Kompas.com - 28/06/2016, 09:50 WIB
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAs.com — Toeti Noeziar Soekarno, penjual lahan untuk rumah susun Cengkareng Barat, Jakarta Barat, diketahui pernah memberikan gratifikasi senilai Rp 9,6 miliar kepada Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemerintahan DKI Jakarta Ika Lestari Aji.

Namun, gratifikasi itu kemudian dilaporkan Ika ke Gubernur Basuki Tjahaja Purnama. Ahok (sapaan Basuki) kemudian menyarankan agar Ika melaporkan gratifikasi yang diterimanya itu ke Komisi Pemberantasan Korupsi. Hal itu dilakukan pada Januari 2016.

"Waktu itu dilaporin dari kepala dinas, ada sejumlah uang dari hasil pembelian. Saya tanya kenapa ada duit seperti itu. (Kata Ika) 'Mereka kasih, Pak'. Mereka ini penjualnya," ujar Ahok di Balai Kota, Selasa (28/6/2016).

Nama Toeti mencuat setelah terungkap bahwa lahan yang dijualnya ternyata lahan milik Dinas Kelautan Pertanian dan Ketahanan Pangan DKI Jakarta. Ahok meyakini gratifikasi yang diberikan Toeti ada kaitannya dengan proses pembelian lahan yang kemudian menjadi temuan BPK itu.

"Saya langsung curiga. Saya bilang (ke Ika), ini bukan tanda terima kasih ini. Ini pasti ada sesuatu. Makanya, saya lapor KPK, terus diselidiki," ujar dia.

Proses pembelian lahan untuk Rusun Cengkareng Barat kemudian menjadi salah satu temuan Badan Pemeriksa Keuangan dalam laporan hasil pemeriksaan (LHP) keuangan Pemerintah Provinsi DKI tahun 2015.

Beberapa waktu lalu, Ahok pernah mengundang perwakilan BPK untuk membahas permintaan dilakukannya audit investigasi terhadap proses pembelian lahan itu.

Kompas TV Laporan Keuangan DKI Dapat Opini WDP
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menteri Yasonna Tak Ada di Kantor Saat Gedung Kemenkumham Terbakar

Menteri Yasonna Tak Ada di Kantor Saat Gedung Kemenkumham Terbakar

Megapolitan
Harga Daging Sapi dan Ayam di Pasar Nangka Bungur Kemayoran Masih Stabil Jelang Natal dan Tahun Baru

Harga Daging Sapi dan Ayam di Pasar Nangka Bungur Kemayoran Masih Stabil Jelang Natal dan Tahun Baru

Megapolitan
Pegawai Kemenkumham Dipulangkan Lebih Cepat Imbas Kebakaran Gedung

Pegawai Kemenkumham Dipulangkan Lebih Cepat Imbas Kebakaran Gedung

Megapolitan
PKS DPRD DKI Minta Sekda Terpilih Lebih Lincah Bekerja

PKS DPRD DKI Minta Sekda Terpilih Lebih Lincah Bekerja

Megapolitan
Perampok Alfamart di Sunter Sekap Kasir, Mulut dan Tangan Korban Dilakban

Perampok Alfamart di Sunter Sekap Kasir, Mulut dan Tangan Korban Dilakban

Megapolitan
Bocah 11 Tahun Dua Kali Dicabuli Kenalan Orangtuanya di Hotel Kawasan Tambora

Bocah 11 Tahun Dua Kali Dicabuli Kenalan Orangtuanya di Hotel Kawasan Tambora

Megapolitan
Cerita Pemilik Turap Longsor di Cilodong Depok, Bengkelnya Ikut Rusak

Cerita Pemilik Turap Longsor di Cilodong Depok, Bengkelnya Ikut Rusak

Megapolitan
Seorang Anak Perempuan Jadi Korban Pencabulan di Tambora, Mulanya Sempat Diduga Disetubuhi

Seorang Anak Perempuan Jadi Korban Pencabulan di Tambora, Mulanya Sempat Diduga Disetubuhi

Megapolitan
Perampok Todong Kasir Alfamart Sunter Usai Pura-pura ke Toilet, Gasak Uang dan Rokok

Perampok Todong Kasir Alfamart Sunter Usai Pura-pura ke Toilet, Gasak Uang dan Rokok

Megapolitan
Soroti Proses Lelang Sekda DKI, PKS: Jangan Ada Campur Tangan Politik

Soroti Proses Lelang Sekda DKI, PKS: Jangan Ada Campur Tangan Politik

Megapolitan
Kebakaran Gedung Kemenkumham, Pegawai Sempat Padamkan Api tapi Terkendala Asap Tebal

Kebakaran Gedung Kemenkumham, Pegawai Sempat Padamkan Api tapi Terkendala Asap Tebal

Megapolitan
Petugas Sempat Kesulitan Padamkan Kebakaran Gedung Kemenkumham karena Banyak Asap

Petugas Sempat Kesulitan Padamkan Kebakaran Gedung Kemenkumham karena Banyak Asap

Megapolitan
Warga Perumahan Tirta Mandala Depok Kebanjiran Akibat Turap Longsor

Warga Perumahan Tirta Mandala Depok Kebanjiran Akibat Turap Longsor

Megapolitan
Aliran Kali Jantung Meluap dan Satu Rumah Nyaris Tertimbun Longsor di Depok

Aliran Kali Jantung Meluap dan Satu Rumah Nyaris Tertimbun Longsor di Depok

Megapolitan
Harga Sembako di Pasar Serdang Kemayoran Melonjak, Warga: Sudah Susah Tambah Susah

Harga Sembako di Pasar Serdang Kemayoran Melonjak, Warga: Sudah Susah Tambah Susah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.