Kompas.com - 30/06/2016, 15:53 WIB
|
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta M Taufik mempertanyakan peran Teman Ahok saat Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok ditolak warga ketika meresmikan ruang publik terpadu ramah anak (RPTRA) di Penjaringan Indah, Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (23/6/2016).

"Ahok diusir di Jakarta Utara, kalau dia didukung satu juta orang, marah dong, kan teman," kata Taufik dalam diskusi publik di Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (30/6/2016).

Menurut Taufik, Teman Ahok harus bereaksi atas penolakan yang dilakukan warga Penjaringan.

(Baca juga: Polisi: Massa pada Aksi Anarkistis Saat Ahok Resmikan RPTRA Mengaku FPI)

Taufik lantas mencontohkan dirinya yang akan bereaksi apabila temannya di Gerindra ditolak warga.

"Kalau saya, marah. Coba saja Anda usir teman saya orang Gerindra, saya marah," sambung Taufik.

"Di mana Teman Ahok sejuta itu? Satu juta KTP artinya bodong. Kalau nyari sejuta gampang. Kredit motor, operasi pasar, kelurahan, jadi kalau ngumpulin enggak sulit," sambung Taufik.

Adapun Ahok ditolak warga saat menghadiri peresmian RPTRA di Penjaringan Indah, Penjaringan, Jakarta Utara, pada Kamis (23/6/2016) sore.

(Baca juga: Polres Jakut Cari Otak Kericuhan Tolak Ahok Saat Peresmian RPTRA di Penjaringan)

Penolakan ini berujung bentrok antara massa dan polisi. Massa melemparkan batu ke arah petugas kepolisian.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.