"Saya Rela Mengantre Begini, yang Penting Dapat Daging Murah Rp 39.000"

Kompas.com - 27/06/2016, 14:02 WIB
Pasar daging murah di Kelurahan Tambora, Jakarta Barat, Jumat (25/7/2014). Kompas.com/Abba GabrilinPasar daging murah di Kelurahan Tambora, Jakarta Barat, Jumat (25/7/2014).
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Ratusan warga menyerbu kantor Kecamatan Matraman, Jakarta Timur, Senin (27/6/2016).

Mereka hendak mengantre untuk memperoleh daging murah dimana Rp 39.000 per kilo untuk daging sapi dan Rp 10.000 per kilo untuk daging ayam yang diperuntukkan bagi para pemegang KJP (Kartu Jakarta Pintar) tingkat SD.

Pantauan di lokasi, antrean warga yang hendak membeli daging murah membludak. Sejak dibuka pagi tadi, antrean di depan pintu gerbang kantor Kecamatan Matraman tidak pernah sepi. Bahkan antrean warga mencapai sekira 50 meter dan mereka juga rela berpanas-panasan.

Salah seorang warga, Laksmi (45) mengaku senang dengan adanya adanya operasi pasar daging murah. Ia rela mengantre selama satu jam hanya untuk mendapatkan daging murah.

"Saya mah rela-rela aja ngantre kayak begini, yang penting dapat daging murah, di luar udah mahal soalnya," katanya.

Pengakuan senada juga disampaikan Marni (41) yang sengaja datang pagi-pagi supaya kebagian daging murah yang diinginkannya.

"Saya sengaja datang dari jam enam pagi tadi biar kebagian, kalau enggak begitu nanti keburu habis. Ini aja udah banyak orang yang ngantre," kata Marni yang datang bersama satu orang anaknya itu.

Camat Matraman Achmad Salahuddin mengatakan pihaknya menyiapkan sebanyak 1.863 kg daging sapi dan 980 kg daging ayam untuk dijual di kantor Kecamatan Matraman, Jakarta Timur. Jumlah tersebut untuk dibagikan kepada 5.774 pemegang KJP tingkat SD di wilayah Matraman.

Untuk mengantisipasi adanya warga yang pingsan saat pengambilan daging, Salahudin mengaku pihaknya telah menyiapkan dua posko kesehatan. Ia juga mengimbau agar para pemegang KJP segera mengambil jatah daging mereka dengan melakukan pembayaran via Bank DKI.

"Ini untuk menghindari permainan calo, jadi sistemnya siapa cepat dia dapat, ini sudah aturan dari Pemprov DKI. Penjualan daging juga cuma hari ini saja, jadi kalau tidak habis ya dibalikin ke Pemprov DKI," tukasnya. (Junianto Hamonangan)



Sumber Warta Kota
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE: Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Kemayoran Berkurang, Kini 4.078 Orang

UPDATE: Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Kemayoran Berkurang, Kini 4.078 Orang

Megapolitan
5 GOR dan Gedung Kesenian di Jakpus Siap Tampung Pasien Covid-19

5 GOR dan Gedung Kesenian di Jakpus Siap Tampung Pasien Covid-19

Megapolitan
Penuhnya TPU untuk Jenazah Pasien Covid-19 dan Lahan Baru di Jakarta...

Penuhnya TPU untuk Jenazah Pasien Covid-19 dan Lahan Baru di Jakarta...

Megapolitan
Petugas TPU Jombang Telah Makamkan 119 Jenazah dengan Menerapkan Protokol Covid-19 sejak Awal Tahun

Petugas TPU Jombang Telah Makamkan 119 Jenazah dengan Menerapkan Protokol Covid-19 sejak Awal Tahun

Megapolitan
Penyelundup 4 Kali Bawa Sabu via Bus dari Palembang ke Jakarta

Penyelundup 4 Kali Bawa Sabu via Bus dari Palembang ke Jakarta

Megapolitan
3.900 Tenaga Kesehatan Kota Bekasi Sudah Divaksin Covid-19

3.900 Tenaga Kesehatan Kota Bekasi Sudah Divaksin Covid-19

Megapolitan
RS Penuh, Pemerintah Belum Bayar Uang Perawatan Pasien Covid-19

RS Penuh, Pemerintah Belum Bayar Uang Perawatan Pasien Covid-19

Megapolitan
Sebaran Pasien Covid-19 Per Kecamatan di Depok, Beji Terbanyak

Sebaran Pasien Covid-19 Per Kecamatan di Depok, Beji Terbanyak

Megapolitan
Seorang Perempuan Tewas Bunuh Diri, Lompat dari Lantai 25 Apartemen di Penjaringan

Seorang Perempuan Tewas Bunuh Diri, Lompat dari Lantai 25 Apartemen di Penjaringan

Megapolitan
Hati-hati, Pidana Mengintai Pembuat hingga Pengguna Surat Tes Covid-19 Palsu

Hati-hati, Pidana Mengintai Pembuat hingga Pengguna Surat Tes Covid-19 Palsu

Megapolitan
KPU Tangsel Siapkan Diri Hadapi Gugatan Kubu Muhamad-Sara

KPU Tangsel Siapkan Diri Hadapi Gugatan Kubu Muhamad-Sara

Megapolitan
Jakarta Punya 4 Layanan Kesehatan Gratis bagi Warga di Luar JKN

Jakarta Punya 4 Layanan Kesehatan Gratis bagi Warga di Luar JKN

Megapolitan
Saat Kasus Pemalsuan Hasil Tes PCR Terungkap dan Pelakunya Dibekuk Polisi. . .

Saat Kasus Pemalsuan Hasil Tes PCR Terungkap dan Pelakunya Dibekuk Polisi. . .

Megapolitan
Satu Orang Tewas dalam Pertikaian Anggota Ormas di Bekasi

Satu Orang Tewas dalam Pertikaian Anggota Ormas di Bekasi

Megapolitan
Jakarta Makamkan Sekitar 190 Jenazah Per Hari, Lebih dari Separuh Korban Covid-19

Jakarta Makamkan Sekitar 190 Jenazah Per Hari, Lebih dari Separuh Korban Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X