 4.722 Pasien Covid-19 Dirawat di RSD Wisma Atlet

Megapolitan
Membandingkan Pelanggaran Prokes Rizieq Shihab Vs Raffi Ahmad-Ahok

Membandingkan Pelanggaran Prokes Rizieq Shihab Vs Raffi Ahmad-Ahok

Megapolitan
Gudang Dekorasi Pernikahan di Kembangan Terbakar

Gudang Dekorasi Pernikahan di Kembangan Terbakar

Megapolitan
Polisi Akan Cari Pelaku Tawuran di Manggarai Lewat Video di Medsos

Polisi Akan Cari Pelaku Tawuran di Manggarai Lewat Video di Medsos

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X